Senin, 25 Agustus 2008

Lagu TETI KADI- Bunga Alamanda

He he, buat pa Riswan, inilah requestnya . .saya pasang Bunga alamanda saja ya ...silakan klik di MP3 sebelah kanan agak ke bawah. . . . .klik tanda play nya , jangan gambarnya.


::Note :Lagu asli main di E, oh ya menurut saya suara Teti Kadi di lagu ini satu tone dengan Dian Piscesha , jika "teh Dian" juga yang nyanyi pasti di E, tapi saya pasang di C saja agar lebih mudah melodinya, tinggal Transpose saja ya ke +4 jadi deh main di E.
Lihat juga fotoTeti, jadul banget,megang pohon . . . .( Koleksi Pa Mazef dan Pa Bambang)


BUNGA ALAMANDA ( SIDE-1 LAGU KE 6)

Intro : F - Dm - G7 - C 2 x - G7

. . . . . C . . . . . . . . . .Em
Di suatu senja yang indah
. . .F . . . . . . . . . .. . . Em - A7
ku berjalan bersama nya
. . .Dm . . . .G7 . . . . .C . . .Am
terasa bahagia saat itu
. .D7 . . . . . . . . . .. . G7 . . .
kar'na dia yang kucinta


. . . . C . . . . . . . . . . . . . Em
di suatu jalan yg sunyi
. . .F . . . . . . . . . . . . .. .Em . .A7
kupetik bunga Alamanda
. . Dm. . . . . .G7 . . . . C . . . .
kuberikan bunga kepadanya
G7 . . . . . . . . . . . . . . C
disuntingkan di telinga

. . . . . F . . . . . . . . . . . . . . . Em . . . . .
tetapi sayang hanya sejekap
. . . .Dm . . . . .G7 . . . . C
alamanda dibuang nya
. . . . . . . . . .F . . . . . ..Em
terhampar layu di tengah jalan
. . . .Dm . . . . . . . . . . .G7
ditiup angin dan hujan


. .C . . . . . . . . . . . . Em
hilangnya juga cintaku'
. . . F . . . . . . . . . . Em- A7
bagai bunga alamanda
. . . .Dm . . .G7 . .C . . Am
pengobanan itu sia sia
Dm . . . . . .G7 . . . . . . .C
namun sesal tak berguna

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Note Transpose : C to E
C = E . . . . . . . . . . . . F = A
Em = G#m . . . . . . . . . A7 = C#7
G7 = B7 . . . . . . . . . Am= C#m
Dm = F#m

8 Track dalam style : Belajar mengutak - atik style

:: Untuk bapa dan ibu yang mau belajar mengotak-atik style :;Yes, kita ketemu lagi . .
Ya, gambar diatas adalah Yamaha (PSR S900-S700) tetapi hampir semua yamaha sama lah.
Coba anda tekan 'channel ON/OFF di orgen anda maka tampilan yang paling bawah akan keluar seperti dalam gambar (di PSR yang di bawahnya juga sama (2100, 3000, 1500 dsb). Nah itulah 8 track style itu. Namanya bisa berbeda pada tiap orgen cuma sebagai contoj\h saya ambil di yamaha, lihat yang disebut 'ritem' itu he he he bukan gitar tapi drum ! , iyya dong, bagi bapa bapa yang pernah main band atau yang masih main band pasti tahu , ketika kita maian band dengan oranng yang baru kenal, dikenalin teman dan langsung diminta main bersama (Jam session) maka saat membuka kita minta tuh ke 'tukang drum' begini misalnya ' pa kasih rock and roll !" maka si penabuh bedug itu langsung respon ' tek tek tek . . dug tak du dug tak du dug . . . jreng lah alat yang lain berpadu , bass, gitar dan orgen. sama si dalam style pun begitu, drum ini adalah penentu tempo atau cepat lambatnya sebuah musik pengiring atau dalam hal ini style. - - -

