Tampilkan postingan dengan label Bunyi sebuah orgen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunyi sebuah orgen. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Agustus 2009

HUT RI di kantor, Technics KN 6500 dan lagu Hayang kawin.

visit: asayagiri.blogspot.com

Jumat kemarin 7 Agustus, di kantor, pembagian piala dan hadiah dari lomba 17 agustusan diramaikan dengan .. biasa . . panggung, kali ini di back up oleh Djarum dan diselenggarakan oleh Koperasi karyawan dan SPSI, serta dimeriahkan oleh artis lokal yang juga mantap.
Tengok, saya baru lihat lagi Technics KN 6500 di panggung yang dipegang Tedy, Keyboard ini adalah termasuk adik jauh dari KN 1400 yang sudah jadi mbah orgen. Seperti diketahui, pabrik orgen merek Technics ini sudah tutup, tetapi para fans fanatik dari orgen ini sangat banyak, terutama di Sumatra. Tidak bisa di bantah lagi dalam kelas orgen tunggal orgen merek ini adalah rajanya dangdut, suara dangdutnya paling mantep dan sangat natural, jika anda tidak terbiasa mendengar ortung(orgen tunggal) dan dia sedang mengeluarkan solo gendang, maka anda akan mencari ,dimana tukang gendangnya, karena sangat natural dan ' Dut banget !", anda bisa temui dut ini mulai si kn 1400, kn 2400 dan seterusnya hingga KN 7000. cumaaaaaa . . . . . .ada cuma nya, di KN 6500 saja yang nota bene diats kelas Yamaha S900 atau Roland E 50 ( yang sekitar 11 jutaan) si KN ini "masih pakai Disket !", bukan USB atau Card . . . . . naaaaaah . . ., jadi si pemain masih harus membawa berkotak kotak disket.

Saya berkhayal, seandainya ada orgen " suaranya Technics - Fasilitas Yamaha - Mudah edit seperti Roland" ini pasti jadi keyboard favorit di dunia !, sayang mereka tampil dengan kekhasan sendiri-sendiri dalam kelasnya.

Dibuka dengan lagu "hayang kawin" (pengin kawin) lagu yang di nyanyikan Kun Kun, Gina membuka acara dengan lengkingan suara 'vox' dari KN 6500. Suara 'vox' KN ini adalah suara paling khas yang susah didapat di Orgen merek lain ( vox di orgen= suara wanita berbunyi 'haaaa' dengan falseto), vox Kn memang mantap manis . . . sekali. suara ini ada di Roland tapi saya sendiri suka mencampurnya dengan suara yang lain, karena vox nya kurang tajam.

Oh ya , minggu kemarin saya 2 kali ke Sukabumi (Jabar), ke sekitar Cidahu dan Cisaat ( berjarak sekitar 40 Km) dari 3 Panggung yang saya dengar atau lihat dari dekat , lagu Hayang kawin selalu tampil di panggung, saya memastikan lagu ini sudah menjadi lagu wajib di panggung seperti waktu lalu lagu Nalangsa dari Anita Kemang. Jumat kemarin juga ternyata dibuka dengan lagu ini . . wow . . . hayang kawin . . hayang kawin . . . isin ku pa RT (malu sama pa RT) . . isin ku pa RW . . . sering ngalelewe cenah ngan boga mobil pewe . . . he he he he .


ini dia . . . .

Hayang Kawin win win win Hayang kawin
Geus teu tahan mang tauntaun bubujangan
Hayang Kawin win win win Hayang kawin
geus teu kuat beurang peuting duh ngajablay

Era ku tatangga eujeung babaturan
loba nu nyeletuk cenah kuring bujangan lapuk
Isin ku pa RT isin ku pa RW
Sering ngalelewe cenah teu payu ka awewe

Hayang Kawin win win win
Hayang kawin euy..

Bapa.. Ema.. Cing pangneangkeun jodo
Kuring embung boga titel jomblo
Ema.. Bapa.. sok pangmilihkeun calon
asal ulah urut ucing garong

keun bae randa ema..
randa bengsrat anyar pegat ema..
Komo parawan ema..
So pasti paten
Masih disegel masih disegel
gel.. gel.. gel.. gel..

