Tampilkan postingan dengan label Bekas Pacar-pacar saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bekas Pacar-pacar saya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Januari 2010

Pilihan hobi orang dewasa ?, bermain Keyboard atau piano salah satunya.

MY ORIGIN BLOG asayagiri.blogspot.com
 
Bingung untuk menggali diri setelah dewasa?, setelah pensiun? mungkin main keyboard atau piano adalah pilihan anda.



Ada yang mulai belajar memelihara burung (burung berkicau) ada yang mulai memelihara ayam (ayam pelung = ayam yg bagus kokoknya) ada yang berkebun anggrek dan bunga lain, bonsai, ada juga yang memelihara ikan di akuarium atau ikan Koi di kolam depan rumah.
Semua perlu modal
memang ada yang  tak memerlukan modal ?. Minimal modal anda adalah kemauan,kepatuhan pada guru dan . yang satu ini yang paling jarang dimiliki oleh murid, ketabahan.
Lho ? kok begitu ?
Murid, si pembelajar rontok karena frustrasi, malas dan bosan. Tidak tabah tidak konsisten ajeg istiqomah dalam menekuni berbagai hal, tiru dong saya meskipun cuma segini tetep nulis di blog ini he he he he . .
Ikan koi perlu dibeli, dari yang 40 ribu, 400 ribu se ekor, ayam pelung perlu dipelihara dan diberi kandang yang bagus, ayam dibawa dari Cianjur (pusat ayam pelung Jawa Barat) dibeli dengan cukup mahal perlu modal, akuarium dibeli dari jalan Pamekasan, Jakarta, tempat disiapkan airnya sengaja air dari laut kidul (selatan Jawa) wuuah . . . top banget, tapi kembali semua harus dipelihara, semua pelu modal.
Keyboard ?
Iya dong, juga perlu modal.
Harga Keyboard untuk belajar ada yang 2,5 juta, mungkin sama harganya dengan akuarium plus isinya , mungkin sama dengan beberapa tanaman anggrek, atau beberapa bakalan bonsai, atau harga ayam pelung yang sudah jadi. tapi kembali mereka perlu perawatan.
Keyboard ?, piano ?, hampir tak perlu perawatan, cuma diri kita saja yang perlu dirawat he he he, bukan di rumah sakit maksudnya, tapi dirawat agar sehat dan bersemangat gitu pak.

Ingat, orang dewasa belajar keyboard , orgen bukan untuk kompetisi.
Maksudnya ?
Iya, nggak perlu ngoyo (jawa: terlalu berlebihan), dibawa santai saja.
Jadi gimana ?
Iya, untuk pertama kali, untuk awal awal, cukup 15 menit saja ( kayak bayi he he he), biar tidak frustrasi, merasa gagal, gak bisa bisa. Lalu lakukan sambil momong cucu, momong anak, possible lah. Sangat memungkinkan belajar dengan buku, dengan jarak jauh dari situs situs yang sangat banyak tersedia, dengan membeli VCD tutorial yang hanya 20 ribu rupiah per keping !, lalu  tanya tanya teman atau yaaa, bapak ibu lebih  tahu.

Apa yang membuat permulaan tidak enak ?
Kalau di piano adalah kursi.
lho? kok ?
Oleh para guru disarankan, kursi untuk kita duduk belajar piano harus cukup tingginya.
Kenapa?, agar bahu anda menggantung dengan bebas, tidak capek, agar comfort lah, biar pelajaran dan semangatnya terus mengair.Jadi, kursi harus menyesuaikan Piano he he he he . . .
Keyboard ?
Lebih mudah lagi, kerena . . .  dudukan keyboard lah yang menyesuaikan kursi anda . . . Ok . .itulah kelebihan keyboard. Stand keyboarlah yang anda setel agar dudukan enak, bahu menggantung dengan leluasa sehingga itu jari yang paling sulit diajar, yaitu si kelingking juga bisa anda fungsikan, ee betul ini?!

Jadi?, inilah saran saya, belajar orgen adalah salah satu pilihan bapak dan ibu juga, dan mungkin ini menjadi ispirasi, bahkan menjadi awal bagi tumbuhnya semangat bermusik untuk anak cucu, sodara, aa, teteh he he he ya pak . . bu . .. OK deh , selamat memilih.
salam orgren :-))
ASG