TRACK DALAM STYLE
-Track 1 dan 2
Lihat di Yamaha malah diberikan porsi 2 track !, dalam Roland cuma 1 track. di Yamaha dengan 2 track drum maka ada untungnya juga buat kita, keuntungannya adalah :
- akan sangat mempermudah pemisahan variasi pukulan.
- Jika ada kesalahan merekam drum (dalam style) makan kita hanya menghapus satu track saja, yang lain tidak , misalnya track 1 kita isi dengan suara ' ces . ces . .stak . .ces . .ces stak, dan di tack 2 suara lainnya, maka jika salah di ces ces saja kita hanya menghapus tack yang salah. Jiak hanya satu track maka salah dikit kita harus hapus semua.
Track drum jelas tetap untuk semua chord atau grip , emang ada gitu drum pake chord ? C , F, G ? he he

- Track 3 Bass, sama dalam tiap merek, ada 1 track ( mana ada bass 2 buah ya. Tarck ini adalah termasuk track yang berubah sesuai chord, nantinya, meskipun kita bisa memfungsikan track lain sebagai bas tambahan.
- Track 4 dan 5 adalah CHORD, CDH1 dam CHD 2 , nah ini adalah track yang berubah juga sesuai chord yang kita pencet.
- Track 6 adalah PAD, karena memang di Yamaha ada multipad yang bikin rame.
- Track 7 dan 8 adalah Prhase, atau PHR1 dan PHR2 .

Nah sekarang coba pilih style 'preset' (bawaan pabrik), lalu tekan tombol channel ON/OFF dan mulai OFF kan beberapa track dengan menekan tombol yang seperti kepala panah itu, dengarkan masing masing track , adakah yang berbeda ? pasti yah, perhatikan , yang beda minimal Adalah VOLUME nya atau keras pelannya bunyi, semakin ke kanan, track yang jauh rata-rata bunyinya pelan . . .
coba dulu deh . .

Minggu, 24 Agustus 2008

MENDENGAR : Dalam Belajar membuat style (2)

Ya mendengar atau menonton style atau live Band akan sangat berbeda pengaruhnya pada rencana pembuatan style kita.
Bagi yang familiar mendengarkan live band maka akan semakin hafal hentakan Drum-nya,tendangan Bass nya atau dentingan Gitarnya, maka jika anda mempunyai Orgen Yamaha akan agak sulit mendapatkan taste keaslian suara alat musik nya tetapijika orgen anda Roland,Technics atau Korg makaakan lebih 'dapet'kedekatan keaslian suara alat musiknya.
Kembali lagi ke taste yang sebelumnya, orang yang pegang Yamaha jika mendengar Stylepop Roland atau Technics akan berkata 'kasar sekali', tetapi memang ada juga yang bicara tentang suara si kasar tadi ' wah real banget suaranya sepeerti asli' .

Perhatikan suara Drum
Untuk style pop rock ini perlu, apalagi kita yang tak pernah memegang stick ( main drum) ataua takbisa main drum, jika kita 'nebak' pukulan drum mungkin hasilnya jadi aneh, numpuk atau kecantol pukulannya.
Dengan mendengar permainan drum ,apalagi melihat maka dalam membuat style kita kan dapat membayangkan orang sedang memukul drum itu, bagaimana dia menekan snare, menyentuh hi hat dan menendang Kick Bass, akan kebayang lah... bagaimana kira kira style nya.
Lho kok?. Iyya karena drumlah penentu tempo,maka dalam rekaman profesionalpun drum di 'tape' pertama.
Lha,di style?, sama, drum selalu ada di track 1 ( dan 2 di Yamaha) baru setelah itu Bass. Sangat penting lah, seperti Gendang dalam dangdut, ini dia penentu sebuah style dangdut.

