Sabtu, 29 Maret 2008

Cara mengcopy style atau midi dari internet, gratis

Hallo . . . .lagi. . .ketemu lagi . .
Ini tulisan hanya untuk pemula . . . .ya . .

Cerita dulu . . . biasa . .
Di suatu acara 17 agustusan di sebuah RW di bekasi, Jawa Barat, dalam susunan acara tercantum " lagu duo ratu, iringan orgen ibu xxxx", nah, ketisa saya sedang memperhatikan acara, rupanya ibu yang akan main itu (xxx) menghampiri saya " pak, boleh pinjem orgennya ? merek nya apa pa? " saya jawab " PSR tigaribu bu" di semangat menjawab " oh, untung , bisa nih." kata si ibu lagi.
Acara dimulai, si ibu dipanggil naik panggung, kemudian USB dia colokkan ke orgen, saya tambah penasaran ingin melihat perempuan main orgen tunggal, soalnya masih jarang, kalau Dian HP khan bukan orgen tunggal. Tepuk tangan meriah, lagu nya top banget saat itu, buaya darat
Ternyata dia memainkan atau memutar' midi" bukan style, jadi ibu ini tidak main orgen, jadi seperti karaoke, tapi ok juga keberanian ibu ini, dan sukses acaranya.

Kembali, tulisan ini khusus bagi bapak dan ibu yang baru beli orgen atau yang sudah punya orgen tetapi style-nya (jenis musik pengiring nya) dapat dari membeli, misalnya paket dan khusus. Yang paket biasanya sekitar 100 samapi 150 ribuan per 10 disket. Adajuga toko yang memberikan 1 buah disk berisi ribuan style campur lengkap dengan lirik lagu barat, dangdut dan pop, ada yang seperti ini di Jakarta. Jadi langkahnya adalah,

1. Buka situs nya, misalnya kibod.m atau jososoft.dk (mostly orgen Yamaha)

2. Cari style file atau keyboard style, di harodilia langsung ke kumpulan style, di jososoft anda akan bertemu dengan daftar alamat yang menyediakan style, yang bertanda "s" berarti harus bayar (sale), yang bertanda "F" itulah yang gratis (free).

3. Setelah dapat file yang dituju atau style yang dituju, jika berbentuk tunggal (bukan zip) maka anda bisa langsung mendownload (ngunduh atau ngala), anda save di disket atau USB/ flash , lalu colok atau pasang disket di orgen. . .and . . . jreng, main deh kita.

4.Jika file dalam bentuk gabungan atau zip , maka kita harus meng-extract-nya dulu, lalu kemudian seperti langkah ke 4.
5. Colokkan USB ke orgen, tekan style, pilih kanan atas, arahkan ke USB
6. Buka folder atau langsung klik  dan, main deh atau
7. Jika User file (Built ini folder) nya masih kosong, ikuti perintah Copy dengan menekan copy
    kemudian paste ke file internak orgen. selesai

Begitu pula dengan suara, sound atau voice, atau jenis-jenis suara alat musk bisa kita download sepert diatas. Ayo coba, ini lebih gampang dari main games.

Rabu, 26 Maret 2008

Mau beli orgen-organ ? - Jangan bingung pak . . .bu . . .

Mungkin banyak bapa dan ibu agak bingung ketika akan membeli orgen untuk dipakai sendiri ataupun untuk hadiah anak atau cucunya.
Saya cerita dulu ya.
Suatu pagi saya sedang badminton di jalan depan rumah dengan anak saya. Tetangga saya menghampiri, dia bilang nanti saya dimintai tolong untuk datang ke rumah temannya yang masih satu kompleks dengan saya. Katanya bapa itu( teman dari tetangga saya) baru pensiun, istrinya masih kerja dan membelikannya sebuah orgen ! agar si bapak ada hiburan. Saya tanya orgennya apa ?, pokoknya katanya yang biasa itu lho yang sama seperti anda pakai (orgen saya psr s900). Ok deh. saya sama dia berangkat ke rumah temannya, dalam fikiran saya mungkin Yamaha mungkin Korg nih.
Sesampainya di sana, ternyata yang dibeli si ibu adalah orgen mainan (menurut saya), katanya harganya 1 juta lengkap dengan stand. Si empunya orgen sangat takut salah pencet, katanya takut programnya berubah, sehingga dia sangat hati hati untuk menyalakannya, bahkan ragu untuk memainkannya.
"Gimana pak ?" kata teman saya. saya langsung pencet sana pencet sini, si ibu semakin ngeri katanya soalnya saya kelihatan ceroboh terhadap orgennya.
"Bapak, ibu, pertama jangan ragu untuk menyalakan dan mematikan, jangan ragu untuk pencet sana sini, karena seandainya salah pencet dan seting berubah, bapa , ibu tinggal matikan saja orgen ini dan nyalakan lagi, ndak apa apa . . ."

Saya, mainkan lagu didi Kempot, distasuin balapan . . . .kota solo sing jadi kenangan . .kowe karo aku . . .
"Lha . . .kok bisa ya lagu itu", kata si ibu " Bisa bu . . .cuma . . . . . ."
Jika ibu mendengar lagu ini dari orgen yang lain, misalnya orgen saya, suaranya akan jauh lebih mirip aslinya, lebih mantap dut dan bas-nya. Jadi ? , " Ini orgen bunyi tapi bunyinya klutak-klutuk, kletik-kletek, nah jika bapa ibu nonton orgen tunggal di hajatan . . orgennya adalah orgen besar . . . bukan orgen kecil . .
Jadi ?, " ini bisa untuk belajar mencat-mencet (apa ya . .?) tapi . .jika bapak dan ibu ingin berlanjut sampai nyanyi seperti orgen tunggal, orgennya bukan seperti ini . . . agak mahal bu . ." " Oooooh . . . . soalnya si tokonya bilang ini juga bagus, ini juga bisa . ." kata si bu.
"Bapak pernah bisa gitar ?" tanya saya " Tidak sama sekali" . "Pernah main karawitan ? (musik trad. jawa-sunda)" tanya saya lagi. " Belum " jawab si bapak.
Nah, jika bapa dan ibu pernah bisa gitar . .. bapa dan ibu akan lebih cepat belajar orgen . . . ..

