Minggu, 31 Januari 2010

Jika keyboard kita dipakai pidato dan tidak kita awasi, apa yg paling penting di OFF kan ?

Yes . . .
Kemarin keyboard saya yang dipakai ceramah . .  .
Lho? kok bisa sih?
Bisa dong bapak ibu, ingat , ini PSR 910, atau PSR 900, yang bisa difungsikan sebagai Ampli, sebagai In-Line-er, sebagi alat rekam . . ..

Begini,
Untuk acara rumahan, dengan PSR s910 kita tak perlu ampli keyboard, jika akan ada ceramah, atau sambutan-sambutan, tinggal siapkan Speaker aktif saja, apalagi yang standar, yang besar misal 15 inch.
Jadi tinggal colok mic ke port di orgen, lalu colokkan kabel dari Speaker ke out L/R di Keyboard, Jreng . . . bisa deh langsung mulai acaranya.
Kemarinpun begitu, ternyata saya ( bukan sayanya, Orgen -nya) ternyata sudah ditunggu tunggu untuk acara pembukaan, dimana saya memang tak diinform bakal ada acara semi resmi begitu. Datang jan 11.30 siang, langsung ditata langsung acara mulai, Pembukaan do'a dan seterusnya.
Cuma pada saat dipakai 'speak-speak' sih tidak ada kejanggalan, suara bersih seperti memakai ampli bermerek saja, puas deh hadirin dan panitia.
Cuma lagi . . .  karena acara 'bicara' ini panjang, jadi kita mundur deh dari orgen, ke dapur, eeeeh ternyata, anak anak menyerang, karena memang orgen di pasang di teras, dihalaman rumah, tanpa kendali, di pencet-pencetlah itu orgen ": jreng- jreng- klang-kling-klong", di cegah malah ada yang nangis . . .ok, saat itu selesai. beberapa waktu kemudian, lagi-lagi itu anak anak merangsek ke orgen, malah kali ini dengan kebetulan mematikan orgen !, acara' speech' terhenti, orgen di restrat, mic kembali harus di set. Jadi apa yang musti diNON FUNGSIKAN ?

3 tombol OFF kan
Ya, karena kita  tak mungkin meng Off kan keyboard, kan lagi dipake ceramah, dan di sana tak ada ampli yang bisa dipakai untuk nyolok mic, Jadi ya 3 tombol itu yang harus dimatikan.
Ia adalah, tombol fongsi suara tangan kiri LEFT dan 2  tombol fungsi tangan kanan R1 dan R2, matikan ketiganya, niscaya itu ceramah jalan terus dan orgen nggak bisa bunyi jika di pencet tuts nya, ya semua tuts nya, jadi acara ceramah tak terganggu oleh bunyi bunyi tangan yang iseng. ini yang biasanya kita lupakan kalau membiarkan keyboard kita tanpa pengawasan he he he.

Set mic, jangan lupa ke Thru
Ya, jangan lupa.
Ketika mic kita colok ke orgen, ia akan langsung nunjuk ke Men Choir ( suara paduan suara pria), di halaman pertama vocal harmony.
Ubah saja langsung sebelum dipakai nyanyi atau pidato tadi dengan cara
1. Tekan  Mic setting/ Vocal harmony - kiri atas dekat tombol ON/OFF utama
2. Tekan atau cari P7, atau page 7, halaman 7 lalu
3. Tekan atau pilih Thru (suara langsung- tanpa di encode)

sebab jika tidak, dan misalnya seperti saya kemarin, yang main keyboard bukan saya, tapi saudara saya, yang biasanya memakai type lain, tiba tiba acara diseling dengan sebuah lagu, maka suara yang keluar jadi aneh, kenapa ini, lho kenapa ini?, ya itu, karena suara si penyanyi akan di filter, di encode menjadi paduan suara . . . jadi, ya mudah saja lakukan tiga langkah tadi, pasti beres.

Sepele banget ya ceritanya, he he nggak apa apa, siapa tau ada yang belum tau . . . ya pak

Kamis, 28 Januari 2010

Player Keyboard Telkom Divre II Jakarta, Asep Sobara : "Saya kalah jauh sama anak baru yang pinter-pinter "


See original in MYBLOG 

Kali ini saya ingin ngobrol dengan seseorang, yang dulunya jago gitar klasik, sekarang pindah dikit, jadi jago orgen, Ia adalah Asep Sobara (45), saat  ini masih karyawan PT Telekomunikasi Indonesia ( Telkom), Divre II Jakarta. Inilah petikan obrolan saya bersama pak Asep ini.

Gitar klasik kapan mulainya?
tahun 79, kursus di Gelanggang Remaja Bandung, saat itu fee nya 1.000,-/ bulan !, sribu !, kemudian tahun 1981 Belajar gitar classic di Sanggar Music Bandung selama 2 tahun, saat itu bayarnya 2.500,-/ Bulan, gila juga, coba kalau sekarang, Asep mengenang, katanya saat itu dari 20 murid jadi tinggal 2 orang, hingga jadi assisten untuk tingkat pemula dan saat itu jadi gratis biaya kursus.


Kalau Keyboard kapan mulainya ?

Saya, kata Asep mulai belajar organ otodidak, translate dari gitar ke chord organ.
Tahun 1988 pertama belajar Piano di Cordovox Jl.Braga Bandung, 3 bulan, karena bosan baca not balok akhirnya berhenti juga.1989 Kursus Piano classic lagi di YPPM ( Yayasan Pusat Pendidikan Musik) Jl.Soka Bandung, merusin yang dulu. lalu ,1990 Belajar Piano JAzz 3 bulan di tempat yang sama, yang ini jrang pake not balok, jadi langsung belajar fingering, scale, guide tone, 3-5-1, scale dorian, locrian. myxolidian, ionian dll. lupa lagi, terus belajar melodi dengan 12 kunci, belajar melodi mayor blues, minor blues dll. adapaun kalau chord, m7, m9, m9-5, 9, May7, May9, May11, May13 dll.
Th. 1991 belajar lagi Jazz di Yayasan Musik Nasional 3 bulan juga sambil ngelanjutin dahulu, yang ngajarnya jago banget yaitu Buntoro Nugroho, adiknya Bambang Nugroho pemain Bhaskara.
Kalau belajar piano sampai masih grade 2 kalau nggak salah, maklum bosenan, kalo gitar sampai grade berapa ya lupa soalnya nggak pernah ikut ujian ( he he h he) , yang ada di Yamaha kalo mo ujian. tapi waktu itu saya udah bisa bawain lagu Requerdos De La Alhambra, Lagrima, Adelita, Capricio Arabe, Romance De Amor, Song For Anna dll.  ( walah , apaan tuh ? he he he he)

Nah kalau Orgen, Keyboard sejak kapan?