Band 3 Orang, style 3 track
Contohnya "Netral" 3 orang tapi rame. Di 17 agustusan malam ini ni 23.08.08 ada RW yang mengadakan parade Band RT yang juga banyak gruphanya terdiri dari 3 orang !dan masih menyanyikan lagu "RAN" (pandangan pertama) dengan cukup baik , saya sendiri nonton . . . . . dan akhirnya main juga sama bapa bapa, termasuk paFranky patty itu . . he he band bapa bapa biasaaaa top fourty-an dan lagu jadul . . . nggak apa apa . .di acara terakhir . .. sampe jam stengah dua saja . . .
Lho , Hubungannya dengan style ?, iyya maksud saya style juga bisa terdiri dari hanya 3 instrument atau 3 track saja, simple kan ? ...tapi . . . belum tentu mudah, kenapa ?
- Style yang hanya terdiri dari 3 track,berarti harus rame, atau padat, padat variasi dan padat bunyi.
- Style 3 track pasti hanya lebih cocok untuk style 'live band' dan lagu yang agak padat kata- kata, karena kalau style 3 track untuk lagu Brury ya jadi sepi..

Jadi ? yaa style 3 track ini boleh dicoba sebagai latihan lah.

Sabtu, 23 Agustus 2008

MENDENGAR : Dalam Belajar membuat style

Coba simak lagu di sebelah kanan ini, lagu Teti kadi dengan iringan A.Riyanto, sepertinya anda sudah bisa menebak alat musik apasaja yang dimainkan dan kita bisa kira-kira style nya seperti apa. Tidak usah mirip dulu lah yang penting kira-kira saja dulu bunyi apasaja yanh ada dalam lagu itu,ya selain suara Teti Kadi la...
Yes !
Drum,pasti jelas banget dan oldies banget, ringan dan manis , lalu gitar ngegenjreng ,yang biasa orang sebut 'ritem' padahal 'rhytem' dalam style justru Drum ! ha ha ha. . . ya ,karena drum adalah penentu tempo atau rel dari tempo lagu atau style. Lalu ada suara Bass yang tidak terlalu ketara (terlihat) seperti di musiknya Jaco Pastorius bass nya nomer satubahkan di orgen tertentu malah dibuat sample suaranya 'Jaco Bass !' kemudian ada petikan gitar yang centil dan renyah, gila, saya ingat lagi sama Franky Pati, itu lho masih saudara dari SIlvi Pati Bersaudara itu,Franky ini memang maniak gitar,kata Raymon Paty adiknya 'dia sih di sakunya bukan ngantongin duit ! tapi senar gitar " iyya soalnya sering sekali ganti senar, kaku sedikit ganti yang senar baru,iya senar gitar itu bisa 'fatigue'atau lelah jadi harus di ganti biar mantef , Nah Franky ini kalau main suara gitarnya selalu berdenting bening dan tegas.. dan uoolddiess buanget ! (apa kabar pa Franky . .).
Yes, jadi kita bisa buat secara sederhana saja adalah 4 track sampai dengan 6 track lah,
Drum 1, drum 2 ( di Yamaha) , Bass, Gitar petik dan Gitar Ritem dan tambahin orgen dikit he he he . . nanti kita coba ,sekarang dengar dulu aja . . .Jangan pikir sulit . .santai saja . .jangan pikir mau mirip wong saya juga masih belajar . .nanti kalo sudah faseh ...baru kita buat yang muanteffff . .sekarang mah asala latihan dulu aja yaaaa. . .latihan ngebayangin bisa bikin style sendiri . .he he he . ( nanti kita lanjutin deh)

Kamis, 21 Agustus 2008

PRASYARAT :Belajar membuat style ( 2 )

::Untuk pemula yang baru mau belajar membuat style

'sering seringlah mendengar style buatan orang lain dan style pabrikan dan sering seringlah mendengar solo instrumennya"

Style dan style song (reminder)
Style adalah sebuah musik dengan penggalan 1 hingga 4 bar per variasi. Variasi adalah bagian dari style itu, variasi biasanya diterapkan pada.
- Awal lagu (memakai Variasi style 1)
- Bridge atau perantara sebelum ke refF, biasanya dengan Variasi 2 dan atau 3
- Reffrain , biasanya memakai Variasi Style ke 4 , tapi ini hanya yang disiapkan pabrik, untuk pemakaian sih terserah kita sendiri, mana saja bebas.
Style song adalah style yang sudah dilengkapi dengan 'bagian terbuat' yang biasanya lebih sulit jika dimainkan manual atau beda tempo dengan bagian musik lainnya.
Contoh adalah lagu 'Kucing garong" ,style yang beredar adalah style song karena memang Intro dan Interlude lagu ini enakan di'tempelin' song biar tidak main manual.

