Tampilkan postingan dengan label Transpose. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transpose. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Oktober 2008

Hey . .gunakan 'octave' nya . . . .





Yeah ! . . he he he he
Belajar lagi . . . bapa, ibu . .

Octave . . . ya . . oktaf , ada dalam orgen tapi banyak yang jarang memfungsikannya atau bahkan tak perenah menggunakan kehebatannya.
Oktaf ya oktaf, 1 oktaf adalah satu deret dari C ke C, dari C1 ke C2, dari C2 ke C3 , ya itu dia oktaf. Tapi yang saya maksudkan disini adalah.

" menarik atau menggereser 'secara maya' tapi nyata posisi Note (ingat white note?) atau tuts sebanyak satu oktaf atau 7 note kemanapun, turun taua naik"

Lho kenapa ditarik dan digeser ?
Begini,
Kalau kita main orgen (yang baru belajar seperti saya) agar mudah mainnya kita jarang memainkan lagu dengan awalan chord yang bukan C, kenapa ?, jika kita main di E di F atau di Bb . . maka kesananya akan bertemu dengan banyak BLACK NOTE ! tombol hitam ! lho kok takut amat sih, susah tau !, menekan tombolhitam lebih susah dari pada tombol putih eh . . . mekekan black note lebih sudah daripada menekan white note !.

Naaahh, karena alasan ituu . . . .sering kita gunakan bantuan Transpose itu . . .jadi semua lagu mayor kita mainkan di . . C he he he he atau . . semua lagu minor dimulai dengan Am . . . . he he gitu . . . biar gampang . .

cuma . . . ini cuma . . .
Dengan menarik atau menggeser atau mentranspose akan mengakibatkan nada bergeser pula . . .
Contoh :
Lagunya dimulai di G (suara laki laki biasanya), tapi kita malas atau nggak bisa main di G atau nggak biasa main di G maka kita GAMPANGIN aja dengan tetap main di C tapi nada ada di G . . . nah caranya adalah kan dengan transpose . . .

Transpose dio balas dengan Octave
Jadi . . . .
Memang transpose itu penggeseran atau transposisi tangan kiri cuma jangan salah, semua kegeret atau kebawa, lihat gambar di atas jika lagu asli mainnya di G dan kita ingin memainkannya di C maka caranya adalah dengan mentranspose minus 5 ( -5) sehingga suara akan di G tapi tangan kiri tetap di C, akibatnya . . . suara tangan kanan atau melody akan tergeser ke kiri atau menurun sehingga melody (tangan kanan) bernada lebih rendah . . .kalau di gitar suara senar jadi nomer 3 ke atas . .

Bagaimana agar stabil lagi, atau agar kita mendapatkansuara lebih tinggi ?,
Naaah . . kita naikkan dengan upper oktaf . . . naikkin nadanya . . .kompensasi dengan oktaf plus . . .sehingga kebalikannya . . .
jika kita melakukan Transpose plus, atau menggeser ke kanan, seperti lagu di E kita tetap main di C maka artinya kita mentranspose +4 ( C > C#, D, D#, E = +4 , atau 4 langkah ke kanan). Akibat penggeseran ini suara melody , untuk untuk tangan kanan jadi naik, nada jadi meninggi dan terkadang jadi kurang enak suaranya, kalau di gitar seperti senar 1 dan 2 di daerah kanan (dekat body) padahal yang dibutuhkan suara senar 3 ke atas, maka kita perlu menurunkan oktaf.
Caranya ?
Pencet oktaf ke minus. Misalnya lagu Tenda Biru, lagu asli misal di Gm tapi kita ingin main di Am ,artinya kita mentranspose -2 ( Am > G#m, Gm = -2), nah jika keadaannya seperti ini, Intro lagu , Interlude dan Ending lagu pakai melodi dengan suara " Solid Guitar" maka kayaknya di oktaf lagi, nada gitar sudah rendah, jadi octave =0, tetapi jika kita masih ingin menurunkan supa lebih terdengat berat melodinya maka kita oktaf -1 . . .coba deh . . .

coba-coba aja terus . . .
Di YAMAHA, dalam hal tombol Transpose lebih enak, sekali pencet, plus atau minus langsung dapat, cuma . . . tombol transpose ada di kiri . . . coba . . jadi agak kagok jika lagu dengan jalan kita transpose, tombol oktaf justru sudah di kanan lihat gambar . . coba kalau di bali Oktaf di kiri transpose di kanan lebih cocok ( emang manusia . . . kapan puasnya . . .)

