Tampilkan postingan dengan label Membeli orgen organ keyboard. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membeli orgen organ keyboard. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2009

Yamaha s910 atau Roland E50? . . . . . . . . .lagi . . .

Kenali dulu . . . jangan tergoda body nya saja, kecantikan wajah sekilas . . .teliti iner beautynya . .mana yang paling mantep buat pasangan kita.
Lho? , iyya.
Yamaha dan Roland dua duanya adalah asli jepang, bukan yang satu Italy yang satu Jepang, ini mah bukan cuma satu negara asal tapi satu etnik. Jadi pertimbangannya adalah kebutuhan kita lagi. Butuh apa ?, ada USB? ambil Yamaha, Color layarnya? Ambil Yamaha, Touch screen? ambil roland, Flat bodinya dan silver rata? ambil Yamaha, stylish nggak bosenin bodinya ? ambil Roland . . . lhooo iya.
Tapi bukan itu sih maksud dan tujuannya, bukan, lebih dalam lagi, karakternya, bisikan suaranya, desahan lembutnya, lenguhan erangannya, jeritannya, kesetiaannya . . nggak he he he.

Sudah sangat jelas bapak ibu. Fasilitas kemudahan untuk USB baik untuk rekam suara dan ambil data, pasti yamaha, fasulitas rubah suara kita dengan perubah ada di yamaha, teman yang berbagi style banyak ya Yamaha . .Naah, jika hanya itu yang bapa ibu inginkan ya Ambil Yamaha. Bisa putar Midi, style, bikin style . . .

Naah, apabila bapa ibu terbiasa lihat live . . . acara musik yang hidup . ., ini adanya di Roalnd . . .kalau bapak ibu ingin mudah mengotak atik style (musik pengiring) . . ini adanya di Roland jauh menurut saya jika membandingkan fasilitas ini dengan Yamaha, si Roland lebih mudah dan memfasilitasi. Jadi dengan setelan yang sama, anda masukkan Roland ke cube anda, suaranya akan sangat beda jika si Yamaha yang dicolokkan, si Roland sekilas lebih kasar dan real, justru inilah keunikannya, si Yamaha cenderung lembut halus tersaring . . jadi untuk yg biasa pake roland kayak saya, Yamaha jadi terlalu halus . . .

Kenapa ke otak - atik style ?
Lama kelamaan kita akan bosan dengan koleksi style kita, lama kelamaan mungkin akan timbul keinginan kita untuk bisa bikin style sendiri, minimal mengedit style orang atau mengedit style bawaan si orgen, dan memang sekarang sudah umum tentang style converter software, alat perubah style dari merek satu ke mereka orgen lainnya, yang hasilnya jelas tidak selalu bagus, bahkan banyak jeleknya, jadi kalau kita mengkonvert style merek A ke merek B, hasil convertan itu harus di otak atik lagi . . . . harus di poles lagi .. biar sesuai dengan kemauan kita , kalau nggak kita otak-atik, kita poles maka hasilnya, waduuh payah.. naaaah . . . si Roland inilah yang memberikan kemudahan itu . . .begitu bapak ibu ( sory lagi ya, sy belum banyak tahu tentang Korg/ Pa50-sekelas yg sy bicarakab ini).

Jadi ? ya kalau cuma mau main gampang, bisa rekam, layar warna, ambil Yamaha . . .
kalau mau nerusin kesononya . . . layar sentuh ,suara nendang natural. .otak atik style . . ambil Roland.

he he he (tendensius banget ya . . he he he)



Selasa, 28 Juli 2009

Ternyata ini Yamaha baru itu, PSR S910 dan PSR S710 (tahun 2009)




Berita dari SNAMM- summer National Association of Music Merchants, pameran besar pedangang alat music - di musim panas ini - Juli 2009 tanggal 17-19 di Nashville , Tennessee, Amerika

Sudah lama sih di isu kan yamaha akan mengeluarkan adik dari PSR S900, orgen arranger kelas menengah Yamaha sebagai pengganti S900 yang cukup heboh di tahun 2008.
Coba lihat dulu deh tampangnya, lihat, menurut saya sih hanya 'face lift' saja, seperti S900 yang agak mirip dengan Tyros, lihat yang jelas ya, tombol tombol yang dulunya karet hitam di S900 sekarang berubah menjadi putih semua, kelihatan lebih fresh, cuma katanya layar color yang dulunya hanya 5 inch sekarang jadi 7 inch, lebih gede, lebih kelihatan untuk orang tua ! he he he.