Orgen tidak sekedar kepiawaian tangan
Beda dengan piano pasti. Dalam orgen, si pemain ditantang juga untuk bisa mngoperasikan fungsi fungsi dan system yang disediakan, seperti pernah ada seorang ibu yang pernah baca blog ini, ia sudah main piano sejak tahun 1964 !, dan barusaja membeli/dibelikan Orgen Roland E80, kemudian si Ibu menulis di chatbox saya " Bagaimana cara mainnya? saya baru beli Orgen ini ?" memang E80 adalah mesin yang canggih dan maHHal,diatas kelas E50 dan E60 sehingga memang perlu belajar lagi atau membaca manual booknya agar dapat difungsikan secara maksimal itu si mesin canggih dan mahal tadi..

Gagal mencoba terkadang menjadi malas meneruskan
Jangan membuat style, coba dulu meniru atau mengikuti permainan yang ada dalam orgen anda, terus latih agar anda lebih lancar nantinya bermain dan membuat style. caranya ?
- Pilih style
- Tekan Intro ke 4 ( intro terpanjang)
- Ikuti melodi nya denga tangan kanan, samakan suaranya, ini belajar mencari suara juga
- Kalau terlalu cepat, turunkan temponya dulu, kemudian jika tangan kita sudah lebih lincah naikkan lagi
tempo-nya.
bisa saja karena anda merasa sudah bisa, jadi berhenti, tidak mencoba yang lain, atau kebalikannya , anda tidak bisa mengikuti melody tersebut, jadi jatuhnya males . . . .cape deeeh . . .

Mencoba fungsi-fungsi perekam-an dalam orgen
Sangat perlu. Coba saja delete salah satu track dalam sebuah style lalu kita ganti dengan hasil tangan kita (Style editing), kemudian jangan lupa save dengan nama lain (save as). Lalu coba putar lagi, mainkan lagi, semakain lama semakin bisa melihat, bahwa kita tak tepat, kurang kena, kurang nginjek, nggak pas dsb. Tetap kemungkinannya adalah males atau tambah penasaran . .
Kalau membuat Midi (tertentu) sekilas lebih sulit tapi sebenarnya justru mungkin bagi seseorang akan lebih mudah, karena midi dibuat dapat menggunakan bantuan STYLE yang sudah jadi, lalu kemudian kita padukan dengan kepandaian kita bermain, mengisi melody, mengenal chord yang tepat dsb.

Melihat yang sudah jago enak banget
Kalau kita punya teman jago bikin style, coba deh lihat, enak banget. pletak pletuk genjreng jadi . . . . . .plek plak pluk jadi . . . . . dan enak. Dia itu pasti melalui tahapan tahapan yang cukup panjang dari mulai membuat style secara manual (overdub dll) hingga STEP RECORDING yang kelihatannya mudah itu.

Intinya harus sering latihan dan mencoba
Terdapat beberapa bagian dari style yang menurut saya lebih unik lebih sulit , yaitu bagian fill-in atau rovel-an, yaitu bagian antara ketika mau pindah variasi, yaitu dari misal : bait 1 dalam lagu kemudian menginjak bait 2 kan ada tuh pukulan drum yang jadi tanda dimulainya bait 2 itu , nah ini juga harus dilatih, karena terkadang jadi 'meleset' nggak nginjek, putus dll, dsb.
Jadi, meskipun sudah lancar main orgen belum tentu bisa membuat style tetapi yang sudah bisa membuat style pasti ia lancar bermain orgen, caranya ?? LATIHAN!