Selasa, 24 Juni 2008

Roland E 50 vs PSR s900 - Sound and style

Sound and Voice
Roland tampaknya tidak mau memusingkan kita dalam soal sound, jadi yang di muat di preset sound adalah sound pilihan Roland. Jika kita buka (ada di menu) maka keluarlah ratusan sound roland yang disembunyikan itu, termasuk suara akessorinya yang tidak ada di PSR S900 seperti suara orang bilang' Bap!, ' One! dst' suara mobil lewat, langkah kaki, kucing, anjing gonggong, anjing gerem, applaus, "Hai !' ,' 'phau!' berbagai suara bel, gamelan dan ANGKLUNG ! realy suara angklung ! (sory ya soalnya saya pernah jadi team angklung saat di SMP 14 Bandung dulu . .1979 tua ya he he . .) dan banyak lagi yang tak diduga, itu adalah suara kumpulan dari Roland jaman dulu. Kita bisa meng'off'kan suara itu lagi jika tak suka dang bingung milih nya. Jadi sound Roland E 50 lebih banyak dari Yamaha PSR S900 menurut saya.
Oh ya, suara drumnya ditambah Indomix 1 s/d 3 , kalau di PSR seperti arabic lah, tapi di Roland ada yang agak 'duut' yaitu Indomix2.
Style (musik pengiring)
Sangat berbeda, Roland adalah hampir segaya dengan Korg dan Technics, Yamaha beda sendiri. di PSR, aturan style dibuat lebih sederhana dan mudah, jadi tombol dideretkan dari mulai ' Intro 1. 2,3 lalu Variation A,B,C,D dan ending 1,2 dst. sekedar gambaran bagi yang belum biasa, 'Variation atau Main' adalah pendekatan irama, Var I untuk awal lagu, Var 2untuk bait ke 2 (verse), Var 3 untuk penyambung (bridge') dan Var 4 untuk irama Ref. (chorus). Fill in atau 'kocokan' di PSR adalah sama, jika dari bait mau ke ref. maka otomatis drum atau musik akan me'rofel' dan naik ke Ref. begiru juga jika turun, misla dari Ref, mau kembali ke bait pertama maka 'pukulan drum dan musik' akan menggunakan fill-in yang sama jika kita mau naik dari bait 1 langsung ke ref. Jadi jumlah Variasi total = 4, Fill-in 4
Di roland sangat berbeda !,
Roland sepertinya menganggap kita adalah tidak akan puas dengan permainan yang sama setiap Chord, jadi di Roland 'BISA' dibuat berbeda setiap grup chord. Begini,
Chord dibagi 3 grup, yang 'MAJOR', MINOR dan '7th, jadi jenis pengiring bisa kita buat berbeda ketika kita menekan formasi chord berbeda, misal : lagu' Sakit Gigi - Megi Z/ Obbie Mesakh

Alt -1 Dm . . . . . . . . G. . . . . . .C . . . . . . . . . . . .Dm . . . .G . . . . .C
Alt-2 Dm7 . . . . . . . G7 . . . . . . C . . .A7 . . . . . . Dm7 . . . G7 . . . .C
. . . . . Rela rela rela aku relakan . . . . . . . rela re- la rela aku rela

Dengan lagu yang sama chord beda maka irama akan beda, di Roland, jadi musik semakin kaya, memurut saya, apalagi di dangdut, akan sangat terasa perbedaan menekan C dengan C7, di Yamaha musik akan tetap sama meskipun kita memencet chord D,D7, Dmt, DM7 dll sama, di Roland tidak. Jadi di roland ada berapa variasi 'Main' (Va1x 3) + (Var2x3)+ (Var3x3) + (Var4x3) = 12 variasi belum fill -in nya.

Di Yamaha, jika kita mau naik dari Variasi 1 ke Variasi2 maka 'ropelan'atau 'kocokan'nya sama dengan jika kita mau turun dari Var2 ke Var1, di Roland malah bukan disebut Fill-in tapi disebut fill-up dan fill-down, ini dia jadi kita lebih bisa ber kreasi banyak.
Jadi jika kita mau naik dari bait 1 ke ref maka yang bunyi adalah fill-up dan jika sebaliknya maka akan bunyi suara fill-down nya, beda. Jadi jumlah fill in di Yamaha PSR s900 adalah = 4, di Roland adalah :
(fill-up1x3) +(fill-dwn1 x3) . . . . . . . . . . . = 18 fill in ! gile . . . di Yamah hanya ada 4 saja, cukup sih, banyak-banyak mumet juga pake nya, dan bikinnya. Ok ,nanti saya ceritain lagi deh, ya, mudah2 an manfaat ya.