Yah Kalo mentas mah kan dari jaman agustusan mulai dari RT ke RT, itu juga kan bareng Asep ( Sayagiri maksudnya he he he) , Juli dll. terus main di ITT ( Institut Teknologi Tekstil- Bandung- asg), bawain lagu-lagu bimbo kalau tiap bulan Ramadhan dalam acara Nuzlul Qur'an. Lalu selam kerja di Sumedang ( 25 km timur Bandung ) saya gabung sama temen-temen HAPMI Sumedang, itu masih band terus belum musim solo organ, kalau dapat job pas kampanye partay  ****** deh, udah keliling kecamatan tuh tiap hari.. ( mantep dong- asg).

Pengalaman yang paling teringat, salah satunya?

Pernah mengiringi Rossa waktu kecil ( Rossa, saat ini salah satu Diva Indonesia), Ketika saya di HAPMi Sumedang kan saya kenal dengan Kang Ukas bapaknya Rossa, sama Ibunya juga saya kenal. Kalo saya lagi mentas, dia suka dibawa kang Pepep untuk ikut nyanyi lalu saya iringin deh, tapi inget waktu itu, kalau Rossa mau nyanyi irngan band harus perfect banget, solanya kalao saya kan suka kan maen tembak aja intronya ( waduh ini penyakit saya- asg), interludenya, soalnya kan nggak apal semua lagu, tapi kalo soal penampilan Rossa dari kecil juga sudah ngartis deh, keren... abis.


Di Telkom Divre II sendiri ada berapa orang player?
Di kantor saya sih banyak player, tapi mencar, ada yang Jakarta utara, selatan, pusat dll. tapi semua saya kenal.
Sering juga main di Kantor ? ( ya pasti deh . . . asg).    
Sering juga sih, sampaii saya catat waktu, dan tempatnya dan honornya juga ( he he he he . . . . asg)..
Menurut Asep, Yang enak main orgen itu dimana ? 
Sebetulnya kalau main di panggung besar saya suka minder, apalagi kalau ada saweran, takutnya ada lagu yang tak bisa dimainkan dengan baik, tapi kalau main bersama band kan lain, jelek tanggung bersama he he he.Nah yang paling enak di acara-acara gathering karena kita main nggak terlalu fokus dan sedikit nyantai, seperti ngiringi makan siang atau makan makan malam. yah itu tadi sama bapak-bapak ibu kan enak pasti lagunya sejamanan dengan kita ( oldies maksudnya- asg).

Pernah megang apa aja?
Pengalaman saya masalah Keyboard, saya pernah pakai Technick dari KN-1000,1200, 2000, 3000, 5000, 6000 dan 7000 dulu waktu pertama ada  kayaknya enak banget, canggih pertama ketemu KN-2000,
tapi setelah ketemu Yamaha PSR-640 dan PSR-740 saya mulai melirik dari Stylenya agak cocok buat orang kita....kemudian saya pakai PSR-1000,1500,2000,2100,terakhir pakai PSR-3000 pernah nyobain PSRS-900 enak juga tuh, untuk mentest soundnya saya cuma test style slow bossasnya aja, apakah bassnya keluar apa enggak, soalnya lagi saya pakai PSR-3000 slowbossasnya agak cempreng ( tipis suaranya- asg) enakan slow bossas yang ada di PSR-2000. makanya saya copy style PSR-2000 di SmartCard untuk dipakai di PSR-3000
Kemudian saya juga pernah pake Korg dari I3, i4S, PA50 dan PA 80 yang saya rasakan dari type Korg ini untuk Tonenya bagus tebel lah, tapi untuk stylenya rada-rada bingung, pernah saya lagi main Korg i4s butuh style Slowrock nggak ketemu tuh ada dimana, maklum make organ punya orang. tapi untuk lagu-lagu dari America dan Arab banyak yang cocok pakai Korg ini,
Untuk Roland, saya pernah pakai E-30 lagi di Sumedang kemudian E-56, E-86, G-800 dan G-1000 yang kalo nyimpan data di Zip drive 100Mb. Roland bagus juga untuk suara Piano, Piano Elektrik, Strings dll. cuma ya itu stylenya, kalau saya cocokan Yamaha. ( agak agak sama niy . .asg)

Ada Obsesi lain tentang Organ, Keyboard?
Dulu saya pengin punya keyboard, tapi nggak kesampaian, Dulu sering teman teman menjadikan saya referensi kalau mau beli keyboard, padahal saya juga masih nyobain yang mana yang paling cocok he he he . .
Kalo inget jaman dulu selagi pengin bisa organ,  saya pernah beli organ mainan anak-anak yang tutsnya berwarna di Toko King ( Cicadas- Bandung -asg)Rp. 8.000,- kalau nggak salah, dari situlah saya pindahin dari kunsi gitar ke organ, hingga tahu A minor, B Minor dll.
padahal kalo kita bongkar organ itu isinya apa coba?...kaya harmonika yang ditaro didalam lalu ditiup pake kipas kecil...he he. ( info saja: orang Cicadas angkatan 80'an pasti tahu toko (buku) King-asg)


