Minggu, 28 Desember 2008

Persiapan acara tahun baruan di lingkungan kita atau keluarga kita

Mungkin anda pernah ikut acara orang dimana ada acara nyanyi pake orgen dan acara nyanyi itu terruusss . . gak berhenti, jadi rame sekali, meriah banget, apa sebab ?, minimal 2 alasan
1. para peserta atau keluarga hafal atau tahu banyak lagu . . lalu
2. Si pengiring juga begitu, gape banget .

Kalo begitu ada juga yang kebalikannya?, banyak berhentinya, banyak celetukannya . . ada dong, nah kalau yang ini sebabnya diantaranya
1. Para penyanyi (kita) terlalu milih-milih lagu
2. Genre lalu, tenpo lagu, jenis lagu yang di request terlalu berbeda-beda jadi, mungkin
3. Si player agak lama nyari 'style' !. karena kalau style asal saja takut mengecewakan

Jadi . . . .
agar acara tahun baruan nanti lebih sukses lebih rame lebih lancar nyanyi nya maka saya sarankan begini (kalo bakar ikan atau ayam nya saya ngikut makan aja lah . .)

1. Siapkan buku-buku lagu itu
2. Pas sebelum acara nyanyi coba umumkan sedikit tentang hal ini, bahwa supaya jalan terus maka
3. untuk lagu berikutnya, carilah lagu yang se-irama, agar si player bisa langsung nge 'medley' lagu, misal
:: setelah lagu 'sepangajng lorong gelap (d'lloyd), maka bisa diteruskan dengan lagu" bala-bala" ( agak sama lah) lalu selanjutnya, "Karmila" (Farid hardja), lalu "Baju baru" ( The Mercy's) terusin dengan "Bis Sekolah" (koesPlus) kalau macet ?, ulang aja sebentar lagu pertama
aku anak tak mampu . bagai mereka itu
tapi soal bercinta
ku punya cara yang tersediri
yang lebih ternikmati
coba anda merenungi . . . . spanjang lorong yang gelap . . . . dst.

:: Kemudian jika break, dan misal ganti tempo, ganti irama , juga yang sama, misal 3/4 atau 6-8
Tenda Biru (desy R) teruskan dengan " Rimbun tak berbuah" ( Kirey) lalu "kekasih ( Dewi yull) dan "Setulus cintamu semurni Cintaku ( Arie Koesmiran) lalu " Katakan sejujurnya ( Cristine P) tambahin lagi "Tertusuk duri" ( siapa ya . Rafika Duri kayaknya) trusss " Dalam Kerinduan ( Mercy's) sikat terus " Memang lidah Tak bertulang" ( Bob Tutupoli) sikat teruss . . .

Jadi, persilahkan yang mau nyanyi ( kalo bisa )
4. pilih lagu yang se irama
5. Lipet sedikit di ujung halaman buku nya sebagi tanda ( kalau buku nya bagus jangan di lipet ! he he he)

anak muda gimana ?, bilang juga kalo mau kita sikat saja lagunya ( kecuali kalau musiknya mau agak mirip maka ya ganti ganti stylelah) , seperti misal
:: Doy ( Kangen band) terusin sama "Cari pacar lagi" ( ST 12) dst
:: sikat saja " dik" ( wali) ke " Cinta harus dimengerti (sabian- termehek mehek) , mau ke Afghan ? terus aja kalo mau . . .terima kasih cinta untuk segalanya . . .
:: Sadis (Afgan) terusin ke lagu lagu Beby romeo lah . . . enak enak . .
:: Kepompong ( Sinden tosca) terusin ke lagu apa? coba ? he he he. oh ya sekarang sedang rilis ulang
:: Kisah cintaku (Crise- Peterpan) dimalam se sunyi ini . . naaah . . bapa bapanya sikat sama lagu
titik titik noda tertinggal di dalam dada
guratan hatiku masih ada
tergores ingatan luka makin dalam
hati ini hancur jadi debu . . . .
he he he he . . boleh aja namanya rame rame . .

OK ?? ya persiapan, semoga dapet pemain orgen nya , sebab kalao orang sekitar gak ada yang bisa main orgen kan harus ambildari luar, biasanya lagi fully book . . . ya ?