Prinsip pemilihan orgen (untuk yang tidak terlalu brand fanatic/ fanatik terhadap satu merek).
1. Ada harga ada barang
, lebih mahal harganya lebih tinggi kelasnya
2. Lihat kebutuhannya, kalau hanya untuk bunyi-bunyi saja yaa akan lebih mudah dan lebih murah, jika ingin seperti orgen yang ada di panggung-panggung orgen tunggal, ya harus beli yang sekelas itu dan semerek itu. Misalnya, merek Technics belilah type KN 2400 atau 2600, merek Korg belilah type Pa 50. Pa 80 atau Pa 500, untuk Roland belilah type EXR , E60, E80, untuk Yamaha belilah type PSR 2100, 1500, 3000, PSR s700 atau PSR s900. Nah jika type-type tersebut yang anda pilih, pastilah anda akan punya orgen yang sama dengan yang dipakai orgen tunggal di panggung itu.
3. Apa yang anda harapkan dari Orgen selain standard ?, karena tidak ada orgen yang sempurna, apalagi jika di kisaran harga tertentu. Apakah anda cenderung ke musik dangdut ?, tradisional ? atau Pop only ? , karena ada teman yang hanya menyanyikan lagu pop, tanpa dangdut. Nah, menurut para pakar orgen, Technics dan Korg punya kelebihan untuk dangdut , Yamaha bagus di Pop. gimana tuh.
4. Pertimbangkan fitur lainnya, Di kelas yang sama tiap merek berbeda, ada yang masih memakai disket ada yang sudah memakai card dan flash disk (USB), di kelas yang sama ada yang layarnya tidak berwarna aday yang sudah full color, di kelas yang sama, ada yang poliphony nya besar ada juga yang kecil, Seperti HP lah, ada yang masih tat-tit-tut ada yang sudah genjreng ring tone nya.
5. Pertimbangkan populasinya, banyak atau tidak pemakainya, mudah tidak jika ada keluhan atau servis jika ada gangguan, banyak atau tidak support laiinya seperti misalnya style dan panduan lainnya. Salah satu contoh, di internet anda bisa dengan mudah mencari sumber tambahan untuk orgen anda, baik style dan panduan lainnya.
6. Jangan bimbang karena bisikan orang dekat ( he he . .), harus mantep, madep , karep ! ( apa lagi ini . .) sebab . . seandainya bapa ibu kecewa, salah beli (katanya) yang terburuk adalah mudah dijual lagi . .yaa pasti ada penurunan harga . .tapi ok lah tidakj terlalu rugi, fair lah.
Pastikan, mau tidak ribet gonta ganti disket ?, pilih yang pake USB, mau meluangkan waktu gonta ganti disket tapi suara dangdutnya OK pilih yang itu, yang tidak bisa USB ( he he . .)
7. Kisaran harga, harga baru, di kelas umum adalah sekitar 8 - 10 juta an ( Pa 50,PSR 3000, s900, e 60), harga bekas antara 5 - 8 jutaan. Kecuali Technics, karena sudah tidak di produksi lagi dan agak susah cari bekasnya, banyak fans fanatic, mereka tidak mau jual dong. kelas agak premium (mungkin?) 18 - 25 jutaan lah . .
Lha ? yang di bawah itu ? yang bagus? yang seperti di panggung itu ?, ada sih . . . tapi 'teman-nya tidak banyak.

Jadi, jika bapak ibu membeli orgen sekelas tadi, pasti banyak teman untuk bertanya, banyak teman untuk dimintai tolong jiga ada keraguan, itu keuntungannya. Style nya juga banyak dan gratis di internet, tidak usah beli dulu, jangan mau dipaksa toko dulu untuk membeli style, banyak kok, gratis silakan buktikan , baca posting saya sebelumnya untuk rekomendasi situs tentang orgen

Senin, 24 Maret 2008

Organ tunggal di depan kandang ayam - "you are all professional "

Yes, ini bukan pengalaman aneh teman saya yang sepulang main orgen tunggal tidak bisa keluar kampung itu, tengah malam kesasar di kampung orang, ditambah penyanyi ada yang kesurupan, panik, meskipun setelah semuanya 'baca-baca' (berdoa) plong ! jalan raya terlihat langsung. Bukan, ini adalah cerita saya pribadi sebagai yang suka ini dan suka itu.

Di pertengahan tahun 2007, saya di contact teman, katanya mendadak, besok dapat job manggung di sekitaran bogor-Jawa Barat, saya harus ikut, biasaaaa sebagai 'ganjal' orgen. Karena yang memberi job adalah orang terpercaya, bos orkes. Kata beliau ini adalah show untuk surprise, dimana si empunya hajat tidak tahu mengenai rencana hiburan ini, karena pesta pernikahan itu hanya diselenggarakan sederhana saja. tapi karena yang akan memberi surprise ini adalah juga bos orkes yang cukup ternama, maka dipilihlah teman saya itu yang kemudian ngajak saya. Katanya 'pokoknya bawa orgen dan penyanyi, semua sudah siap di sana.
Kita berangkat sama-sama sekitar jam 10 siang, bahkan saya mengajak serta anak laki-laki saya. sesampainya di mulut jalan ke arah tempat hajatan, ternyata mobil sound system si bos tadi juga menunggu di sana, biar bareng datangnya.
Tiba di rumah yang dituju (rumahnya di pinggir jalan besar), semua penghuni kaget ,kok ada tim orgen yang datang, padahal mereka tidak mengundang. Setelah si bos tadi turun dari mobil barulah semua tertawa, surprise satu !.