Sekarang sering pake apa?
Kalau saya pribadi seneng Yamaha PSR, karena stylenya cocok aja dengan hati, tapi saya juga penasaran pingin nyoba Korg PA500 dan PSRS-910..
Kapan anda pake MIDI di panggung?
Sering sih kalao lagunya nggak tahu saya pasang lagu-lagu dari MIDI, apalagi lagu anak-anakband sekarang kan susah nyari style yang cocok.
ngomong-ngomong masalah MIDI, saya jadi ingat dulu lagi pertama belajar MIDI di DKSB (Depot Kreasi Seni Bandung- sorry kalo salah asg) nya Harry Roesli (alm.) di Jalan Supratman Badnung. saya kan pernah belajar disana, waktu itu Keyboard nya Roland D10, terus Sound Module dan Komputer XT yang kecepatannya masih 16 Mb, pokoknya jadul banget, waktu saya baru tahu itu apa itu MIDI, track, quantize dll.Tapi saya mah dasar bodo nggak nempel tuh ilmu.( hue he he he . . asg)  padahal kursus MIDI disana 3 bulan.

Sebanyak apa style yang Asep siapkan untuk manggung?

Kalau style ayng sering dipakai paling Lovesong, 16beat, Slowrock, Bossas, Rhumba, Reggae, Chacha, Beguine, Country dan Swings, tapi untuk style tambahan paling dangdut, koplo, campursari, campursari, pop sunda, dan jaipong

Ada lagi yang pernah anda coba?, orgen lain?
Syntesizer yang pernah dicoba Roland Alpha Juno 1000, D5, D10, D20, D50, D70, JP1000, dan XP50
 Untuk Yamaha DX-7, DX-9, DX-11, SY-55 dan SY-77, Untuk Korg M50 doang. Untuk Casio CZ-1000, kalu technich mah belum pernah, Untuk Piano Electric Roland type HP101, Clapinova juga pernah, cuma semuanya pernah doang...( he he he he , tapi kan pernah . . gak kayak saya- asg)


Cita- Cita yang belum tercapai di Orgen?
Cita-cita saya pingin punya piano Akustik Yamaha U3, dan Yamaha PSRs910, kalau Piano Electric saya pingin punya Roland RD-700. ( tenang . . . sebentar lagi tercapai kok- asg)


Terakhir nih, siapa saja yang pernah anda inringi ? yang ada namanya begitu . .
Rossa,  Nining Meida AS. (Pop Sunda) ,Ina Rawie (Rock),Dewi Purnama, Sali Saleh (Penyanyi Sunda),Nova Mardiana (pop Sunda),Riska Prorina (pop sunda), Riana Masrie (pop)
,Bu Ana (penyiar TV Bandung), Bu Bariah (pelawak), Memet Mini (pelawak), Laelasari (Rock)
Wenny Widia (Artis Bandung), Ani Kusumah (Japras)Fifi Efendi, Diana Nasution (pop), Tina Roy (pop)
Merry Christina (rock), Betharia Sonata (pop),Reni, Cut Yanthie, Mila Rosa(dangdut), Rina Octarina(dangdut),Okky (juara Asia Bagus, Elke (Juara Asia Bagus),Fajar Bahari (dulu penyanyi anak-anak)
3 Bintang Idola (penyanyi anak-anak) siapa aja anggotanya lupa deh..,Yana Yulio (Elfas Singer),mDessy Paradiba (dangdut),Lenong Bocah termasuk Okie Lukman lagi kecil dan temennya satu lagi (lupa)
Nouval (Kring O la la,Urip Arphan (duplikatnya bang benyamin),Adinda (dulu sih sering ada di sinetron TV Bandung), Pak Mario (Yg pernah duet sama Farid Hardja dan Anis Marcella),Hasan Gradasi (Nasyid Gradasi dll. ( boooooo, banyak juga . . . .asg)

Itulah pemirsa, saya selalu kangen sama Asep yang satu ini, karena dia adalah teman sekampung saya, teman SMP saya di SMPN 14 Bandung, teman pertama saya membuat grup trio dulu, saat SMP, teman saya membuat group Country dulu waktu SMA, dan tempat saya sharing  ketika belajr membuat lagu waktu masih SMA di bandung, bahkan adiknya Asep ini , Ganjar Noer (Perhimpunan Penyanyi Ballada Bandung) , sampai saat ini masing inga lagu-lagu saya jaman dulu he he he he . . .thank you nJar !
Bahkan yang takkan saya lupakan juga, Piano (electric-ada mejanya- berat !) Asep ini pernah saya pinjam, digotong ke rumah saya dan dinaikkan di panggung 17 agustusan di RW saya sekitar tahun 80an.
Sekarang sih sudah agak susah untuk main bareng, Asep terlalu sibuk betulin telefon se  Jakarta he he he he

Semoga, sukses terus !

Sabtu, 23 Januari 2010

Sejarah merek alat musik dunia, Yamaha, Korg, Roland, all Japan musical heroes ( Repost.- Revised)

 originated from MY BLOG


Coba kira kira di Indonesia, Oktober 1897 sedang musim apa ?, he he he, sudah berapa tukang orgen yang manggung di daerah anda saat itu . . .


Yamaha
(ヤマハ株式会社, Yamaha Kabushiki Gaisha) saat ini salah satu Konglomerat Jepang.
Nah, pada 12 Oktober 1897 itu pabrik piano Yamaha yang mengambil lambang 'Tiga Garpu tala" didirikan di Hamamatsu, Shizuoka, dimana pada awalnya Torakusu Yamaha mendirikan Nippon Gakki company pada tahun 1887, gila juga ! pantes sekarang jadi yang terbesar . . . udah sangat lama.
Setelah perang dunia ke 2, President Yamaha, Genichi Kawakamisaki mengusulkan potensi keahlian perusahaan di bidang Metalurgy yang seterusnya menghasilkan motor Yamaha Pertama YA-1 'Aka Akatombo' ( Capung merah).
Pada ulang tahunnya ke 100 , tahun 1987 namanya resmi menjadi Yamaha Corporation. Hingga sekaranghampir semua lat musik dibuat oleh Yamaha, silakan lihat video nya di Youtube.
Yang tak kalah pentingnya , pada tahun 1988 Yamaha memebeli 51 % saham pesaingnya Korg, sekipun padata tahun 1993 pemilik Korg mengambilnya kembali dari Yamaha. Salah satu industri musik yang di akuisisi Yamaha adalah perusahaan Jerman ' Steinberg' pada tahun 2004.
tahun depan perusahaan manalagi yang akan di akuisisi nih ?