Di ROLAND tombol transpose ada di Kanan. . lebih bagus menurut saya, cuma harus dua kali pencet. tombol Oktaf ada di tengah atau di layar sentuh . . .

aduu, kepanjangan , sudah sudah . . .

Minggu, 23 Maret 2008

Fungsi Transpose dalam orgen/ Keyboard - Memudahkan dan menyemangati,(dalam gitar = CAPO)

Haloo . . . . .biasa . .kita belajar bersama lagi . . . .iyya , ini hanya untuk bapak bapak dan ibu yang sedang belajar orgen bukan untuk para jago keyboard dan suhu (lagian gak mungkin mereka baca ini ha ha ha . .). ::foto :tgxpromo.com::
Sodara - sodara, di setiap orgen atau keyboard (yang standard-lah) selalu tersedia tombol transpose, itu lho yang fungsinya menaikan dan menurunkan posisi seluruh 'tone'.
Kalau anda biasa main gitar akustik, nah CAPO atau alat jepit senar yang dipasang di gagang gitar untuk memudahkan kita naik (dalam gitar), jadi jika si 'capo' kita jepitkan di 'fret' ke-2 atau maju ke kanan 2 plong maka jika kita memegang chord(grip) C maka bunyinya adalah D.
Di dalam orgen itu sangat mudah, bukan di jepit lagi , kita tinggal tekan tanda + dan (-) saja, Sehingga jika kita posisiskan transpose di angka 2 maka ketika kita menekan chord C, sebenarnya kita sedang membunyikan chord D, mudah kan ?

Beda pendapat tentang pemakaian fungsi Transpose
Ada yang berpendapat, jika kita sering menggunakan fungsi ini maka kita akan 'terlena' , gak akan bisa-bisa belajar orgennya, karena katanya kita hanya akan terus main di chord C, maksudnya semua lagu yang ber-chord major kita selalu main di C , dan yang ber-chord minor selalu main di chord Am. Iya juga sih . . . . untuk mudahnya bagi para pemula (seperti saya ?) main di C adalah mudah karena dalam melody dan chord jarang menekan tombol yang hitam, jadi enak . . mudah . . . .
Tetapi, jika kita yang sedang belajar ini harus bermain seperti para pengiring di TV , siapa pun itu misalnya Dian HP, Andre , Purwa dan lainnya ya pusing lah . .




Tapi, saya lebih berpendapat begini.
Kita yang sedang belajar harus mendapat semangat dari kebisaan kita menyanyikan banyak lagu dengan mudah, bukan dengan susah payah, kita yang sedang belajar harus 'dapet enaknya' dulu biar semangat, coba misalnya jika bapak-bapak belajar orgen dan ketika ingin mempelajari lagu "pilu' dari Panbers harus mulai dengan chord 'Bb atau Bes" dimana suara itu paling pas di suaranya Beny ( lihat posting saya tentang Beny ini ). wik ! ? hape deh . . . . ( cepe deh . . .)
Jadi . . . kalau memanng mau begitu . . . transpose saja
tekan tombol transpose ke -2( minus 2), lalu anda main di C , jadi deh anda mengiringi Beny panjaitan di chord Bb atau Bes !.
Nah nanti . . . . nanti jika kita sudah lebih familiar dengan orgen ini , baru kita coba main di chord aslinya, seperti si artis mainkan, buktinya saya sudah (agak he . .he . .) bisa, nonton acara TV, misalnya celeb concert Indosiar, orgen dalam posisi on, main orgen , ikuti lagu lagu mereka bisa juga , bisa !
Saat acara, star comet, Emilia contesa bilang : "coba mbak dian (HP) turun satu, kita juga ikuti turun satu, maksudnya kalau main di D turun jadi C.