Semua sibuk, 'mau main di sebelah man nih?' tempatnya gak ada' , memang tempatnya agak sempit dan habis denga jajaran kursi. Para penyanyi yang sudah manis-manis pada mesam-mesem (tambah manis kali ya, he he . . .). Akhirnya diputuskan 'disini!', di depan kandang ayam . . . .ha ha ha . . .surprise dua !
"please be professional . ." kami bisik bisik, " dimanapun main, buat acara jadi heboh"

Kandang ayam di halangi terpal biru, tanah di depannya dialasi terpal orange, teras paviliun jadi tempat mixer (FOH), para penyanyi numpang duduk mepet di teras paviliun, semua diambil cepet, kilat heboh, kursi sebagian di pinggirkan, bekasnya menjadi panggung tanah.

"Oke , Assalamualaikum wr,wb . . . . . .selamat berjumpa dengan kami . ." MC sekaligus penyanyi grup memulai show " Jreng! gillla . . .jadi juga show dadakan, para penyanyi yang manis-manis ( 3 dara manis kalii . .), full make up dan show dress bernyanyi seperti di panggung besar, tidak berbeda, meskipun show di tanah di depan kandang ayam . . . .
Para undangan mulai joget, ratusan karyawan berseragam mulai 'nyawer' , semua lagu yang di request berkumandang dengan manis, tampaknya semua puas dan surprise.

Saya, sebagai 'pemain ganjal' sambil 'mijet orgen ke 2' tak henti tersenyum lirak-lirik ke penyanyi dan pemain lain, "You are professional . . . ." dalam hati saya.

::teriring salut saya untuk team, mamih, abah, angga, para biduan, dan sound crew::

Minggu, 23 Maret 2008

Fungsi Transpose dalam orgen/ Keyboard - Memudahkan dan menyemangati,(dalam gitar = CAPO)

Haloo . . . . .biasa . .kita belajar bersama lagi . . . .iyya , ini hanya untuk bapak bapak dan ibu yang sedang belajar orgen bukan untuk para jago keyboard dan suhu (lagian gak mungkin mereka baca ini ha ha ha . .). ::foto :tgxpromo.com::
Sodara - sodara, di setiap orgen atau keyboard (yang standard-lah) selalu tersedia tombol transpose, itu lho yang fungsinya menaikan dan menurunkan posisi seluruh 'tone'.
Kalau anda biasa main gitar akustik, nah CAPO atau alat jepit senar yang dipasang di gagang gitar untuk memudahkan kita naik (dalam gitar), jadi jika si 'capo' kita jepitkan di 'fret' ke-2 atau maju ke kanan 2 plong maka jika kita memegang chord(grip) C maka bunyinya adalah D.
Di dalam orgen itu sangat mudah, bukan di jepit lagi , kita tinggal tekan tanda + dan (-) saja, Sehingga jika kita posisiskan transpose di angka 2 maka ketika kita menekan chord C, sebenarnya kita sedang membunyikan chord D, mudah kan ?

Beda pendapat tentang pemakaian fungsi Transpose
Ada yang berpendapat, jika kita sering menggunakan fungsi ini maka kita akan 'terlena' , gak akan bisa-bisa belajar orgennya, karena katanya kita hanya akan terus main di chord C, maksudnya semua lagu yang ber-chord major kita selalu main di C , dan yang ber-chord minor selalu main di chord Am. Iya juga sih . . . . untuk mudahnya bagi para pemula (seperti saya ?) main di C adalah mudah karena dalam melody dan chord jarang menekan tombol yang hitam, jadi enak . . mudah . . . .
Tetapi, jika kita yang sedang belajar ini harus bermain seperti para pengiring di TV , siapa pun itu misalnya Dian HP, Andre , Purwa dan lainnya ya pusing lah . .




Tapi, saya lebih berpendapat begini.
Kita yang sedang belajar harus mendapat semangat dari kebisaan kita menyanyikan banyak lagu dengan mudah, bukan dengan susah payah, kita yang sedang belajar harus 'dapet enaknya' dulu biar semangat, coba misalnya jika bapak-bapak belajar orgen dan ketika ingin mempelajari lagu "pilu' dari Panbers harus mulai dengan chord 'Bb atau Bes" dimana suara itu paling pas di suaranya Beny ( lihat posting saya tentang Beny ini ). wik ! ? hape deh . . . . ( cepe deh . . .)
Jadi . . . kalau memanng mau begitu . . . transpose saja
tekan tombol transpose ke -2( minus 2), lalu anda main di C , jadi deh anda mengiringi Beny panjaitan di chord Bb atau Bes !.
Nah nanti . . . . nanti jika kita sudah lebih familiar dengan orgen ini , baru kita coba main di chord aslinya, seperti si artis mainkan, buktinya saya sudah (agak he . .he . .) bisa, nonton acara TV, misalnya celeb concert Indosiar, orgen dalam posisi on, main orgen , ikuti lagu lagu mereka bisa juga , bisa !
Saat acara, star comet, Emilia contesa bilang : "coba mbak dian (HP) turun satu, kita juga ikuti turun satu, maksudnya kalau main di D turun jadi C.

Ambil contoh seperti ini, lagu bengawan solo misalnya, karena di kaset si penyanyi menyanyikannya di chord 'D' maka kita juga harus main di chord D !, nggak lah. Di gitar bisa memakai capo, majukan capo dua fret ke arah lubang gitar, pasang jari di posisi C, jadi deh itu chord D. Dalam orgen lebih mudah lagi, tekan tombol transpose ke +2 (dua plus) lalu tetap jari di posisi chord C, jadi deh suara yang bunyi di D.

Ada seorang teman ( Benny, dimaka kau !) yang beberapa tahun turut bermain dalam sebuah grup band asal Philipina berkeliling Asia, kata dia , itu grup benar benar sangat kaku, bahkan kata dia banyak sekali grup Philipina begitu. Kalau Michael Jackson main di F# misalnya maka grup itu harus sama main di chord itu atau kalau Mariah Carey man di C# maka band main di situ juga, gilanya yang nyumbang (khusus) harus sama di situ juga . . .Iyyaaaaaa sih bener tapi yaaa gimana gitu. Ya, tapi gitu kali ya kalau band profesional.