sumber :Wikipedia

 Roland
Jika hanya melihat mereknya , kiranya kita tak akan pernah menyangka bahwa Roland atau Rorando kata lidah Jepang, adalah lahir dari Jepang juga !
(ローランド株式会社,) Rorando Kabushiki Kaisha didirikan oleh Ikutaro Kakehashi pada 18 April 1972 ( dekat ultah nya siapa ya ?) di Osaka - Jepang, dengan modal 33 Juta Yen.
Tahun 2005 kantor pusatnya pindah ke Hamamatsu di Shizuoka prefecture, dan hingga kini Roland mempunyai pabrik di Italy, USA, Taiwan dan pasti di Jepang sendiri.
Karyawannya pada tahun 2003 hanya 729 orang kemudian di tahun 2005 menjadi 2233 orang. Roalnd juga membawahi Brand Boss dan Edirol.
Rodgers
,pabrik orgen yang didirikan 1958 juga adalah subsidiary dari Roland dan masih memproduksi electric dan electronic orgen dan pipe organs. Rhodes nama sebelumnya di nonfungsikan oleh Roland setelah akuisisi itu.
slogan -slogan Roland adalah Inspire the enjoyment of creativity, Be the best rather than the biggest, dan We design the future.

Darimana nama Roland yang brilian itu ?
Memang Roland didirikan dengan fikiran yang sudah export minded sepertinya.
Ikutaro Kakehashi pertama mendengar nama ini di tempat ia kerja sebelumnya yaitu di Ace Electric Industry Ikutaro mencari nama di buku telefon, untuk sebuah nama yang kedengarannya ke'Amerika" amerikaan, karena ia sudah berpikir bahwa ia akan mengexport produknya kelak. Dan memang akhirnya Ikutaro menemukan nama Roland itu di buku telefon diantara huruf Rs karena memAng tidak ada perusahaan electronik yang berinitial Rs itu
Ironisnya jadilah nama Roland itu yang pada kenyataannya sukar dilafalkan oleh Ikutaro sendiri karena lidah Jepang tidak bisa mengucap bunyi L.
Jadi Roland bukan seperti banyak di klaim diambil dari puisi epic Perancis ' la canson de Roland ( the song of Roland)  .Tahun 1973 diluncurkan Roland SH-1000 sebagai Sytesizer komersial pertama.sumber: Wikipedia 

KORG
Sekilas kita samar, kata Korg berkesan sangat Jerman menurut saya, banyak yang mungkin tidak menyangka bahwa ini juga lafal bahasa Jepang !.
(株式会社コルグ, Kabushiki-gaisha Korugu) kini adalah perusahaan multinasional Jepang.
Tahun 1962, berdirilah Keio Electronics Lab di dekat stasiun Keio dekat Tokyo di bidani oleh dan Tsutomu Kato dan Tadashi Osanai, bahkan banyak yang me-reka-reka bahwa kata KO pada Korg berasall dari kata Kato dan Osanai.
Kato ini mempunya cafe atau Nite Club dimana si Osanai adalah insiyur dari Tokyo University yang juga adalah pemain Accordion yang handal. Osanai main di kafenya Sato dengan 'Wurlitzer Sideman Rhytem machine' tetapi rupanya Osanai tidak puas dengan performan Wurlitzer sehingga dia meyakinkan Kato membiayaipembuatan alat yang lebih bagus.

Tahun 1963 produk pertama dihasilkan dari pembicaraan Kato dan Osana yaitu 'Electro Mechanic Rhytem device' dinamakan Disc Rotary Electronic Rhytem Machine Donca matic DA-10.
Tahun 1967 Kato didekati Fumio Meida , seorang insinyur yang tertarik untuk membuat Keyboard, Kato sangat tertarik dan meminta Meida untukmembuat prototypenya. 18 bulan kemudia Meida datang dengan Prototype Orgen/ keyboard dan kenjualnya dengan nama KORG atau Keio ORGan.
Tahun1988 saham 51 % sahamKAto di Korg dakuisisi Yamaha, tetapi di tahun 1993 dapat dibeli kembali oleh Kato.
Waw !

Ketuaan untuk belajar Orgen, Gitar ? no, no, no . . . . . .

Nooo,
Kata para master, musik itu tak kenal usia,tak berbatas jaman (ageless), begitu pula pemusik.
Yang diperlukan untuk bisa bermain orgen, keyboard atau gitar adalah 'ketangkasan jari' ( dexterity) dalam derajat tertentu pastinya sesuai level. Jelas dong jangan bandingan anda yang baru belajar setahun dengan mereka yang juga belajar setahun tetapi rutin tiap hari . . .  ( eeee  . . maksudnya?)

Kenapa kursus yang diadakan di umum waktunya kok setengah jam tiap sesion?.
Ternyata memang umumnya begitu, para guru di negra maju pun menyarankan, coba belajar setengah jam saja per hari, 5 hari dalam seminggu dengan metoda yang cocok, katanya akan berprospek baik bagi kemajuan kemahiran bergitar atau mengorgen.

Pendekatan pada para pemula yang lebih  tua
Belajar apapun yang baru bagi yang berumur lebih tua, akan tampak lebih sulit, dirasa lebih susah dan tiada harapan. Tetapi, siapapun, yang tua taupun yang muda, dalam dirinya harus tumbuh keinginan yang tinggi untuk  mendekati atau menggali potensi bermusiknya.
Inga, inga !, tak ada istilah sudah terlalu tua untuk belajar main musik, seperti banyak dikatakan, tak ada istilah ketuaan untuk belajar. Lakukan mulai hal dasar  (rudimentary) yang penting seperti pengenalan keyboard , bukan hanya main only.