Senin, 23 Juni 2008

Roland E50 vs S900 - Suara

Kesimpulannya begini, Roland E50 lebih alami Yamaha Lebih Digital, suaranya.
Suara string > Yamaha : Srinnnnng . . . . . x Roland = Sremmf . .
Suara Piano > Yamaha : Tinnnng . . . x Roland = Ting !
Suara Drum > Yamaha : Stak ! . . .. . x Roland = Jtak!
Jadi bagi yang belum biasa dengar orgen, suara Yamaha (only) akan lebih menarik, maksudnya tanpa sound system ya, saya pake Yamaha sudah sekitar 7 tahunan lah, ganti ganti type.
Jika kita main PSR s900 di ruangan tanpa bantuan alat lain, misalnya ruang ukuran 6 x 6m lah, Menurut saya Yamaha akan kedengaran lebih enak lebih mantaff . . dan si Roland lebih tidak enak, tetapi jika sudah dibantu alat lain misalnya cuk sebut saja merek Blazer lah (cube, speaker aktif dg equalizer) maka keadaan terbalik, suara piano yang enak si Yamaha akan jadi jelek di cube tadi, suara pengiring, style, jadi tipis (cemplang (jw), cawerang (sd)), Nah si Roland jika di bantu cube malah semakin menjadi, suara piano tetap bening dan style jadi menghentak kencang, dengan volume yang sama, jauh.
Nah, jika anda tahu intro lagu 'Tul Jaenak- Koesplus", suara Natural pianonya sama dengan suara si Roland itu, jernih. jika di Yamaha, kayaknya dekat dengan sura ' Octav Piano2'
Coba simak drum Red Hot chili pepper atau drumnya Netral, di Roland akan cepat kita dapatkan hentakannya. atau suara bass nya, juga bisa cepat kita dapat di Roland.
Suara Yamaha jika dipencet agak lama jadi 'mengayun' over vibra gitu, coba deh, di Roland lebih stabil. Silakan baca ulasan pak Tjandra di milis, kayaknya saya jadi sefaham dengan dia tentang suara ini.
Jadi, jika anda lebih sering memakai orgen di rumah tanpa cube, enak Yamaha jelas, tapi untuk l;ebih kenceng lagi pasti enak Roland. Saya sekarang main si Roland ini selalu pake cube, ya merek blazer itu, cuma yang kb 400, harganya sekitar 700ribuan. Waktu main Yamaha, cube ini nganggur, hanya dipakai jika ada pengajian istri saya di rumah. tapi sekarang jadi hidup si cube ini tiap hari saya forsir untuk mengeluarkan suara tendangan drum dan cabikan gitar, seperti asli, seperti ada teman yang main gitar dan main orgen di dekat kita. Dulu Sering juga sih jika nyanyi bareng bapak-bapak di rumah saya pake 'behringer KB 3000' tetep kurang maksimal juga dengan Yamaha ( harus pake cube merek Peavey soalnya he he . )
Bagaimana dengan yang lain ?, wow jangan tanya, Technics (panasonic) tanpa cube jelek, pakai cube jadi paling buagusss, dia jagonya dangdut, paling real suara dangdutnya menurut saya. Korg ? menurut saya terlalu nge- dhug ! suara kendangnya, tapi Korg ini paling kencang tendangannya meskipun tanpa cube, suara pianonya real.
Cuma e cuma . . . . mereka semua kalah fitur tambahan oleh Yamaha . . .gitu. Tapi . . . menurut saya di lihat dari buku panduan 'user manual', Roland lebih menganggap kita dewasa dan lebih menjelaskan dengan detail tentang keanggihan2 tersembunyi dari si Roland ini, silakan down load user manual (ebook-nya) di situs mereka.
Dan ternyata benar, edit style di roland lebih mudah dari pada di Yamaha, saya akan uraikan nanti.

Sabtu, 19 Januari 2008

Seperti apa BUNYI ORGEN ?

Good . . ., good . . ., good,
Enak . . enak dan . . enak ( kayak Hety Koes Endang di Super mama)

Jaman dulu, ketika semua masih komplit live, dangdut komplit (band) , Pop daerah juga pake band, pop sunda dengan band komplit, Campur sari pake band, hampir tidak terbayang juga bahwa sekarang bisa seperti ini. Meskipun orgen tunggal dangdut lebih sip dengan tambahan suling, kendang rampak(sunda) dan lead gitar (melody).

Dulu saya pernah nonton Ag nes mon ica (masih kecil dan agak kurus) di suatu acara launching diiringi kak Nunu ( kukuruyuk), Waw!, rame banget !, festive! mirip band komplit plit sepeti panggung Audiensi band.
Sekitar tahun 1984-85, Elfa secioria manggung di Malang-Jawa timur, iklannya di radio adalah " saksikan ! penampilan Elfa memainkan alat musik/ keyboard sorang diri tapi suaranya seperti 8 orang yang main band, memang iya rame dan enak, dan memang karena elfa juga sih yang jago buanget.

Lalu tahun 2005, saya nonton Idang Rasydi duet dengan Beny Likumahuwa (ya orgen tunggal juga) di suatu acara di Jakarta (kebetulan saya sempat diiringi satu lagu oleh maestro ini he he.), Wow ! beda banget , bagus dan nendang banget !, padahal idang pake PSR 1500, coba . Ya, tidak salah , soud system yang pro sangat mendukung beliau beliau yang gape ini.

Coba deh nonton agak lama saat kondangan (bukan kondangin-abis kondangan masuk angin) sambil lihat orgen nya lihat si player, nikmati penyanyinya, suling nya kendangnya, melody nya . . asyik . . mantap.

Jadi, suara orgen ini bisa bagus juga, mewakili band atau grup dangdut.
Tapi . . . Jika kita terbiasa nonton Band Life atau dangdut komplit life . . . maka akan sangat terasa bedanya, tendangan drum nya (1 drum saja bisa pake 4 mik)., jeritan gitarnya beda lah.

Gimana, udahlah enak enak, ayo main orgen