Contoh saja ya : bengawan solo di C
G7 . . . . . . . . . . .(C -C7-F) . . . . . . . . .G7 . C
- - Bengawan solo - - - - - - riwayatmu ini

. . . . .A7 . . . . . . . Dm . . . . . . G7 . . . . . . . . C
sedari - - - - - dulu jadi perhatian insani

jadi kalau kita harus main di D, susunan chord akan menjadi

A . . . . . . . . . . . . . (D-D7-G) . . . . . . . . . . . .A7 . .D
. . . . . .B7 . . . . . . . . . . Em . . . . . .A7 . . . . . . . . . .D

Dan seterusnya.

Sebuah kasus Orgen Tunggal-OT
(kasus paling aneh yang saya temui di Per-OT-an)
Saya menghadiri sebuah resepsi pernikahan di bekasi, Saya setengah dipaksa oleh panitia diminta nyumbang lagu, padahal sedang kurang mood, karena sepertinya grup OT ini 'sangat terbatas'. Akhirnya saya naik panggung,
" mas lagu ona sutra " kata saya
" aduh maaf mas nggak ada yang hapal" jawab si pemain.
" Begadang deh dari Oma Irama " kata saya
" aduh gak ada style nya" jawab si pemain . Dalam hati saya 'Ok deh'
" sakit gigi " kata saya " oh ya , dari pada sakit hati, lebih baik sakit . ." seru si pemain

Jreng ! orgen mulai, saya merasa chord terlalu tinggi, " sory mas , terlalu tinggi, turunin deh " kata saya ,
" waduh mas , biasanya disini mas " sergah si pemain
" Transpos aja " kata saya
" Maaf mas saya gak biasa transpose " , gak biasa ?, oh my God ! dalam hati saya . .
" Ok deh saat ini batal dulu mas, ntar saya cari lagu lagi " Kata saya . . .Tidak jadi nyanyi !. Teman dan tetangga pada bertanya, kenapa tidak jadi nyanyi, saya bilang saya cari lagu dulu yang lain, sambil pamitan pulang, istri saya, yang tidak bisa orgen berkomentar " berani sekali orang itu manggung" (mudah mudahan lancar dia main dan si' sohibul hajat'/ yang punya hajat tetap puas dengan penampilannya).

Posisi tombol Transpose dalam sebuah Orgen/ keyboard
Banyak yang berpendapat, termasuk saya yang setuju bahwa tombol transpose sebaiknya di sebelah kanan (untuk tangan kanan), karena anda bisa lihat tombol ini tertancap di sebelah kiri.
Kekurangannya adalah :
Karena transpose juga gunakan di tengah lagu, misalnya saat 'over tune' maka, jika tombol itu ada di kiri, ketika mau over tune tangan kiri harus lepas dari tuts untuk menekannya, akhirnya ;agu terganggu. agar hal itu tak terjadi biasanya tangan kanan' nyebrang ke kiri ', kalau orang yang biasa main melihat kita, jadi agak aneh juga, tangan kiri' nancep' tangan kanan 'nyilang'

Jadi, alangkah indahnya jika tombol ini berada si bagian kanan orgen agak dekat dengan tuts orgen kita. Coba cari orgen mana yang tombol transpose nya sudah di kanan.

Selasa, 18 Maret 2008

Stevie Wonder - LATELY

Hallo, ini bukan bermaksud lain , tapi ini pendapat saya tentang lagu ini, sory ya saya terjemahin asal saja, maklum inggris saya juga terbatas, jangan di koreksi he he . .
( gambar: steviewonder.com)



Lately
Stevie Wonder / 1980

Lately, I have had the strangest feeling
barusan, perasaanku aneh sekali
With no vivid reason - here to find
tanpa alasan yang jelas yang kudapat
Yet the thought of losing you been hanging
dan pikiran tentang kehilangan mu terus menggantung
you don't know never know
kau tak tahu, tak pernah tahu

Far more frequently you're wearing perfume
semakin kesini kau sering memakai parfum
With you say no special place to go
kau bilang tak ada tujuan yang spesial
But when I ask - will you be coming back soon
tapi saat ku tanya, akankah kau segera kembali ?
You don't know , never know
Kau tak tahu, tak kan pernah tahu

::Reff ( lihat bawah) well I'm a man . . .::

Lately I'been staring in the mirror
barusan aku lihat jelas di cermin
very slowly picking me apart
perlahan membuatku terpecah
trying to tell myself I have no reason
Mencoba katakan pada diriku - ku tak punya alasan
with your heart
dengan hatimu

Just the other night while you were sleeping
Malam yang lalu ketika kau tidur
I vaguely heard you whisper someone's name
Aku samar samar mendengar kau bisikan nama seseorang
But when I ask you of the thoughts you keeping
Tapi ketika aku tanya pikiran yang kau pendam
You just say nothing's changed
Kau bilang - tak ada yang berubah

Well I'm a man of many wishes
Yah ,Aku ini lelaki yang berharap banyak
I hope my premonition misses
Semoga saja dugaan ku salah
But what I really feel my eyes won't let me hide
tapi yang pasti kurasa, mataku tak biarkan ku sembunyi
Cause they always start to cry
karena mataku selalu mulai menagis
Cause this time could mean good bye, good bye
Karena ini bisa berarti selamat tinggal, selamat tinggal

Jumat, 14 Maret 2008

Beny Panjaitan - Panbers

Suaranya ?, giiila, orang batak ini sampai kemarin bulan february saya dengar masih prima. Coba anda nyanyi lagu 'pilu' di nada bes (B# atau Bb), nah itulah suara beny.