Belajar keyboard, itu lintasan menikmati kesukaan, bukan kesusahan.
Iya, itu dasarnya, enjoy, bukan susah dan sulit, santai aja pak bu.
Cuma . . . . ., mana ada yang tanpa kesulitan, meskipun tingkatnya sesuai. Masuki itu jangan lompati, seperti misalnya nanti harus belajar memfungsikan mulai 3 jari, lalu 4 jari kanan  lalu semua jari tangan kanan, gradual, bertahap senangi.
OK?
ayo pelan pelan aja . . .

Pilihan hobi orang dewasa ?, bermain Keyboard atau piano salah satunya.

MY ORIGIN BLOG asayagiri.blogspot.com
 
Bingung untuk menggali diri setelah dewasa?, setelah pensiun? mungkin main keyboard atau piano adalah pilihan anda.



Ada yang mulai belajar memelihara burung (burung berkicau) ada yang mulai memelihara ayam (ayam pelung = ayam yg bagus kokoknya) ada yang berkebun anggrek dan bunga lain, bonsai, ada juga yang memelihara ikan di akuarium atau ikan Koi di kolam depan rumah.
Semua perlu modal
memang ada yang  tak memerlukan modal ?. Minimal modal anda adalah kemauan,kepatuhan pada guru dan . yang satu ini yang paling jarang dimiliki oleh murid, ketabahan.
Lho ? kok begitu ?
Murid, si pembelajar rontok karena frustrasi, malas dan bosan. Tidak tabah tidak konsisten ajeg istiqomah dalam menekuni berbagai hal, tiru dong saya meskipun cuma segini tetep nulis di blog ini he he he he . .
Ikan koi perlu dibeli, dari yang 40 ribu, 400 ribu se ekor, ayam pelung perlu dipelihara dan diberi kandang yang bagus, ayam dibawa dari Cianjur (pusat ayam pelung Jawa Barat) dibeli dengan cukup mahal perlu modal, akuarium dibeli dari jalan Pamekasan, Jakarta, tempat disiapkan airnya sengaja air dari laut kidul (selatan Jawa) wuuah . . . top banget, tapi kembali semua harus dipelihara, semua pelu modal.
Keyboard ?
Iya dong, juga perlu modal.
Harga Keyboard untuk belajar ada yang 2,5 juta, mungkin sama harganya dengan akuarium plus isinya , mungkin sama dengan beberapa tanaman anggrek, atau beberapa bakalan bonsai, atau harga ayam pelung yang sudah jadi. tapi kembali mereka perlu perawatan.
Keyboard ?, piano ?, hampir tak perlu perawatan, cuma diri kita saja yang perlu dirawat he he he, bukan di rumah sakit maksudnya, tapi dirawat agar sehat dan bersemangat gitu pak.

Ingat, orang dewasa belajar keyboard , orgen bukan untuk kompetisi.
Maksudnya ?
Iya, nggak perlu ngoyo (jawa: terlalu berlebihan), dibawa santai saja.
Jadi gimana ?
Iya, untuk pertama kali, untuk awal awal, cukup 15 menit saja ( kayak bayi he he he), biar tidak frustrasi, merasa gagal, gak bisa bisa. Lalu lakukan sambil momong cucu, momong anak, possible lah. Sangat memungkinkan belajar dengan buku, dengan jarak jauh dari situs situs yang sangat banyak tersedia, dengan membeli VCD tutorial yang hanya 20 ribu rupiah per keping !, lalu  tanya tanya teman atau yaaa, bapak ibu lebih  tahu.

Apa yang membuat permulaan tidak enak ?
Kalau di piano adalah kursi.
lho? kok ?
Oleh para guru disarankan, kursi untuk kita duduk belajar piano harus cukup tingginya.
Kenapa?, agar bahu anda menggantung dengan bebas, tidak capek, agar comfort lah, biar pelajaran dan semangatnya terus mengair.Jadi, kursi harus menyesuaikan Piano he he he he . . .
Keyboard ?
Lebih mudah lagi, kerena . . .  dudukan keyboard lah yang menyesuaikan kursi anda . . . Ok . .itulah kelebihan keyboard. Stand keyboarlah yang anda setel agar dudukan enak, bahu menggantung dengan leluasa sehingga itu jari yang paling sulit diajar, yaitu si kelingking juga bisa anda fungsikan, ee betul ini?!

Jadi?, inilah saran saya, belajar orgen adalah salah satu pilihan bapak dan ibu juga, dan mungkin ini menjadi ispirasi, bahkan menjadi awal bagi tumbuhnya semangat bermusik untuk anak cucu, sodara, aa, teteh he he he ya pak . . bu . .. OK deh , selamat memilih.
salam orgren :-))
ASG

Jumat, 22 Januari 2010

Stop dulu ngorgen, stop dulu bicara keyboard,dengar ini, saya ketemu CANDIL di depan rumah saya !

MY BLOG asayagiri.blogspot.com

Brenti dulu pak, jangan main orgen terus jangan mencetin itu keyboard terus, lupa makan, lupa istri, gimana ini? . . . .

Anak saya nyetop tukang jualan, yang menjajakannya pakai motor, yang dari suaranya cuma terdengar "beur seum seum . . ." tadinya saya kira yang jual apa, eeee ternyata yang jualan ini ni. BUbur Sumsum dan Biji salak. Dalam bahasa sunda bubur sumsum disebut "bubur lemu" dan  Biji salak, begitu oranh Jakarta menyebutnya, dalam bahasa sunda disebut "Candil", mungkin ini juga yang menjadi asal nama Candil vocalisnya(dulu) grup asal Bandung  "Seurieus Band", meskipun nama nama aslinya adalah Dian Dipa Chandra.
Candil, biasanya dibuat dari campuran ubi kayu dan tepung kanji, dan bubur sumsum yang dibuat dari beras, dicampur dengan sekoteng, ketan item lalu disiram santan kental agaknya cukup beralasan untuk membuat tukang orgen berhenti menyanyikan lagunya.
Sruput ..  sruput , , , manis gurih, kenyal kenyal  empuk . . tak perlu anda unjuk gigi untuk menangani yang satu ini , tinggal lek !. . tinggal lep ! tinggal Glek ! . . . . .sedaaap . . . serasa di kampung jaman dulu . . .  oh candil . . oh bubur lemu ternyata kita ketemu di depan rumah saya ya . . . .ASG
(Foto Candil serieus :rujakmanis.com)

Kamis, 21 Januari 2010

Indonesia perlu pameran produk alat musik seperti NAMM?