Selasa, 15 Juli 2008

Foto mantan pacar-pacar saya berjajar bersama


Meskipun mantan pacar saya yang pertama telah tiada tetapi suaranya saya masih hafal, bodynya yang selalu saya peluk dulu waktu SMP masih saya rasakan kerasnya, nama dan bentuknya masih terkenang dan terbayang, kenapa ? karena pacar pertama saya itu adalah obat dari orang tua saya agar saya tidak main terlalu lama dan jauh, dulu, 1977, saya sering hilang dari rumah hanya untuk belajar gitar sampai ke rumah teman saya Dani Kusnadi (teman sekelas saya) di Cikaso (beusi) Bandung, dani inilah yang pertama kali mengajarkan gitar kepada saya, saat saya 'diajarin' Dani sudah jago di mata saya ( Thank you banget Dan ! dimana kamu sekarang?). Dia mengajarkan saya dengan gitar mereka Genta buatan Bandung yang terkenal itu. Gitar Arista ini juga yang membuat saya bersemangat membuat grup trio waktu SMP dengan Asep Sobara-gitar (anak SMP 14 ,sekarang di Telkom Divre II Jkt, masih aktif Sebagai Keyboard Player), Juliman-Biola ( anak SMP Pasundan - Bojong Koneng, Sekarang tenggelam di belantara Sadang Serang atau Cigandung, Bandung Katanya he he . ) dan saat itu kami bertiga hanya menyanyikan lagu2 Bimbo, Jadi . .Lagu bimbo yang mellow kami pegang banget. Dengan beraninya kami setelah naik turun panggung di RW-RW kami ( He he he) lalu main di acara Ramadhan ITT (Institut Teknologi Teksil) sepanggung dengan Grup anak yang lebih besar lah SMA dan Mahasiswa yang saat itu sudah ada namanya di Bandung, kami saat itu SMP kelas 2 awal (Pede amat lu . . he he he).
Lho kok nggak 'ngeben'(main band)?, jalur sudah penuh, anak anak kampung saya sudah pada ngeband, dan rata rata menyanyikan lagu Rolling stones (Stunan) atau The Beatles (bitelan) jadi kami Bimboan aja he he he karena tukang nyanyi lagu Bimbo, juga lagu2 dari Kalikausar (Iwan Abdurahman), dan yang paling khas kalau ada panggung band di daerah saya, para penonton pada teriak 'STUN ! STUN ! anj*** !' he he he. ( anj*** teh, ku aing anj*** ! )
Jadi kalo di panggung itu lagunya Jaeger 'enjeh . . .aiiiinjeh . . . .' grup kita yang betiga lagunya lagu dari Kalikausar grup, inilah petikan syairnya:
Sejuta kabut turun semalam . . .
mengetuk ngetuk jendela kamarku . . .
meratap melolong lalu menjauh . .
menggoreskan kesan suram padaku . . .
Reff:
Lalu kusibak tirai hatiku . .
ku buka lebar lebar pintu jiwaku

Kuterjuni kabut yang dikaki ku
berbekal matahari yang menyala
yang membara . . . . .aaaaaa . .

(sekarang kalau saya banyangkan, gila, SMP kelas 2 gue nyanyi gituan . . dalem banget . . .) betul deh kang Iwan (abdurahman), saya waktu itu sangat menyukai lagu2 ciptaan anda seperti . .
Ini kisah tentang sekuntum bunga . . .
Terputih dari yang putih . . .
Yang daunnya hijau di musim kering . . adduuuuuu ini lagu muantp banget, dalem

OK ,Baiklah saya kenalin satu persatu.
Pacar pertama (P1) sejak tahun 1978 - 1982
Merek : Arista. Buatan : Bandung , dibeli di : Toko Terang, sebelahnya BNI Cicadas Bandung, Harga : RP.8.500 ( delapan ribu limaratus rupiah) , Dijual : Rp.15.000,- (lima belas ribu rupiah).
Sifat : Suara nya keras, kayu handle lunak jadi di antara fret sampai 'dekok'

Pacar kedua (P2) sejak tahun 1982 - Sekarang
Merek : Toyo. Buatan : Taiwan , dibeli di : Toko Empire Music Jl. Asia Afrika -prapatan Lima, dekat Biro Iklan Pikiran Rakyat Bandung, Harga : RP.45.000 (empat puluh lima ribu rupiah) , Dijual : ?
Sifat : Suara nya Bagus, kayu body dan bagus, paling banyak menemani saya muterin pulau Jawa.

Pacar ke tiga (P3) sejak tahun 1999 - Sekarang
Merek : Yamaha. Buatan : Ds.Pasir Angin Cileungsi, Bogor (PT Rekans) , dibeli di : Cileungsi, Bogor, Harga : RP.135.000 ( seratus tigalima ribu) Dijual : ?
Sifat : Suara nya standar, waktu barunya enak , sekarang agak nggak enak.

Pacar ke empat (P4) sejak tahun 2000 - Sekarang
Merek : Ariana /Samick Semi Electric dengan monitor. Buatan : Ds.Kalapa Nunggal, Cileungsi Bogor (PT Samick) , dibeli di : Cileungsi Bogor, Harga : RP.700.000 ( Tujuh ratus ribu rupiah)
Sifat : Suara nya cukup baik, electricnya OK, kayu handle dan body standar, Tas Gitar : Samick, sngat standard malah agak sesak.

Pacar ke 5 (P5) sejak tahun 2008 - sekarang ( paling aduhai bodi nya . .)
Merek : Juan Salvador- Modelo 2. Buatan : Spanyol , dibeli di : Belanda ,Sifat : Suara lembut dan reverb nya bagus dibanding gitar saya yang lain, Kayu handle dan body sangat ringan Tas Gitar : Merek Gewa, bagus sekali, tebal lembut enak di jinjing dan di bawa di punggung, ada rubber pad di bawah jadi bisa berdiri.

Anak-anak Pacar saya 2001 - Sekarang ( Cak dan Cuk)
Merek : R+. Buatan : Solo , dibeli di : Solo Jawatengah, harga : RP. 85.000 ( delapan puluh lima ribu per pcs) ,
Sifat : Suara nya yang Cak : Pasti Kencang, yang 'Cuk' (ukulele) senarnya harus di modifikasi agar bisa main di keroncong, tapi juga nggak terpakai sama player2 keroncong di 'Jaya Permai karena ada Cuk yang semi electric dan lebih 'Crung !'

Itulah sekilas mengenai pacar2 saya , yang sekarang masih tidur sekamar dengan saya dan suka dibuat mainan oleh anak-anak saya . . .