Sekitar tahun 1974 sampai 1976 lah , saya masih SD, saya keranjingan beli buku tulis yang sampulnya bergambar grup band top saat itu, yang paling banyak adalah jelas Koes Plus baru Panbers, The Mercy' s dan Favotites Grup. Saya sampai sengaja berburu buku itu ke pasar Kosambi (Bandung- jawa Barat) ya nyari buku bergambar mereka ini, bang Beny ini.
Di sekitar tahun 1995 saya nonton parade band kenangan di pantai bende Ancol - jakarta, acara ini diadakan oleh tv-TPI dan ketetulan teman saya La Ivo Musrif (alm) dari TPI menjadi penyelenggara. Dia (Ivo) bilang " nanti saya kan buat acara tentang kisah-kisah dari lagu lagu kenangan ini, lu nonton deh ( di TPI maksudnya), anda lihat sekarang , kan ada acara yang membahas tentang grup-grup band dengan pemeran langsung si artis band itu. Di Ancol malam itu Panbers main dong dengan super khas nya., apa coba ?. Yang unik adalah . . .
Puisi pak beny ini ketika interlude lagu, 'jreng' musik mulai instrumental ,lalu beny puisi dengan syair lagu itu ' lama kunantikan . . .hadirmu pujaan' wah pokoknya unik panbers ini. Hampir semua lagu ada puisinya, ya pak beny ? ha ha . .

Tanggal 28 February 2008, jam delapan malam, saya berjabat tangan dengan beliau yang gambarnya saya kumpulkan dengan bangga, ketika saya SD.
Beny panjaitan, benar, sangat tak diduga beliau sama sekali tidak seperti orang batak teman-teman saya (hehe sory), beny sangat halus dan sangat ramah (apa cuma di situ ya?) saya yakin tidak kayaknya, beliau sangat ramah dan selalu senyum seperti di foto ini. Beny malam itu duduk di bangku VIP sebelah kanan panggung, ketika didaulat oleh Helmy Yahya untuk bernyanyi beny melantunkan lagu ' Piiiiluuuuu rasa hatiku . . ." Wow ,mimpi saya jadi kenyataan lagi

Kamis, 13 Maret 2008

Memilih Musik Pengiring dalam orgen (Style)

Belajar lagi . . . terus . .belajar setiap ada kesempatan di rumah, di rumah teman, biar cepat bisa dan cepat enak, iya enak bisa orgen itu lho.

Jenis irama pengiring atau accompaniment atau singkatya kita sebut ' style' yang sudah tersedia dalam orgen (preset style) sangat bervariasi tergantung dari level dari orgen, semakin mahal kayaknya semakin lengkap semakin rame dan suaranya bagus. Akan tetapi . . . .
Akan tetapi, dari semua yang di sediakan belum tentu 30 persen yang kita butuhkan untuk pemakaian sehari hari, kenapa begitu ?
"karena irama kurang cocok dengan lagu-lagu pop Indonesia apalagi dangdut dan tradisional, tidak tersedia, jika ada irama tradisional juga tidak mantep, asal ada saja.
Jadi meskipun orgen di rakit di Cibitung, Bekasi Jawa barat, tetapi style-nya adalah hasil tangan orang 'sono' sehingga 'taste' nya beda dengan kita, apalagi yang dari kecil terbiasa mendengar atau dicekoki lagu tradisional.
Coba cari di orgen anda irama untuk lagu 'Koes Plus', hampir bisa saya pastikan tidak ada yang cocok!. jadi kalau nyanyi lagu Koes Plus pasti jauh irama nya, 'gak enak'.
Hal ini karena Koes Plus ini sangat kental 'jawa' nya. Simak pukulan drum Mury, itu benar benar mewakili gendang jawa atau dekat dengan Sunda, sehingga pas banget untuk lagu Koes Plus, di orgen 'tidak ada' pukulan drum atau 'fill in' seperti itu, unik sekali memang.
Perhatikan lagi bass tiga perempat dalam lagu 'Tenda Biru' (Desy/ Amin Ivos) juga akan sulit ditemukan dalam orgen, karena bass nya agak unik untuk bass 'pop barat atau country'. Ada sih yang agak mirip, misalnya di Yamaha adalah 'irama 6-8' tetapi itu juga baru 'nginjek' bass yang mirip di 'variation ke 4' (biasanya di sediakan untuk Reffrain/ chorus).
Jadi Bagaimana dong ?
Yang terbiasa mendengar berbagai macam lagu dari berbagai macam genre, akan sangat kenal dengan berbagai macam keunikan 'pukulan' dan 'petikan' atau 'tendangan' para pemain musik he he . . Maka dari itu penting untuk sering mendengar, melihat, diskusi dan mencoba memainkan berbagai jenis irama.
Jadi gimana dong ?
Nah, untuk mengobati kekesalan dan kekecewaan para pemain yang merasa bahwa irama yang disediakan kurang 'cucok' maka kebanyakan mereka ' membuat atau meng edit sendiri' style-style tersebut di orgen yang kita pakai ( nanti kita belajar meng edit style ya . .).
Apanya yang di-edit ?
Menurut pendapat saya, ada tiga yang utama, yaitu edit Drum, Bass dan 'genjrengan (strum)' gitar. Yang paling susah niru drumnya Mury (koes Plus) itu ha ha . . .soalnya kadang kadang seperti pukulan gendang kuda lumping atau kliningan ( kesenian Jawa).
Coba cari irama yang cocok untuk lagu-lagu Rinto Harahap dengan band Lolypop ?, hampir bisa saya pastikan 'tidak ada' dalam orgen yang kita miliki. Ya harus kita bikin sendiri style-nya.
Maka dari itu mungkin anda pernah nonton orgen tunggal kok musiknya bagus sekali, enak, pas. tapi kok kalau saya main di rumah kayaknya 'dag-dug' doang nggak pas- pas. nah itu salah satunya karena style-nya pas (buatan sendiri/ bukan preset) atau karena memang si pemain jago mainnya . . .