Dulu  NAMM adalah akronim dari “National Association of Music Merchants,”  yaitu assosiasi pedagang alat musik di Amerika , tapi saat ini sudah tak dipakai lagi  singkatan itu, jadi menurut situsnya , sebut saja NAMM dan artinya perhatian pada produk (alat) musik secara global..

NAMM sendiri dimulai tahun 1946, dan saat ini sudah bukan seperti pameran alat musik lagi, sudah jadi sebuah agenda besar bahkan sudah memberikan Beasiswa (William R.Gard  Memorial Scholarship) khusus untuk membantu menyemangati mereka dalam meraih karis di bidang musik industri, hebat sekli dan berkembang.


Tahun 2009 kemarin, si MAMM ini ditunggu oleh para penunggu, nunggu apa ?, nah di Indonesia, para pemerhati alat musik terutama Keyboard adalah dirilisnya secara resmi PSR S910, dan diumumkannya harga kisaran di penjual di Amerika. Eeeee ternyata cuma gitu aja, mereka menginformasikan bahwa harga sekitar 1300 dollar US, ternyata di Indonesia jadinya 10,5 juta, bahkan ada yang lebih murah, yaitu di tokonya pa Tjandra di Jakarta ( lihat tulisan saya sebelumnya yg ada foto pa Tjandra)

NAMM 2010, baru saja berakhir tanggal 17 kemarin , dan anda lihat sendiri, Show ini akan diadakan lagi pas musim panas nanti  18- 20 Juni 2010. Silakan check di YOUTUBE, banyak sekali musikus dunia yang tampil , baik klinik atau memang demo.

Di Indonesia?
Ada sih pameran alat musik, di Jakarta, meskipun tak sebesar ini, saya sendiri selalu tidak sempat nonton karena jadwal gak pas. Tapi kata teman saya sih ,ya, begitu. laa Pada saat dulu Roland merilis seri E baru  ( e50- E 80) , katanya heboh juga di pameran itu.
Berharap sih boleh, cuma nggak aple to aple lah jika membandingkan  pameran itu dan NAMM. Saya kira, acara seperti ini menjadi besar karena memang nyata timbal baliknya antara acara dan kenaikan serapan pasar roduk alat musik. Tapi mungkin di negri kita nanti, 40 tahun lagi akan ada hal seperti ini, seperti pameran-pameran lain yang heboh dilangsungkan di Jakarta, karena yang saat ini ramai di Jakarta biasanya Pameran alat Industri, pameran Alat rumah tangga dan pameran bunga/tanaman, pasti macet, parkir penuh.

OK de . . sekarang kita nonton aja di net, mengumpulkan inisiative buat anak cucu, siap tau anak atau cucu kita lah yang mencetuskan adanya hal seperti di NAMM itu.
OK.
makasih . .


Berapa sih harga sebuah style buatan pabrik Yamaha?


Hallo, bapa ibu,

Silakan check, harganya sekitar 5-7 Dollar US,atau sekitar 60 ribu rupiahan lah. Nah kalau di Indonesia? style buatan para ahli style berapa?

Beragam, tapi kasarannya sekitar 25 - 50 ribu rupiah per style, ini style umum, kalau  pesanan ya, pasti beda lagi laa  jadi kita kirim /tunjukdata, lagu, mp3 lalu para' styler' atau composser atau sequencer  ini membuatkan buat kita, bagus ?, yaaa, ada yang bagus, ada yang bagus banget ada yang baik he he he. Ujungnya kena ke selera kita nantinya, kenapa?, karena beda tangan beda style . . ., lagu untuk style ini di tangan si A bisa beda di tangan si X, ada unsur ' taste subjectivity ' lah, pasti.

Harga paket di Indonesia beragam, ada yang 100 ribu untuk 50 style ada yang 100 ribu untuk ratusan style, macam macam, ada yang 400 ribu berbagai macam.
Yang gratis?

Jangan khawatir di Indonesia masih jutaan orang yang dermawan untuk menghibahkan "beberapa" style nya, check lagi di harodilia, di syahiranada, di Isep Manonjaya Tasik di,Eko Klowor Temanggung . . , Antoni Solfegio-Kerinci,Hermawan Ponorogo dan wuuuah banyak banget, mereka orang dermawan atau saya sebut " juragan style" he he he


Jadi? gimana.
Iya, jago bikin style dangdut, di kita, belum tentu akan bagus bikin style pop, misalnya, meskipun banyak juga yang bagus kedua duanya . . . telah terbukti, silakan liat di harodilia, bagus bagus.

