Tampilkan postingan dengan label Style orgen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Style orgen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Januari 2009

Carilah style sampai ke negeri Denmark . . .sebab di negeri China nggak ada . .

He he he . . . itu bukan hadis bukan kiasan . .tapi memang harus begitu.
Lho nyari style atau nyari song ? (midi), saya sendiri hampir dikatakan tak pernah memutar song ataui midi itu di orgen saya, jadi kalau saya test orgen saat akan dipakai nyanyi bersama misalnya, (check sound) saya pakai 'demo' nya saja . . .habis itu coba nyanyi, itu saja.

Agak disayangkan memang bagi pemilik orgen selain Yamaha, hampir bisa disebut bahwa tidak ada situs yang mengklaim dirinya sebagai situs tidak resmi dari merek tertentu selain situs pak Jorgen Sorensen (Denmark) ini, dia menyebutnya sebagai situs tidak resmi dari Yamaha, memang pantas, dan dia sendiri mengelola situs ini sudah belasan tahun. Meskipun ada di situsnya Others Brand , yaitu link ke situs Orgen merek lain selain Yamaha , tapi yaa, tak selengkap Yamaha lah.
Silakan coba bagi yang belum :

jososoft.dk ,

Naah, untuk pemilik Yamaha, dari yang jadul sampai sekarang ada di sini, tapi merek lain seperti Rolad , Korg, Technics, Ketron, Solton, Wersi juga ada.
Cuma . . . . Jangan harap ada dangdut, campur sari, sunda . . . ndak ada mas . . . adanya pop doang, ya terimakasih dong, gratiss, meskipun juga dia link kan ke yang berbayar.
Jadi ?, ya coba dong, style Turki, Arab ,Brazil, Mexico dll
1. Down load dari situs yang dimaksud
2. Unzip kalau dia di Zip
3. Seleksi, yaitu setel di orgen kita, buang yang diperlukan, sebab banyak style yang jauuh sekali dari selera kita bahkan aneh ketukannya, aneh iramanya, terlalu cepat dll.
4. Rename, kita beri nama yang cocok untuk lagu apa ?, meskipun banyak style yang sudah dinamai sesuai lagunya, terutama lagu pop barat ( style song barat) banyak sekali.
5. Nambah deh koleksi style kita . .
Tapi yaa, jangan keasyikan mengkoleksi, bisa bisa pusing sendiri karena kebanyakan tapi yang bisa dipakai langsung paling cuma berapa yang cocok untuk lagu pop indonesia, karena kayaknya banyak yang hampir sama,
Akhirnya, kalau senggang 'edit' lah itu style style hasil 'mulung' kita itu . .
selamat mencoba jadi pemulung style,
kalau di Hand phone ada istilah fakir miskol , orang yng terima misscall doang (bukan fakir miskin),
di orgen ada fakir mistail (miss style), yaitu seperti saya mulung style dari mana mana . . xe xe xe xe . .

Rabu, 15 Oktober 2008

Bicara esensi style lagi . . .ternyata 2 bagian style itu . .

:: Untuk Pemula Lagi ::

Ngomongin style lagi. sebagai tambahan wawasan saja . . .dan siapa tahu anda benar benar membawa style dari kampung halaman sebagai oleh oleh mudik he he he . .

Secara tak disadari ternyata memang style atau musik pengirig dalam orgen ini terdiri dari dua divisi atau 2 bagian yaitu:

1. Looped division ( bagian yang berulang)
Bagian style yang terus menerus berulang sebelum perintah pindah diberikan, contohnya Variasi 1 s/d 4 atau MAIN 1 s/d 4 atau Main Variation A s/d D istilah ini tergantung merek orgennya, dinamakan apa bagian itu oleh si pabrikan . Jadi dia akan gunjrang genjreng terus, gitu gitu aja hingga kita perintahkan pindah atau ganti macam.

2. One shot division (yang sekali Jalan)
Jadi bagian ini akan pindah sendiri tanpa diperintah jika tugasnya sudah selesai, apa itu ?, contohnya adalah
INTRO atau musik untuk awal lagu ,
FILL IN atau tanda bagian baru dimulai dalam Roland disebut FILL UP/ DOWN
BREAK henti sejenak (Yamaha) , dimana yang dominan hanya rhytem atau kata lain DRUM dalam Roland tidak dikenal istilah ini.
ENDing atau tanda akhir lagu

INTtro, ketika selesai akan menunjuk bagian yang kita tunjuk, dalam Yamaha, kita tinggal menekan Intro nomer 1( satu tombol) jika kita memerlukan intreo sederhana, lalu dia akan mengarah ke MAIN variation yang kita tunjuk, di Roland kita harus menakan 2 tombol yaitu jika kita ingin berhenti langsung atau ENDing paling sederhana yaitu ending 1, maka kita harus menekan tombol END kemudian tombol Var - 1.
maka musik yang sedang berjalan akan berhenti pada ketukan terdekat, atau seperti pada lagu lagu jaman dulu, pas mau selesai tiba tiba Jreng . . . udahan . . .