PRASYARAT :Belajar membuat style (1)

::Untuk pemula yang baru mau belajar membuat style

'sering seringlah mendengar style buatan orang lain dan style pabrikan dan sering seringlah mendengar solo instrumennya"

Style (reminder)
Style adalah sebuah musik cuma crord nya tidak pindah, tetep saja di situ, biasa disebut accompaniment, sedang kalau midi adalah hampir sama dengan style hanya sudah menjadi sebuah lagu tanpa syair atau instrumentalia atau minus one.

Prasyarat itu

Bayangkan sebuah band dengan istrumen utama saja, dengan pemain 4 orang, memainkan 4 alat yaitu drum, bas, gitar da orgen atau piano, misalnya Koes plus lah sederhananya ( tidak berarti mudah), jadi sebuah style "lagu koes plus' pun terdiri dari "minimal " 4 alat musik tadi, Mury memukul drum, Yok memetik Bass, Yon mengocok gitar dan Tony memainkan Piano cuma . . dalam style kita sendiri yang memainkan semua alat tadi dengan jari kita . . jadi . . .
Harus . . kita menguasai satu atau lebih alat musik . . harus . .kita sering mendengar musik . .harus . .kita mendengar style buatan orang dan pabrik . .haruss kita sering memainkan alat musik meskipun tidak semua, misalnya cuma gitar lah.
Dengar solo instrumen-nya !
Lho iyya . . . biar kita bisa tahu seperti apa orang menyususn sebuah style, seperti apa 'Expert' yang disewa si pabrik orgen membuat sebuah style . .unik lho . .
Caranya ?
- Tongkrongin itu orgen, buka buka atau mainkan style style nya
- Buka susunan tracknya ( melihat saja, ada fasilitasnya)
- Matikan (mute atau off) trak tertentu, misal di Yamaha kita harus meng off kan 7 track lain jika kita ingin mendengar 1 track, di roland kita hanya menekan tombol "solo" di track yang di tuju maka kita mendengar suara alat itu saja yang lain mati.
- padukan dua atau tiga alat , misal drum dengan bass lalu kita cermati . . o o o o o o o gituuuu suaranya
- Dengar pukulan drum atau gendang nya, cermati ooooo gituuuuu . .bunyinyaaa . . . .
terusss sampai mulut kita membulat membentuk huruf o o o o o o o o o . . . . teruss

Dengar style dari berbagai macam orge
n
Lho memang prinsipnya sama, tapi ada uniknya dari masing masing orgen, karena memang beda taste beda rasa dari si expert yang di sewa masing masing pabrik.
Coba dengar di Yamaha, style country (pop) lalu dengar di Roland, meskipun beda grup dan beda nama, kalau kita dengar yang di Roland maka kita seperti mendengat panggung 'The Old Friends" nya Tantowi Yahya . .How dee . . . .
. .stak jreng . .aryati dikau mawar asuhan rembulan . . .bener mirip, pernah seorag teman yang memang bertahun-tahun nyanyi dari cafe ke cafe bilang juga begitu, eh seperti musik Tantowi katanya
. .dosakah hamba mimpi berkasih dengan tuan . .
. .ujung jarimu kucium mesra tadi malam . . . . .
wadooww . .bayangin,anda bisa buat style sendiri, main orgen sendiri, di rumah sendiri, yanyi aryati . .bersama istri atau teman sendiri . .masak sendiri nyuci sendiri . . he he manteff . .
Jadi harus sering dengar style dan dengar solo istrumennya . . .dan coba ikuti atau tiru dulu.
udah dulu ya nanti lagi,

Kamis, 14 Agustus 2008

BASIC : Belajar membuat Style di Yamaha dan Roland (2)















Style di Yamaha

Jika kita akan membuat style di Yamaha, maka tampilan pertama setelah perintah untuk menuju pembuatan style adalah seperti gambar di atas ini. Rame sekali karena Yamaha belum menggunakan layar sentuh, jadi semua tombol perintah ada di sekitar layar (dua alat untuk 1 tujuan).