Sekilas fungsinya saya baca sama, ada . .
- 16 track sequencer, pembuat midi, ini standar di merek lain juga, yang sekelas (bikin style mah gak usah diomongin, pasti dong)
- Bisa rekam suara kita diiringi S 910 , ini belum ada di merek lain yg sekelas ini.
- USB untuk style dan simpan hasil rekaman nyanyi kita diiringi PSR S910,
- Vocal harmony atau vocoder dimana suara kita (dari mic) bisa dipoles jadi duet, boys band, hingga mickey mouse
- Pemutar MP3, dari USB
- Connection Internet ( kapan pake nya ?, mendingan dari laptop aja).
- Cepat prose seting dan mencari, atau ganti style, meskipun dari USB, ini kelebihan Yamaha juga, di sekelas ini.

apa lagi ya ? . . .

Cuma, karena saya dulu pemakai Yamaha, Mulai, PSR 640, PSR 1000, 2100, 3000 hingga akhirnya S 900, ada sih perbedaan di out put suara, kayaknya lebih kencang setiap naik model, tapi tetap khas yamaha . . soft . . . banget

Kata yang jualnya di Amerika tentang S 710 ( varian bawah dari S 910, gantinya S700) :
"The PSR-S710 represents a significant leap forward in the evolution of the Arranger Workstation keyboard at all price points," said Dane Madsen, Electronic Keyboard Marketing Manager, Yamaha Keyboard Division.
Menurut saya sih enggak lah, nggak terlalu significant , tapi saya belum dengar suaranya, kalau suaranya sama dengan S900 . . ya sama lah, tetap Yamaha yang sejatinya PSR, seperti karakter PSR.

Harganya ?
The PSR-S910 (MSRP: $1,999) and the PSR-S710 (MSRP: $1,399) are expected to ship in October 2009.
( MSRP - manufacturer's suggested Retail Price- perkiraan harga jual dari pembuat, me)

Tapi biasanya memang lebih mahal di Amerika kalau saya perhatikan di PSR S900, mungkin karena dibuat di Cibitung- Bekasi - Jawabarat.
Saya ingin tau juga berapa harga untuk yang baru ini.

OK lah . . ., kita tonton aja, gimana nanti di Indonesia . . .

Senin, 30 Juni 2008

Orgen apa bagi yang baru akan beli pertama kali ?, Yamaha for first buyer

English-Summary :
IMHO. for Roland E 50 new user in Indonesia could be dificult to find some 'nice' style genre : Dangdut ( some Indonesian Pop) but it will become so easy for Yamaha user, find it in harodilia.com. you can see by your self that the style dominated by Yamaha, sure for free, eventhough Roland soundis more natural in this Dangdut.
Therefore again in my opinion, Yamaha is very recomended for first buyer or ' very origin beginer' or for some one who start to learn organ to kill the time, to relax by singing together with relatives at home. The Yamaha function buttons more 'excact' than Roland which more suitable for 'medium' beginer. Asep Sayagiri- Jakarta

Langsung saja, menurut saya Yamaha, ,isal PSR S900 atau , PSR 3000 ( bekas).
Kenapa? , bagi yang baru pertama akan beli harus mendapat yang mudah dan yang pasti -pasti, atau begini, kenapa menurut saya Yamaha Recomended :
1. Mudah pengoperasiannya
2. Tombol-tombol yang pasti-pasti
3.Support khusus untuk jenis musik Indonesia, misalnya Dangdut, Jawa, Sunda dll mudah dang lengkap dan Gratiss, yang penting mudah sekali dicari di pasaran

Roland, Korg, Technics buagus ! tapi bagi bapak dan ibu yang sudah tidak mau pusing pusing lagi cari san cari sini sepertinya ini tidak cocok. sekarang saya punya Roland E 50, termasuk baru di Indonesia, tapi ketika mencari style, misalnya di yang gratis 'harodilia.com' cuma dapet yang kurang bagus menurut saya, tapi kalau style yamaha buktikan saja, buannnyoak dan bagus2, sory ya bukan untuk pemain orgen tunggal dangdut yang pastinya menjagokan Technics.