Style baru buatan pabrik
Lho, style buatan pabrik gimana?
Terus dibikin, oleh pabriknya, contohnya Yamaha, baru baru ini merilis beberapa style baru seperti yang saya pasang di bawah ini, yang menurut yamahamusicsoft dimainkan oleh martin harris (nggak penting kali ya yang mainin he he )


Giamana yang itu  kualitasnya ?
Secara kualitas produk pasti premium . . . .
Tapi untuk musikalitas ,menurut saya sih biasa aja ( heu . . padahal sy jg gak bisa buat kayak gini he he ,) bahkan aneh kalau kita mainkan untuk lagu indonesia, misal lagiu Peter Pan atau Nidji, jadi nggak macho gitu
Lho? . . .
Silakan mainkan style Yamaha atau di merek mana saja, style 6-8, yang kalo tahun 90 cocok untuk semua lagu Amin Ivo, lagunya yang dinyanyikan Desy Ratnasari, itu . . lagu  Tenda biru . ..coba mulai dari VAR 1, teruskan samapai VAR4.
Menurut saya kurang kena, terutama di bass dan drum, maka dari itu bnyak teman yang membuat style khusus irama 6-8 ini.
Nah yang buatan orang Indonesia itulah yang jauh lebih cocok untuk lagu tadi, ya memanng, wong para arranger  yg di hire pabrik bukan nyiapin style buat lagu itu kok he he he tapi untuk semua lagu yang berirama 6-8, universal lah., cuma ya itu . . nggak cocok.
Nah kalau saya, misal kosongan , harus pake itu style (6-8) saya pakai mulai dari VAR 2, dan reff di VAR 4, yang ke 3 di lewatm karena terlalu nyandet, nyantol..

Jadi ?,
Ya begitu, pabrik terus bikin style, para player  di negri kita juga terus bikin style, bahkan bang Ajo dari Parung bogor (Syahiranada- lihat link saya) begadang nongkrongin yang bikin style dangdut ! weudeu . . ., pastinya kalo gitu, itu kopi . ., samsu, filter . .isep terus . . ., tambah nasi goreng yang lewat . . . besoknya manggung lagi, ya itulah.

Ok.thank you . .

Rabu, 20 Januari 2010

Mendengarkan style dan merubah volume style di PC?, coba yang ini dari Michael Bedesem

Hallo bapa ibu, sodara sodara.
Mungkin kalau sebelumnya, kalau kita dapat style, atau beli style di pasaran di test nanti memakai orgen nya, di rumah, nah sekarang mah bisa nyoba dulu dengan beberapa tools, salah satunya adalah ' style player' dari Michael Bedesem yang memang di gratiskan.
Fungsinya?
Selain untuk memutar style, minimal dia bisa untuk mengatur volume style kita, yang saya bicarakan sebelumnya itu
coba down load softwarenya dari sini

Nah, cari di bagian bawah, ada berbagai macam deh, ambil yang style playernya, lalu down load  itu file zipmya, selanjutnya seperti biasa
Download , Unzip , run Setup , ikuti saya perintah umum tentang lokasi file . .  sudah . . . . terpasang deh
Coba, Jalankan programnya, pilih style yang akan putar , di test atau di atur volumenya, PLAY !
- Lihat bagian kanan bawah itu volume style kita saat ini
- Jika akan di besarkan , ya geser kanan
- Jika itu volume yang dipilih tekan knob SET dan . . .
- SAVE  STYLE lihat fungsi ini atas
- Pastikan dengan nama baru misal tambah angka L (loud) di setiap style yg kita rubah.
Menurut petunjuknya, software ini bukan hanya untuk mendengar dan mengatur volume saja tetapi untuk hal lainnya seperti Tempo dll. silakan explore sendiri bapa ibu lebih tahu dari saya.
Terimakasih kepada Michael Bedesem yang telah menyediakan software ini, highly appreciated.
Selamat mendengarkan, selamat otak atik style.    :-))    HOME POSTING TERBARU

Selasa, 19 Januari 2010

Di Yamaha, volume style kok beda?, atur lagi di step Editing. . .. . .


Halo bapa ibu,
Ada seorang teman nanya saya, kenapa style Yamaha buatan pasar kok berbeda volumenya?, ada yang keras sekali ada yang pelan sekali, padahal style yang ada di dalam orgen sama semua suaranya.

Ya, kalau yang di orgen itu sudah disamakan dong, pakai tools, pakai software sehingga rapi. Tetapi yang beredar di pasar beda sekali, karena kebanyakan kan dibuatnya langsung, on the spot di orgen itu sendiri. Silakan check style dangdut yang beredar , kebanyakan volumenya lebih keras dari style daleman(built in), ya itu tadi sebabnya.

Di Roland (sorry . .) ini sangat mudah, bahkan si tombol untuk ngatur suara ini ada di luar, jadi sekali tekan kita akan dibawa ke tujuan ( silakan buka tulisan saya 'style make up").

Saya menulis ini bukan untuk yang sudah jago, tapi bagi bapa dan ibu yang santai, mungkin orang kantoran, atau siapapun yang sedang belajar, seperti saya.
Di Yamaha, dalam hal ini PSR 3000, S900, S910 bahkan di bawahnya, kita bisa mengatur kembali masing masing bunyi ini dalam ' step recording' function. . . baca manualnya coba.

Begini.
Biasanya yang membuat style jadi gak enak, kasar, keras, itu adalah di DRUM, seperti anda ketahui drum ini disebut "rhytem" di Yamaha, ya, karena memang ia menentukan tempo , menentukan beat, nggak percaya silakan coba style yang depannya nggak pake drum, atau OFF kan saja drum dalam satu style. Lazim juga diketahui jika kita rekaman maka si drum inilah yang pertama direkam, dipakai acuan.
OK,
Fokus saja ke Rhytem yang kedua, berarti kalau dari kiri ( lihat gambar diatas) adalah yang ke 2, biasanya ini adalah drum utama, kalau rhytem 1 biasanya dipakai suara 'cek' cek cek' saja., mau coba praktek, mengatur volume drum ?, coba . .

1. Pilih style yang anda anggap terlalu keras drumnya, dari hasil convert atau dari pasaran
2. Tekan FUNCTION > Digital recording > STYLE CREATOR, sampai disini anda akan ketemu dengan gambar yang pertama, yang diatas.

3.Tekan "CHANNEL" angka 8 kanan atas, bersamaaan (tekan dulu channel dg tangan kanan dan tahan, baru tangan kiri menekan channel rhytem  yg di bawah) dengan angka 8 kiri bawah nomer 2 ( kalau sudah berwarna merah di channel itu berarti langsung, sudah. Kalau belum, amaka tekan bersamaan, maksudnya , ini adlah kita : memilih channel" mana yang akan digarap.