Oh ya saya remind dulu bagi yang cuma baca-baca, style itu adalah penggalan musik pengiring, jadi kalau kita menekan satu tuts style maka akan terdengarlah irama musik yang tetap saja begitu gak ganti ganti, ia akan berganti jika kita menekan' grip' atau 'chord' yang lain itu dia style, atau nama baku nya "Accompaniment" ( bersambung)

BASIC : Belajar membuat Style di Yamaha dan Roland (1)

Bapa dan Ibu,
yang jago membuat style sangat banyak di dunia ini, yang menggratiskan style banyak , yang menjual style buannyoak dari berbagai merek, dari yang memang membuat sendiri hingga yang mengcopy dan mengganti nama style nya saja, tapi yang belajar bersama di blog untuk membuat style saya belum ketemu.
Nah akan halnya saya sekarang mengajak belajar membuat atau mengedit style adalah cuma ingin nulis saja siapa tahu ada yang butuh belajar seperti saya dulu tapi tak ada yang mau mengajarkan.
Ada pendapat di beberapa kalangan bahwa style itu hak cipta katanya, ada juga yang berpendapat "itu sih terlalu kecil kalau dianggap hak cipta" ada yang berpendapat "belum ada hukumnya" dll. Nah, saya sih tidak berfikir ini itu yang penting meskipun bisa sedikit ayo kita bagi ! itu saja. mudah mudahan dinilai ibadah. (bersambung)

Senin, 11 Agustus 2008

Coba 'Guitar Mode "Roland E50/E60, Extrem Realistic !



















Ini tidak ada di Orgen Lain, cuma di Roland.

Bagi yang suka suara gitar dan kemudahan permainan gitar maka perlu coba yang ini. Menurut saya suaranya bener-benar realistic "Kasar-Kasar Gitar' lah. Nyata kekasaran suaranya, decitan gesekan fret gitar dan getaran 'sember' senar gitar yang 'ngejepret' dengan kayu, Real !, Bagi yang biasa mendengar Yamaha maka ini disebut sangat kasar, Tapi bagi yang biasa mendengar alat musik aslinya ini sangat 'nyata alami.

Caranya sangat mudah, tinggal pencet mode Giutar maka akan tampil seperti gambar, kita tinggal pilih mau gitar apa, Listrik atau gitar biasa. Setelah muncul di layar seperti gambar maka 'papan kunci' orgen kita akan terbagi seperti itu, sebelah kiri adalah untuk penentu 'grip' atau chord. di tengan adalah suara tunggal senar gitar untuk dipetik (apregio) dan agak ke kanan adalah area senar yang di 'kocok' atau di'genjreng' atau di strumm. Variasi kocokan cukup lah, ada yang dari atas ke bawah (dari senar gede ke kecil) dan sebaliknya ada yang seperti flamenco atau latin-an dsb.

Memainkannya, sangat mudah, coba saja tekan tuts yang paling kiri ( C) dengan jari tangan kiri kemudian tangan kanan 'BEBAS' memetik atau menekan tombol di area apregio maka tangan kanan tidak akan pernah salah !, jadi kita seperti jago gitar lah, maka dari itu anak saya yang belum bisa orgen pun suka sekali memainkan SEMBARANGAN saja Gitar mode ini, karena ketika memainkannya seperti sudah bisa.
Penggunaannya bisa saja mengiringi lagu dengan gitar solo, atau lagu Country atau dipadu dengan musik pengiring dari Orgen (accompaniment). Kita juga bisa melihat tablature atau gambar grip yang kita mainkan meskipun kita hanya menekan satu tuts saja.

Kamis, 07 Agustus 2008

Jember : Kota kenangan saya , Alat musik Second dan Dewi Persik



TN1= Tony GW
AK1 dan AK2 = bis Akas

LP = foto lapindo dari pinggir Jalan raya Porong
SB = Sumber Sari Gang 12.