Di Yamaha tombol start (mulai) , Variantion ( Irama pengiring) dan Ending (akhir lagu) benar benar pasti !, jadi tombol itu di deretkan dari kiri ke kanan, mudah sekali, jadi misalnya jika kita mau mulai nyanyi dengan awalan sederhana saja, misalnya suara drum' dug cek cek . .' ya tekan ' Intro-1', jika akan main dengan awalan musik yang agak panjang ' jreng-gunjreng3 . .' tekan tombol 'Intro 3, mudah sekali. Tapi di Roland tombol Intro nya cuma 1, tombol Endingnya cuma 1 juga, jadi jika kita mau mengakhiri lagu dengan musik yang sederhana ketika kita sedang main di akhir reff maka kita harus menekan 2 tombol ( di Yamaha 1 tombol), tekan tombol 'Ending' lalu ' tombol 1', iya kalau bener mencetnya kalau terburu buru bisa bisa gak kepencet dan lagu terus berjalan.

Kupasan ini jadi seperti tendensius sih jadinya, tapi menurut saya, sekali lagi, bagi bapak ibu yang belum biasa pegang Orgen ya cari yang mudah, tapi untuk kepuasan suara yang lebih Real ! mungkin dapat mempertimbangkan yang lain.

Harga :
Yamaha PSR S900, Rp. 9,3 -10 jt , USB, Ada colokan Mic untuk nyanyi, multi Pad, bisa rekam suara kita langsung USB.
Roland E50, Rp, 9.05 - 9,3 jt, tidak USB, MC Card harus beli lagi 300-500 rb kosong, tidak bisa rekam, tidak ada colokam mic.
Merek lain hampir sama dengan Roland.

Yang dipanggung Orgen : ( Biasanya)
Technics KN 1400, KN 2400, KN2600 : Paling bagus untuk Dangdut, pulen, masih pake Disket, barang tidak diproduksi lagi
Yamaha PSR 2000, 2100, 3000, S900 : Banyak juga untuk Dangdut, tergantung setelan Sound System, Pop bagus
Korg PA 50, PA 80 (jarang) : Cukup banyak juga, dangdut bagus, pop bagus, masih pake disket
Roland : Paling Jarang di panggung Orgen tunggal, banyak di Band seperti Korg.

Minggu, 15 Juni 2008

Yamaha PSR S900, dipemdem kali . . . .

Sampai hari Sabtu di beberapa tempat belum tersedia, ketika ditanyakan ke Yamaha Pusat di gatot subroto Jakarta, ternyata show room telah pindah ke Pacific Place di CBD (central business distric ) Sudirman. Saya tanya harganya di sana 9,95 jt wow, 'kalau bapa mau kami akan ambil barangnya di Gatot Subroto' katanya di seberang telefon, he he . . .di Pa Tjandra 9,3 jt garansi juga, di Gita 9,45 jt garansi juga, di sincere 9,65jt di Chick 9,6 jt tapi barang tidak tersedia. Dimana yang tersedia dan ada, di Gramedia Metropolitan Mall Bekasi, sebagai display seharga 10,5 jt. Satu lagi saya coba ke Miracle ada 10,5 jt barang akan diambil dulu 2 jam lagi he he . . . ya itulah sekedar info saat ini di sekitaran Bekasi, Jawa barat.
Roland ada E50 9,3 di chick, 11 jt di label harga Simfony dan di pa Tjandra si jago keyboard 9,2 plus kaki ! wow cuma E60 tidak di stock.