Rabu, 12 Maret 2008

Jayanthie Mandasari - Memory Bulan Januari


Tahun 1983an, lagu Memory Bulan January karya A.Riyanto yang dinyanyikan Jayanthie ngetop. Waktu saya latihan band (jadul) di Malang dulu, dulu . . seorang teman saya (perempuan, rumahnya di sekitar Rampal) memaksa ingin diiringi lagu ini, tapi sebenarnya band saya,dan teman waktu itu lebih sedang latihan menyanyikan lagu-lagu Dian PP atau Jocky (d/h Pop kreatif ya ?), dia sangat suka lagu ini karena memang enak, menurut saya juga enak, siapa dulu yang bikin A.Riyanto gitu lo . . .

Lagu ini cukup membuat khawatir orang tua yang mempunyai anak gadis seperti teman saya tadi, jelas sekali dia bilang ke saya bahwa ibunya melarang dia menyanyikan lagu ini, padahal si anak, teman saya itu sudah kuliah tingkat 1, coba perhatikan , ada kata kata seperti di bawah ini (nanti saya muat lengkapnya), wow ngeri juga memamg kalau saya baca sekarang, sebagai orang tua. Dulu , kita nyanyi saja saking seneng dan enaknya lagu ini.
Andai engkau sampai hati
Jiwa ku terstusuk duri
Aku pun merasa rela mati
Hidup tiada arti

Jayanthie saya dengar tinggal di Brunei, kemarin 28 Februari 2008 nonton Melody kenangan di Jakarta, apakah dia sudah pulang lagi?, katanya dia sedang mempersiapkan album baru (Rafika Duri kabarnya juga akan merilis album baru )
Wow , bener juga ya, maksudnya Jayanthie masih seperti yang dulu , bahkan lebih matang

Selasa, 11 Maret 2008

SImpan di memory suara - Tangan kanan akan lebih fokus ke melody

Belajar bersama lagiii, ayo ! coba, latihan lagi . . .
Simpan suara-suara favorit di memory suara ( Voice Bank)
Tujuannya adalah :
1. Agar tangan kanan tidak terlalu bergerak jauh dari tuts
2. Agar kita lebih konsen ke melody atau iringan musik
3. Agar permainan kita cukup variasi suaranya.

Coba kalau orgennya sama dengan saya, kita bisa lebih cepat dapet nih. Tapi pada prinsipnya dalam orgen yang standar (Orgen tunggal) fungsi ini pasti tersedia. Jadi kita harus membuat file-file yang dapat kita akses kapan saja untuk menghasilkan suara yang kita inginkan, dalam Yamaha sering disebut 'file Registration (REG).
Contoh :
Kita buat suara favorit kita dengan nama " Dangdut Ok", dalam Yamaha yang saya pakai, memory ini ada tepat di tengah orgen dekat tuts.
1. pilih suara, misal, srting1 sebagai suara kanan1 (R1) dan, Flute sebagai suara kanan 2 ( R2)
2. Simpan, dengan menekan tombol memory bersamaan dengan nomer tempat simpan yang di tuju misalnya di M1.
3. Ulangi nomer 2, misal R1 adalah Bright Piano, R2 nya adalah Rock Guitar, lalu simpan di tempat nomer dua atau M2 dan seterusnya.
4. Setelah semua panel memory (10 nomer) lengkap terisi, atau terserh anda , misalnya 5 saja , maka anda tinggal menyimpan 'bank suara itu denga nama yang unik, misalnya ' Dangdut Ok' tadi, maka jadilah kita memiliki satu bank suara dangdut.
5. Ulangi dari langkah 1 untuk membuat bank suara lainnya, misalnya ' dangdut2' ( berisi 10 macam suara lagi, lalu misalnya 'Pop alt' juga 10 macam suara dan seterusnya.

Nah, ketika kita sudah memiliki bank bank suara ini maka kita dengan mudah berganti ganti suara melody tanpa kita mencari-cari dengan menekan tombo, 'preset voice' yang tersedia.

Senin, 10 Maret 2008

Melatih tangan kanan, biasakan 5 jari hidup

Hallo, kita belajar orgen bersama lagi.
Kuncinya tetep . . . latihan terus, denger lagu, lalu coba, lalu tanya dan seterusnya
Pada mulanya dulu, saya juga sangat susah untuk membiasakan 5 jari tangan kanan ini berfungsi untuk menekan tuts, sepertinya kaku banget terutama jari kelingking. Tetapi lama kelamaan jadi terbiasa dan jari kelingking sudah punya kemampuan yang fleksibel untuk menekan tusts terjauh dalam melody kita.
Test saja coba melody lagu The Crabs, biasa , main di C, biar tidak ketemu tuts setengah yang berwarna hitam he he . . " bila cinta ber kembang dalam hati . .lama bersemi bertahun tahun lagi . . ( dengan melody keyboard, fungsikan semua jari kanan anda) ". Coba belajar lagu yang pengulangannya tidak cepat.
Kemudian bentuk formasi chord dengan tangan kanan, seperti kita menekan chord di tangaan kiri, lalu coba juga gunakan dua jari tangan kanan untuk membuat harmony, 2 tuts di tekan bersamaan lalu tekan chord lagi lalu melody lagi, terus variasikan maka lama lama jari akan lincah dan lebih peka.

Selasa, 04 Maret 2008

Audiensi Band - Top Banget ( 2008)



































Kalau tidak salah saya pertama lihat Audiensi live di kantor saya yang lama sekitar 1994an saat mengiringi Widi (AB3). Kemarin di Melody Kenangan saya nonton lagi, benar benar Ok, Semua artis pasti puas diiringi dengan Audiensi. Memang, kalau yang ngiringi enak, yang nyanyi semangat.
Cuma memenurut saya, dari sekitar 25 lagu yang dimaninkan , satu lagu yang agak kepeleset di interlude, untung yang nyanyi 'ngerti' jadi saja semua 'closed' OK.
Dan saya tidak mendengat rintihan Gitar 'Atau' (Ahmad taufik), lead gitarnya Lolypop band malam itu, suara gitar banyak diimprove dengan keyboardnya donny.