Saya kemarin ke Jember (Jawa timur), kota kenangan saya . . .yaahh jalan-jalan ya bernostalgia ya silaturahmi, macem macem lah, kebetukan ada event JFC Jember Fashion Carnaval dan BBJ bulan Berkunjung ke Jember, yang katanya tahun kemarin sukses sehingga diulangi lagi.
JUga saya mau sambil ketemu Tony GW aktifis juga di milis keyboard Indonesia, dan satu-satunya yang aktif dari Jember.

Tony GW "orang daerah agak gengsi membeli alat music bekas "

Pemilik Java music shop, toko yang menjual alat music second di Jember, tidak seperti di Jakarta dan sekitarnya dimana toko alat music second sangat banyak. di Jember bisa disebut cuma satu-satunya, diantara "hanya 2 toko alat music" di Jember yaitu GD dan HM yang katanya juga mulai menjual alat music second. Ya kata Tony bisa dikatakan orang daerah (jember) agak gengsi membeli alat musik bekas, 'mungkin' juga, sehingga jualan Tony malah lebih aktif ke Jakarta !, dia bisa bahkan sering kirim orgen second ke Jakarta dari barang yang didapatnya dari Denpasar Bali ( Lho ?)
Memang sih butuh edukasi dan informasi serta "Kejujuran", karena mungkin beli alat (music) elektronik bekas takut "ketipu" oleh si penjual, maka dari itu Tony berprinsip "No Tipu-tipu, Kepuasan Pelanggan Nomer satu !".
Alamat Tony di Jember adalah Java music Shop di Perum Palem asri A21 dekat Mandiri Land (mandiri Mall yang belum jadi itu) jadi kalau dari Carefour Jember masih terus sampai di Mandiri Land nyebrang Rel KA nah dari situ sudah dekat, tanya saja Tony "tukang Orgen" he he he iya kan ton ?

Mengenang Jalur Surabaya Jember
Ya memang ini jalur Jalan kenangan saya saat sekolah, terminal lama Pasuruan (sudah pindah Juga kayaknya) dimana saya suka beli sate kerang atau lumpia dan minum es sinom he he he maklum anak sekolah sikaat terus yang penting enak, Pool bis Tjipto ( yang kini sepi) . . . 'Rawon nguling' yang jika berkendara sendiri enak untuk diampiri . . terminal Lama Probolinggo depan Pool Akas lama, dimana semua Bis harus antri dulu di situ, dan kita harus ganti bis ke yang paling depan, sekarang sudah tidak ada lagi, lalu pertigaan Randu Pangger di Probolinggo juga dimana tempat itu menjadi pertanda bahwa kita sudah sampai di Probolinggo (dari arah Jember) dimana si kernet selalu bilang "pangger-pangger . ." sekarang sudah tidak kesitu lagi jalus busnya.
Juga ada pertigaan Wonorejo, yaitu jika kita dari arah Klakah maka Bis akan berbelok ke kiri ke arah Jatiroto, yang lurus itu ke kota Lumajang (lihat gambar).
Juga Jatiroto ,Kecamatan antara Tanggul (jember) dan Wonorejo (lumajang) , dimana terkenal dengan pabrik Gula nya dan 'Nasi Goreng Mawut Beng" di pinggir jalan raya Jatiroto Uueenak banget nggak ada di Jakarta . .
Oh ya pas saya tanya Tony dia juga tidak tahu kampungnya Dewi persik di sebelah mana, lalu saya terangkan, itu tu di Sumber sari (Jl Panjaitan) gang 12, masuk lalu belokan ke 2 ke kanan, nah itu rumahnya, "lho mas tinggal dimana ?" kata Tony, di gang 12 itu cuma saya di depan, kata saya he he . .
Sepanjang jalan kenangan . .
kita slalu bergandeng tangan . .
Sepanjang jalan kenangan
Kita di dalam bis akas . . .
Hujan yang rintik rintik . .
Di awal bulan itu . . .
menambah indahnya . .malam syahdu .