Jumat, 26 Desember 2008

Gila juga Ketron, coba denger demo sound nya

Gimana ? apa kabar ? akhir tahun ni ada acara apa di rumah ?
tanggal 29 Des tahun baru Hijri, Tanggal 01 Jan tahun baru Masehi waduh rame pastinya. festive !, semoga kesehatan, keberhasila dan kesuksesan anda raih dan semakin mantap ! ( gambar : ketron.com)

Begini,
Kalau kita denger Demo sound di tiap orgen ( tekan tombol DEMO) wadu, music nya enak enak dan sangat bagus !, meskipun disana tidak ada demo dangdut ya, tapi coba deh, semua merek umum yang ada di Indonesia bagus. Tetapi kalau kita main sendiri . . . he he he kok lain ya . . . he he he mirip . ., mirip salahnya he he he.
Saya tentunya sudah denger lah demo demo itu seperti saya katakan, ada yang haluss . . . .seperti Yamaha, ada yang agak nyentak seperti Roland ada yang kasar banget seperti Technics (kasar artinya real ! seperti kita dengar band di depan kita). Tapi hari ini saya dapet alamat dari pak Leonar anggota milis orgen tentang keyboard merek Ketron, mereka yang sering saya dengar tapi tak pernah dengar suaranya, kenapa ? karena tidak umum di Indonesia, cuma ada di eropa dan USA kayaknya.
Nah, sekarang coba deh dengar demonya, wadao ! gila . . . saya suka snare nya " ctang !, ctang ! denger deh di sample fusion nya bener bener . . . cakep itu suara snare. Lalu . . .
Denger juga Country Guitar nya .. walao . . . . muanisss banget bahkan menurut saya lebih real dari Guitar mode Roland yang menurut saya sangat keras "ctingkk ! ctingkk, kalo yang Ketron ini benar benar JRRENG . . . . coba denger , pake speaker atau pake head phone . . bener bener . .. Kalo Purple rock nya hampir sama dengan yang lain, dan kalu masalah permainan nya , itu sih sama, hasil tangan para professional ya gitu itu maut benget !

coba klik aja ni ! suara Ketron Audya, cantik juga namanya
http://www.ketron.com/sounds.asp?mod=AUDYA
oh ya,
Ketron ini pabriknya di Ancona Italy dan berdiri tahun 1981. kayaknya yang jadi semboyan Ketron adalah from professional for professional, silakan . . .

harga ?
kata pa agus, sekitar 5600USD di Inggris, atau kalo beli PSR s900 dapet 5 biji ! atau juga 5 Biji Pa 500, 5 Biji E50 atau 3 Biji E 80 he he he he . . gak ah gak dulu pak, laen kali ajah . .

Selasa, 16 Desember 2008

Volume style kok beda ?

Hallo. . . ketemu lagi bapak ibu . . .apa kabar . . ? ni saya mau cerita lagi, biasa, kita belajar orgen kecil-kecilan lah, ini saya pakai Roland E50 ya . .
Begini,
Mungkin bapa dan ibu pernah mengalami, memainkan style, misal dari beli atau dari teman dsb tapi kok suaranya ada yang besar sekali ada yang kecil. Memang bisa begitu, mungkin style yang anda dapat adalah ex-setelan orang, atau style itu ex-convert-an (konversi dari style merek satu ke merek lain), atau style ex- orgen yang mereknya sama tapi type berbeda dan mungkin ada latar belakang lain.

Kejadiannya mungkin saja begini, setelah anda memainkan style atau lagu tertentu, lalu pindah style atau pindah lagu, tiba tiba kaget karena style yang ini besar sekali suaranya !, jika di panggung, si sound man yang kaget dan menurunkan volume, atau jika di rumah dengan memakai 'cube' atau ampli keyboard kita yang kaget dan buru buru menurunkan volume sound kita.
Atau yang sama parahnya adalah, ketika kita mainkan style dimaksud di pentas, ternyata volumenya kecil sekali, lalu dengan reflex kita naikkan volume orgen kita, tapi hasilnya tetap tak sesuai masih terlalu kecil. hal ini bisa membuat kita kehilangan mood saat mengiringi seseorang, apalagi dia yang nyanyi mrengut " kok kecil ? naikkin volume nya !" wah . . . ini dia . .
Nah, untuk menyiasati hal seperti ini memang kita harus rajin, rajin test style yang baru kita dapat, kira kira volume suaranya standar atau tidak, kalau saya melakukan begini gampangnya
1 - Pilih dan Setel style bawaan orgen, langsung di orgen saja, pake built in speakernya, misal pasang di colume jam 12, atau setengah volume. sudah ? ok, kita sdh tahu volume style tsb.
2 - Pilih style yang mau di test, setel dan coba bandingkan? sama ? kalau sama atau kira-kira sama ya sudah berarti.
3 - Kalau terlalu kecil?, ya kita besarkan dengan Style make up volumenya, kira2 saja . . .
4 - Kalau terlalu besar ? , ya kecilkan, sebagai kebalikannya.

ya begitu saja terus, test style yang baru dapet atau style ex- dikasih teman kita kira-kira lagi out put volumenya. Sambil kita" ngelancarin kuping" biar terbiasa ngebanding banding, lama lama akan meningkat bukan hanya mengatur volume tapi sampai ke mengedit style, maksudnya kita bisa menyisipkan permainan kita atau membuat komponen suara penyusun style . . atau membuat style secara keseluruhan . . .waaaaw . . ini memang tantangannya, saya juga lagi belajar ini ..
ayo sama sama belajar, bareng yu . .

OK, Selamat belajar . .