Ambil contoh seperti ini, lagu bengawan solo misalnya, karena di kaset si penyanyi menyanyikannya di chord 'D' maka kita juga harus main di chord D !, nggak lah. Di gitar bisa memakai capo, majukan capo dua fret ke arah lubang gitar, pasang jari di posisi C, jadi deh itu chord D. Dalam orgen lebih mudah lagi, tekan tombol transpose ke +2 (dua plus) lalu tetap jari di posisi chord C, jadi deh suara yang bunyi di D.

Ada seorang teman ( Benny, dimaka kau !) yang beberapa tahun turut bermain dalam sebuah grup band asal Philipina berkeliling Asia, kata dia , itu grup benar benar sangat kaku, bahkan kata dia banyak sekali grup Philipina begitu. Kalau Michael Jackson main di F# misalnya maka grup itu harus sama main di chord itu atau kalau Mariah Carey man di C# maka band main di situ juga, gilanya yang nyumbang (khusus) harus sama di situ juga . . .Iyyaaaaaa sih bener tapi yaaa gimana gitu. Ya, tapi gitu kali ya kalau band profesional.

Contoh saja ya : bengawan solo di C
G7 . . . . . . . . . . .(C -C7-F) . . . . . . . . .G7 . C
- - Bengawan solo - - - - - - riwayatmu ini

. . . . .A7 . . . . . . . Dm . . . . . . G7 . . . . . . . . C
sedari - - - - - dulu jadi perhatian insani

jadi kalau kita harus main di D, susunan chord akan menjadi

A . . . . . . . . . . . . . (D-D7-G) . . . . . . . . . . . .A7 . .D
. . . . . .B7 . . . . . . . . . . Em . . . . . .A7 . . . . . . . . . .D

Dan seterusnya.

Sebuah kasus Orgen Tunggal-OT
(kasus paling aneh yang saya temui di Per-OT-an)
Saya menghadiri sebuah resepsi pernikahan di bekasi, Saya setengah dipaksa oleh panitia diminta nyumbang lagu, padahal sedang kurang mood, karena sepertinya grup OT ini 'sangat terbatas'. Akhirnya saya naik panggung,
" mas lagu ona sutra " kata saya
" aduh maaf mas nggak ada yang hapal" jawab si pemain.
" Begadang deh dari Oma Irama " kata saya
" aduh gak ada style nya" jawab si pemain . Dalam hati saya 'Ok deh'
" sakit gigi " kata saya " oh ya , dari pada sakit hati, lebih baik sakit . ." seru si pemain

Jreng ! orgen mulai, saya merasa chord terlalu tinggi, " sory mas , terlalu tinggi, turunin deh " kata saya ,
" waduh mas , biasanya disini mas " sergah si pemain
" Transpos aja " kata saya
" Maaf mas saya gak biasa transpose " , gak biasa ?, oh my God ! dalam hati saya . .
" Ok deh saat ini batal dulu mas, ntar saya cari lagu lagi " Kata saya . . .Tidak jadi nyanyi !. Teman dan tetangga pada bertanya, kenapa tidak jadi nyanyi, saya bilang saya cari lagu dulu yang lain, sambil pamitan pulang, istri saya, yang tidak bisa orgen berkomentar " berani sekali orang itu manggung" (mudah mudahan lancar dia main dan si' sohibul hajat'/ yang punya hajat tetap puas dengan penampilannya).

Posisi tombol Transpose dalam sebuah Orgen/ keyboard
Banyak yang berpendapat, termasuk saya yang setuju bahwa tombol transpose sebaiknya di sebelah kanan (untuk tangan kanan), karena anda bisa lihat tombol ini tertancap di sebelah kiri.
Kekurangannya adalah :
Karena transpose juga gunakan di tengah lagu, misalnya saat 'over tune' maka, jika tombol itu ada di kiri, ketika mau over tune tangan kiri harus lepas dari tuts untuk menekannya, akhirnya ;agu terganggu. agar hal itu tak terjadi biasanya tangan kanan' nyebrang ke kiri ', kalau orang yang biasa main melihat kita, jadi agak aneh juga, tangan kiri' nancep' tangan kanan 'nyilang'

Jadi, alangkah indahnya jika tombol ini berada si bagian kanan orgen agak dekat dengan tuts orgen kita. Coba cari orgen mana yang tombol transpose nya sudah di kanan.