Jumat, 01 Agustus 2008

Belajar " Style Editing Roland E50 " mengedit dikit dikit style orgen



::: Untuk yang baru belajar ROLAND E50 :::

Sebenarnya, hal ini sih tidak terlalu penting bagi pemula, karena yang penting 'bisa main' dulu bisa ngiringi lagu-lagu dulu . . tetapi terkadang juga jadi bosan, 'gitu gitu mulu' , ndak pa pa . . . saya juga baru belajar, kita sharing saja , yang saya bisa saya kasih tahu, jika saya salah tulung juga edit tulisan saya via email biar kita bisa belajar sama sama.
















Seperti kita ketahui di Roland E50 hampir semua perintah ada di layar (touch screen) bukan di tombol. jadi kita fokus ke tengah orgen, ke monitor ya.

Fungsi style editing
1. Merubah satu atau lebih suara dalam style, baik itu dihapus atau ditambah atau diganti dengan suara lain.
2. meng-copy untaian suara dari track (trek) tertentu ke trek tujuan

Jadi misalnya :
- Style Jazz , tapi menurut kita kebanyakan trompet- nya , ya kita buang saja suara trompet nya
- Style Keroncong asli , tapi kok ada drum-nya, ya kita buang suara drum-nya
- Style pop, kok kurang 'kecrek'-nya (Tamborin), ya kita tambah, kita sisipkan tamborin gitu . .
Resiko kesalahan Pencet, kesalahan ubah
Ada sih, cuma sangat kecil lah, ini terjadi jika "style yang akan kita edit 'tertimpa' editan yang belum jadi " Kita edit style di disket, lalu kita edit2, lalu kita save ! eeehhh ke save dengan nama yang sama . . itu dia salah satu resiko, tapi jika kita ubah nama, aman, atau kita masih punya copy yang lain, Tenang aja . . .
Caranya
Mudah sekali sih, kalo cuma hapus hapus saja, atau copy copy saja, yang agak susah yaitu jika kita membuat suara baru. Lho? iyya , itu sama saja dengan membuat 'sebagian style' bahkan bisa-bisa membuat style baru realy !. ( lihat gambar Roland E50/E60)

Delete track
( misalnya menghapus suara yang tak kita inginkan)
1. Pencet menu
2. Pilih style composer
3. Tentukan track mana yang akan kita otak atik drum?, bass ?, gitar atau apa ( total cuma 8 track yaaa)
3. Pilih Track edit
4. Pilih Delete
5. execute !, lalu BACK (pojok kiri bawah)
6. Save ! deh dengan NAMA BARU udah deh . . .

Copy Track
Ini terjadi, misalnya jika kita ingin mengcopy suara , yang menurut kita bagus jika kita tempatkan di track lain. Misal di Fill in, kita merasa bahwa fillup1 ( naik dari Variasi 1 ke Variasi 2) kurang rame, kita ingin fillup1 pun rame seperti fillup3 ( naik dari Var3 ke Var4) yang biasanya pas Reffrain lagu (chorus), ya kita copy saja fillup yang rame itu ke fillup tujuan kita, caranya

1. Pencet menu
2. Pilih style composer
3. Pilih Track edit
4. Pilih Copy , layar berubah , jadi ada sumber (source) dan tujuan ( destination)
5. Pencet source (sumber) atau bagian mana yang akan di copy, kita juga bisa test dulu dengan
memencet tombol LISTEN
6. Yang ditentukan dari sumber adalah bagian bagian
- Major, Minor atau 7th
- dari mana ? Var1, Fillup atau lainnya
7. Tekan destination (tujuan), layar berubah, jadi ada tujuan nya, sama dengan bagian sumber tadi, ada
- Major atau minornya
- Tempatnya atau divisinya, di Main 1 atau di Intro yang lain
8. Kita juga bisa nge-test dulu dengan LISTEN
9. Jika kita yakin maka tinggal EXECUTE ! sudah deh lalu -BACK ( pojok kiri bawah)
10. Save dengan nama baru, maka kita punya style batu hasil editan kita !

Heup heup . . . stop . .stop lieur juga . . pusing juga pelan pelan lah coba lagi . .