Iis Sugianto - Jangan Sakiti Hatinya

Seingat saya, Iis pertama muncul di TVRI acara' Kenalan Baru' sekitar tahun 1978 atau 79 dimana dalam acara itu 'kayaknya' artis yang akan rekaman atau yang sudah buat 'master' rekaman ditampilkan.
Paling inget sama dagu nya yang belah dua, rambutnya diponi. Lalu kemudian setelah itu dirilislah album pertama Iis Sugianto. Jaman itu saya SMP, banyak anak wanita yang niru poni nya Iis ini , Cakep banget.
Kemarin waktu di Melody kenangan , Iis tetap seperti dulu, suaranya masih prima seperti di kaset. Cuma yang hilang di Iis adalah dagunya, sekarang kok gak kelihatan ya.

Senin, 03 Maret 2008

Dina Mariana - Ingat Kamu

Postur Dina yang mungil membuat dina Mariana menjadi artis yang paling ABG, bahkan saya pun pangling ! (hampir tidak mengenali).
Lagu yang dibawakan adalah lagu Hits-nya Dina Ingat kamu yang kemudian 'mungkin' menjadi ispirasi bagi 2 penyanyi atau pencipa lagu lainya.
Simak Evie tamala " Mau makan teringat bayang mu . .mau tidur teringat bayangmu . . ." atau Maia Ahmad " Aku mau tidur aku ingat kamu . . . ."
Dan lagu Dina " aku mau makan ingat kamu . . .aku mau tidur ingat kamu . .aku mau sekolah ingat kamu . . ." Yaah begitulah lagu. Tapi Dina memang mempunyai ciri tersendiri, centil, kenes dan genit, suaranya dan senyumnya seperti dulu , bagus.

Dian Piscesha - Kau Segalanya Bagiku, Betharia Sonata hati yang luka





















Ya seperti ini Dian saya foto pas keluar dari make up room, masih seperti dulu kan?
Dian tampil di urutan ke 9 dari seluruh deretan lagu, yang pertama adalah hits 2 juta copy "kau Segalanya Bagiku" ciptaan master Pancee Pondaag , "Walau bibir ini diam . .namun sejujurnya ku akui . . Kau segalanya . .tempat kusandarkan bejuta pengharapan ". Waduh lagu ini mantep banget apalagi musiknya pas sekali rasanya benar benar gak rugi bayar ticket, bahkan saya salu sama panitianya ( MIC top banget !)
Dian sempat turin dari panggung dan mendeklati Pance Pondaag di kursi rodanya, saat itu pance berpakai jas seraya tangannya selalu menutupi mulutnya yang terserang stroke. Dian bilang 'inilah guru saya ,penyemangat saya ketika saya kehilangan suara selama 3 bulan, Pance yang bilang' Dian kamu pasti bisa dan kamu pasti dapat menyumbangkan suaramu bagi dunia musik di Indonesia' ( penonton bertepuk riuh dan simpaty pada Pance. Ayo Dian nyanyi terus . .!

Betharia menurut saya yang paling beda saat itu, Suaranya tidak seperti dulu , merintih , tapi sekarang agak lurus, lantang. Dibanding dengan lainnya Betharia paling berubah suaranya. Lagu yang dibawakannya adalah 'Hati Yang luka' dimana Betha minta dipulangkan kepada 'Atau' nama sang ayah dari Betharia, coba perhatikan "pulangkan saja aku pada ibuku atau ayahku " . . .Tapi yang lain dari betha? liat saja penampilannya masih 'oks' banget, pantes Wily Dozan nungguin di loby Hotel . .wong Betha kayak gini orangnya . . .


Ria Resty Fauzi - Sepatu Dari kulit Rusa

Memakai kostum balon - balon seperti tahun 80an, Ria resty fauzi tetap seperti dulu, Meskipun banyak orang yang mungkin sudah tak kenal wajahnya lagi, tapi saya sempat memfoto Ria saat diwawancara oleh crew Metro TV( paling kiri-pose jelek) Suara masih tetap seperti dulu bahkan jogetnyapun seperti dulu di klip lagu ini.

Nia Daniaty - Nyanyi 2 lagu


Neng Nia Daniaty ini membawakan 2 lagu pada konser Melodi kenangan tanggal 28 Feb 2008 yaitu Gelas Gelas Kaca dan Tak Ingin Dimadu.
Tampil untuk kesempatan pertama malam itu, nia membuktikan kehandalan dan suara khasnya, Gelas gelas kaca . .tunjukkan padaku siapakah aku ini . . . .. Dan Benar saya dugaan saya lagu kedua adalah Tak ingin Dimadu (yang syairnya saya post sebelumnya) , saat itu saya minta istri saya untuk terus turut bernyanyi seraya Nia terus tampil di panggung, istri saya bilang' tinggi juga ' ya memang tinggi juga lho suaranya, jadi bukan 'abal -abal' (dialek bekasi untuk' palsu atau jelek) suaranya itu. Nia tampil cantik dan memukau penonton yang terus bernyayi bersamanya dari awal lagu hingga nia keluar pentas.
Nia, Ok banget

Sabtu, 01 Maret 2008

Melodi Kenangan 28 Feb. 2008



Nama Acara : Konser Kangen Melody kenangan
Penyelenggara : MIC
Tempat : Puri Agung Hotel Sahid Jaya - Jakarta 28 Feb.2008 Jam 20 - 23
MC : Helmy yahya dan Mely Zamri Band Pengiring : Audiensi Band ( Dony cs)
Artis Yang tampil : Obbie Mesakh, Nia Daniaty, Dian Piscesha,Iis sugianto, Ari Wibowo, Dedy Dores Ria Resty Fauzi, Ratih Purwasih,Endang S Taurina, Betharia Sonata,Julius Sitanggang, Tomy J Pisa
Artis Pendukung : Edy Silitonga, Beny Panbers, Jayanti Mandasari, Aida Mustafa,Pance pondaag