4.Pindahkan atau geser TAB pojok kanan atas ke yang paling kanan, yaitu EDIT, maka anda akan ketemu seperti gambar diatas yang ke dua ( yang agak bawah), ya sudah anda sudah mulai masuk kedalam STEP EDITING"

5. Geser atau tekan sesuai keinginan (gambar bawah) kiri kanan, atau atas bawah, maka sambil anda menggeser, orgen akan bunyi seperti apa adanya yang anda pilih, tak tik tok deg ces . . . dll. OK

6. Untuk atur VOLUME, arahkan si KURSOR di channel VOLUME ( lihat gambar)-volume itu , ,

7. Jika sudah, silakan putar pakai JOG atau tombol pemutar utama yang bunder itu . Ke kiri ngecilin, ke kanan , sebaliknya, atur semau anda.
Biasanya suara BASS DRUM 60-70 sudah cukup, suara SNARE bisa sampai 100 bahkan lebih, terus saja coba, jangan ragu, karena jika slahpun tidak akan berpengaruh pada style anda, kecuali jika  DI SAVE  DENGAN NAMA YANG SAMA.

8. Untuk mengganti bunyi, langkahnya sama, cuma arahkan kursor ke JENIS SUARA, instrumen ( lihat gambar.

9.Kalau sudah, geser lagi kursor POJOK KANAN ATAS ke paling kiri ( BASIC) , langsung saja TEST, onkan orgen anda, dengar bunyinya.

10.,Step 9 adalah option saja. anda bisa langsung men SAVE hasil editan tadi dengan NAMA YANG BEDA biar tidak menimpa file yang asli.

11. Finished, ini akan lebih mudah kalau anda menyenagi dan menikmati prosesnya.

Ok bapa ibu, selamat mencoba, semoga sukses dam enjoy memainkan Keyboardnya

ASG

Jumat, 15 Januari 2010

Nyanyi bareng, Nyanyikan lagu "Keroncong Romansa"


asayagiri.blogspot.com



Selamat hari gini bapa dan ibu, ini saya mengajak lagi untuk nyanyi lagu keroncong, pasti jadul, pasti enak pasti pilihan saya . . (senyum dong)
Kenapa saya posting ini?,

Malam minggu kemarin grup kami, Orkes Keroncong (OK) Jaya Permai latihan lagi di kantor RW, dalam rintik hujan lalam minggu dimeriahkan oleh kopi , teh, kueh-kueh dan Indomi rebus . . rasanya ok juga. Seminggu sebelumnya, kuncen latihan , pa Yasir sudah nelponin para anggota dan player agar kumpul malem mingg itu, dan ternyata, memang kumpul, semakin lmalam makin bertambah, ada yang beru pulang kondangan , juga langsung mampir nyanyi di kantor RW. Tetapi ada satu yang tak hadir, anggota tertua kita pak Agus Utomo (73 th) beliau sedang sakit jantung, waduu . . kangen juga sama pa Agus ini , yang meskipun sepuh masih semangat, selalu rapi dan selalu nyanyi di setiap latihan. Lagunya ? he he he, jangan ketawa lho . . . . lagu pa Agus selalu, ulangi selalu, lagu yang judulnya "Romansa" ya keroncong romansa.


Lagu ini beda dari banyak lagu keroncong lainnya, terutama di syair , karakternya seperti lagu lagu ciptaan Budiman BJ, kata katanya 'unik' sungguh unik, bahkan untuk lagu romansa ini, saya belum pernah menemukan syair dengan susunan seperti ini, lihat saja


Diremang balada tualang . . . ( biasanya akan jadi - balada sang petualang- mungkin) . .
tapi pak Sapari memilih yang ini, whaaaw, ini unik, simak lagi di bait akhir . . .
Merindu daya Kuasa walaupun serapuh rayu . . . mantapppp, saya sendiri tak akan mengupas isi atau arti dari kedalaman syair, cuma dari kata kata saja, sekali lagi unik. silakan simak

.

Waljinah main di G
Saya suaranya pas di main di Bb



Keroncong Romansa
(Sapari)




G

Pabila angin malam

. . . . . . .. . . . . . . . . . .D

Mendesir mendayu mesra lalu

A . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .D

Anganku mengenang irama hidupku





. . . . . . . . . . . . . . . .C

Selanggam angin milir

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .Am . . . . . . . . .D . . . . . . . . . . . . . .G . . . . . . .

Meriasi - Lembah hijau padang lalang dan rimba bergunung

. . . . . . . . . . . . . . . . .D

Diremang balada tualang

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .G - G7 - C

Berlalu tak lagi kembali





. . . . . .D . .G . . . . . . . .G7 . . .C . . . . . .D . . . G

Merindu daya kuasa walaupun serapuh rayu
. . . . . . . . . . . . . . . . .D . . .


Mengembalikan remajaku
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .G


Masa riang di lela cinta




Nah untuk main di Bb maka chord yang diatas menjadi ;


G = Bb ; D = F ; C=D# A= C ; tapi jika di transpose maka, transpose -2, dan kita kan main di C seperti biasa ( senyum dong . . . he he he)



Wah

Bapa dan Ibu., sy sedang merekam suara saya ( pls senyum) menyanyikan lagu ini dengan PSR 910 yang saya mainkan dan di rekam di PRS S910 juga, nanti saya pasang



Untuk sementaraika dinyanyikan oleh penyanyi yang berbeda, misalnya jika dinyanyikan oleh bu Waljinah akan, kalau mau dengar lagu ini, silakan ambil dari miliknya mas Pranowo Budi (Prabu), Lagu Romansa versi 'Waljinah", lho kenapa begitu. Iyya seperti lau lain, setiap lagu akan punya warna sendiri j sedikit beda jika dinyanyikan oleh Pak Toto salmon . . .
silakan dengar: Romansa, karya Sapari




Nah, nanti saya pasang suara saya, ( jangan diketawain) dan hasil rekaman saya di PSR 910 saya dan , , saya yang main orgen he he he.