Memang secara kelengkapan fitur, si Yamaha ini paling lengkap dibanding yang lain sekelasnya, saya tidak bicara suara ya. Di Roland E50 USB hanya sebagai carana komunikasi computer, data memakai PCMCIA yang harganya juga bervariasi ada yang memasang 700 rb pr buah ada yang memasang harha 500 rb plus style puls pelajaran bikin style , ya itu di pa Tjandra VW music Jakarta.
Di PSR 900, USB sebagai standar, bisa merekam suara dan lagu kita, ada multi pad PAD, layar color, ada colokan mic pokoknya membuat mudah. Tapi kalau soal model body, saya cenderung suka modelnya Roland E series terbaru, warnanya cream, speaker nya stylish bentuknya seperti lebih kokoh dan dibagian belakang, di bagian fungsi input dan out put berwarna hitam , terkesan kokoh.

Ya, itulah situasi yang saya temui kemarin di sekitaran bekasi, semoga ada manfaatnya.

Jumat, 13 Juni 2008

Yamaha PSR s900 lagi jarang, barang kosong ( Tahun 2008)

Rabu, 2008 Juni 11


Benar benar surprise 2 minggu ini, beberapa teman mencari Yamaha PSR s900 di tempat yang biasa ternyata kosong ! termasuk di VW musik tokonya pa Tjandra di Harco mangga dua Jakarta. Saya tanya di toko lain harganya masih 9,65 juta bahkan salah satu toko di Giant Bekasi ketika saya tawar 9,4 menjawab " dari Yamahanya segitu pak" seperti menjawab ke anak SD saja, saya tertawa dan langsung pergi, padahal saya benar benar nyari itu barang untuk teman saya, dan saya bawa cash nya. Di Pa Tjandra saya dapat harga 9,3 jt , oke banget tapi barang tidak ada !, baru nanti tanggal 10 Juni katanya.
Akhirnya hari sabtu sore kemarin saya dapat satu unit dengan agak susah juga dari Gita Musik di bekasi dengan harga 9,45 Jt, yaa ini rezeki teman saya lah. Tadi siang VW musik SMS saya 'pak ada barang nih tinggal 1 unit ' saya jawab nanti sebentar saya lagi mikir beli s900 lagi atau roland E50 yang harganya lebih murah 200 ribu. Saya email pa Tjandra agar dia menjelaskan kembali kelebihan E50 kemudian saya jawab dengan pertanyaan tambahan dan info bahwa barang akan saya ambil sabtu pagi. Sore barusan ini pa Tjandra VW musik email lagi 'sory pak barangnya sudah diambil toko sebelah, 10 unit yang saya terima tidak sempat terjual ke konsumen tapi ke toko lagi, minggu depan baru ada '.
He he he . . . sudah . . sudah ndak pa pa . . . .coba saya kontak yang lain . . memang katanya harga Yamaha mau naik 10 persenan karena dampak minyak ini. Coba deh pembaca bandingkan harganya , jika mau beli Orgen, boleh juga kontak ke toko yang saya sebut tadi, harganya lebih murah dan penjelasannya memadai.

Senin, 2008 Juni 02


Menyanyi langsung direkam di orgen bisa ?

Bisa !
Hanya saat ini yang saya tahu hanya bisa dengan orgen Yamaga PSR s900. Jadi caranya sangat sederhana yaitu, siapkan USB atau Flash disk untuk menyimpan hasil rekam, siapkan 'mic' yang cukup baik, tes sudah, siap !.
Jika di total harganya adalah, Flas disk yang 1 Giga Bite sekitar 70 ribu, mic yang cukup baik sekitar 500 ribu dan orgen PSR s900 sekitar 9,3 juta ! he he he . . . . . itu yang mahal orgennya ya.
Memang sangat mudah dan hasilnya cukuplah bagi kita untuk iseng coba saja langkah seperti ini.
1. Colokkan mic, kemudian USB pada lubangnya di orgen
2. Nyalakan Orgen, pencet tobol 'audition' lalu start main orgen dan nyanyi
3. Ketika selesai pencet stop, otomatis lagu dan permainan kita langsung terrekam
4. Test, setel di orgen, wuiyy ok juga.
5. Kemudian copy file tadi ke komputer (PC) atau laptop, rubah file 'wav'nya menjadi ' MP3
6. Masukkan atau copy file hasil rekam ke Hand Phone , kaset atau CD dan
kapanpun kita mau dengar suara kita, istri atau anak tinggal setel, di HP, mobil atau di CD player pasti asyik .