Puri Agung Hotel Sahid Jaya Jakarta, malam itu menjadi saksi bangkitnya kembali para idola tahun 80an itu. Memang yang semua yang tampil sering dikategorikan sebagai penyanyi'lagu cengeng' tetapi jika anda penyuka lagu kenangan seperti ini saya yakin anda bakal mengakui behawa mereka memang pantas tampil kembali.
Ini memang pantas coba simak , suara mereka masih fresh seperti saya dengar saay saya kelas 3 SMP, IIs sugianto masih cantik dan suaranya masih merintih . .masih kah kau ingat sayang . . . .wuh. Dian piscesha juga begitu manis dan bersuara bersih, Ari wibowo yang tampil khas dengan bareta nya benar benar mengagumkan, Jadi harga yang pantas untuk ticket yang dijual panitia, penonton puas.
Dimulai dengan Sambutan dari Pimpinan MIC (penyelenggara) setelah itu langsung dibuka dengan lagu medley dari Farid Hardja Alm. ( Bani Adam) yaitu ' Romantika diamor . .mengiring asmara kita . . . dan lagu berikutnya ' Papa Alfa Charli Alfa Romeo . . . .menganjakmu kencan diudara . .memang cinta asyik diomana saja walau diangkasa . ., Lagu lagu ini dihiasi dengan para penari yang bergaya juga 80an gaya disco jadul medley ini dinyanyikan oleh personel Audiensi Band dengan hampir mirip suara Farid. Disusul kemudian Nia Daniaty tampil pertama ' Gelas gelas kaca . . . . . .' penonton langsung bertepuk dan suit riuh, rasanya kayak nonton dimana . .gitu?

Full Dinner
Bukan full AC saja tapi full makan malam, jadi kita bisa makan dulu sebelum nonton artis kesayangan kita. Menunya yan menu Sahid Jaya, enak.
Betul betul worthed lah dengan harga tanda masuk yang saya beli bahkan saya menduga pihak penyelenggara rugi pada acara perdana ini.
Untuk VIP, makan malam disediakan di kiri dan kanan Puri Agung ( dalam gedung), untuk Kelas 1 ,Reguler dan Festival, makan disediakan di loby Puri Agung.

Yang Hadir malam itu
Pastinya dari kalangan 80an. Saya banyak melihat pasangan usia sekitar 40an duduk berdua dengan mesra ,mungkin mengenang masa lalu mereka. Tetapi banyak pula pengunjung kalangan muda, sekitar umur 30 tahunan yang meskipun ini bukan musik jaman mereka tetapi banyak diantara mereka yang terus ikut bernyanyi ketika lagu diperdengarkan di panggung. Dari kalangan artis saya lihat Titik Puspa, Edy silitonga, Beny panbers Panjaitan, dan dari kalangan pengusaha saya lihat TP Rahmat.

Ruang Make up artis ada di dekat tempat makan (loby) jadi saya sambil makan mata kemana mana, pas ada artis lewat, simpen piring langsung minta foto, begitu juga pengunjung yang lain yang memang kangen sama wajah wajah mereka.

ZONA 80 METRO TV

Acara baru di metro TV yang ditayangkan tiap hari minggu sekitar jam 10 malam ini adalah berita menggembirakan bagi saya dan anda yang kangen kepada para artis jaman kita SMP atau SMA.
Pembawa acaranya adalah Krisna Purwana san Windy Wulandari, yang satu adalah jadul, windy adalah wakil dari jam sekarang, jadi windy selalu bilang 'Oom' kepada para Artis 80an yang diwawancarainya.
Kemarin pada acara 'Melody kenangan' di Puri Agung Hotel Sahid Jaya Jakarta, Krisna dan Windy mewawancarai hampir semua artis pendukung acara tersebut seperti Tomy J Pisa, Ria Resty Fauzi, Iis Sugiyanto, Obbie Mesakh daln lain lain.

Tayang pertama 02 maret 2008
Hari itu Jam 10 malam, saya tunggu acara ini ditayangkan untuk pertama kalinya.
OK juga, ada Sys NS , Ikang Fauzi ( pake ikat Kepala dan rompi kulit), Dedy Dhukun (yang menurut salah satu crew zona 80 adalah termasuk penggagas acara ini, makanya Dedy Dhukun pasti ada terus tiap episode, sekaligus penasihat spiritual acara ini . .he he . .)

Band Pengiring : KSP Band (Kelompok Suara Parahyangan)
Sudah cukup familiar di kuping saya, lagu top 40's dari dulu megang banget sejak jaman Utha likumahuwa album 4 kali ya?, kalau gak salah.
Untuk tayang ke 2, kebetulan saya ikut shooting nya (tapping?), KSP kompak banget dengan 4 singer yang terdiri dari dua laki laki dan lainnya biduanita. Lagu Irianty erning Praja " Ada Kamu ( coba lihat dimataku dengar dentuman dadaku pasti ada kamu . . ." manis sekali diiringinya juga lagu Vony sumlang " Ratu sejagat" KSP ok banget top!

Tapi akan tetapi . . ., ketika KSP mengiring Iis Sugianto (Jangan kau sakiti hatinya) di tayanganan tanggal 2 maret, menurut saya jadi kurang mengigit, karena lagu Iis di' dekati "dengan agak Jazzy/Fusion dengan chord variasi. Iis pun jadi improve juga ikut agak Jazzy jadi saja lagu enak ini jadi hilang nyawa Rinto Harahap dan Lolypop - nya.

Coba Jika KSP agak Flexibel dan mengiringi Iis seperti Audiensi (Dony) mengiringi Iis di 'Melody kenangan' Wow pasti lebih greget, Bass nya dapet, drum nya jadul dan ringkikan gitar ' Athau (Lolypop)' -nya megang.