Kelebihan Yamaha adalah tombol FADEOUT dipasang tersendiri, ini adalah sebuah tombol yang mengatus agar ending sebuah lagu Volume nya menjadi mengecil, mengeciill dan hilang (selesai) di Rolang Fade out dapat diset pada tombol V-link. Jadi tombolinilah yang berfungsi menjadi tombol yang kita program (asign)

Dalam teorinya, One shot division itu atau BAGIAN SEKALI JALAN itu disarankan berjumlah 8 Measures atau 8 Bar, tetapi pada kenyataanya , terutama pada style song ( style yang dilengkapi dengan INTRO dan FILL in yang panjang) Dangdut si INTro atau FILL in itu bisa jadi 16 Measures atau 16 Bar, jadi si lagu itu lengkap sekali, atau si PLAYer bisa banyak lepas tangan karena musik sudah dibuat terlebih dahulu, hasilnya ? wuh jadi bagus, variasi gendang, variasi break atau hentakan jadi lebih hidup dengan adanya Bar panjang ini.
Inilah yang membuat setiap lagu beda style, padahal iramanya sama, hentakannya sama cuma . . . beda intro, Interlude ( yg diwakili Fill In) dan ENDingnya . . .maka beda lah lagu itu.
Bagi yang belum tahu bisa bilang begini . ." gila, lu apal aja semua intro lagu " padahal semua intro telah di'set' dalam setiap style . . .
Khusus di Dangdut memang sangat unik, karena Intro bisa sangat panjang, INTerlude juga sangat panjang dan 'beberapa kal" bahkan tiap selesai bait lagu (verse) atau setelah bait penghubung (bridge).

Jadi . . . . .
Jangan heran jika anda bawa style dari kampung anda, dan misal nama style ST BLP ( stasiun Balapan- Didi Kempot) , kemudian anda mainkan, ketika anda tekan FILL IN atau FILL up malah keluar musik panjang dan Fals nggak karuan . . .Lho . . .kenapa . .
Karena anda salah tekan CHORD atau salah grip, coba saja ketika si FILL in itu nggak karuan ganti Chord nya dari Minor menjadi Major atau sebaliknya maka akan terdengar enak lagi . . . .
Jadi . . .
FILL in yang panjang , atau musik isian yang panjang telah diprogram untuk lagu khusus pada chord tertentu, maksudnya kalau Minor ya untuk Minor kalau disiapkan untuk Major ya Major.
Maka ketika kita memainkan lagu lain dengan style ST BLP tadi bisa saja kita nunggu musik (panjang) selesai baru dia pindah.

Naaah . . .
Jika anda suka dengan style ini, suka gendangnya suka suara ukulelenya suka genjrengan gitarnya tapi anda terganggu dengan FILL In nya . . lho iyya , soalnya lagu2 Didi Kempot itu banyak yang enak enak . .maka cara untuk menghilangkannya adalah

1. Di Roland, matikan AUTO FILL IN nya ( tombol yg tepat sebelah kiri Start/stop), jadi si style atau musik ,mulai Variasi 1 sampai 4 akan tanpa fil in, jika kita mulai pada Var 1 kemudian langsung ke Var 4 maka musik akan langsung pindah, nggak ada lagi Fill In nya.
Konsekuensinya ?, musik jadi hambar, "pindah bait kok nggak ada aba-abanya . ."

Di yamaha (s 900) Auto Fill in tepat berada diatas tombol Intro II, matikan aja itu, cuma style atau jagu jadi 'cemplang' jadi 'cawerang' jadi hambar.

2. Ganti Fill In panjang tadi dengan yang pendek dengan cara mengcopy fill in atau fill up/ down pendek yang ada dalam style itu ( di Roland), di Yamaha lebih enak lagi, kita bisa ASSEMBLY atau comot sana comot sini untuk tambal sulam style ini . .
Atau Buat sendiri Fill In pendek saja . . . ( agak susah . . he he he he )

yaa, itulah obrolan saya sementara ini.

Selamat Bekerja lagi , Selamat Sibuk Lagi
Sukses buat anda semua !

Senin, 06 Oktober 2008

Roland E50 : Reorganisasi Style lagi . . . .

Saya yang sudah lama dengan Yamaha dan banyak puasnya, cuma saat ini masih saja agak kurang puas dengan Roland dalam hal ' Reorganisasi' style, maksudnya adalah bagaimana mengatur dan menyususn kelompok style dalam orgen atau dalam Yamaha disebut User style.
Dalam Roland memang kelompok 'file 'style dibagi menjadi 4
1. Preset ( bawaan dari pabrik)
2. Internal (file yang disediakan dalam memory orgen, lalu kita isi)
3. External (File yang benar-benar berada dalam memory external dalam hal ini 'card')
4. Flopy disk (disket 3,5 Inch , yang slot nya masih disediakan) cuma . . . .

Dalam ke 3 media tadi (2,3,4) kita tidak bisa membuat file atau sub file agar kita mudah mencari style ( seperti di Windows lah . .), jadi samapai saat ini , hal ini saja yang agak mengganjal, tidak seperti di Yamaha, membuat file sangat bebas seperti kita membuat file apapun dalam windows (atau Linux).

'Genre' Salah satu yang membantu
Salah satu yang dapat membantu dalam Roland adalah pengelompokan style berdasarkan Genre (jenis atau era), tapi ini juga harus kita isis atau harus kita tentukan, misalnya nama style ' dut10'apakah mau kita masukkan ke Genre 'dut ?, atau 'popdut' atau' cmp sari?' dsb. Genre ini akan mengelompok ketika kita tekan tombol 'genre' tetapi . . . . .

Ketika kita kan menghapus style langsung dari fungsi 'file - delete' genre ini tidak muncul, jadi semua stylemasuk dalam genre 'unknown' ( tak dikenal) sehingga bisa saja kita serta merta men-delet file style kesayangan kita ( misalnya ketika kita akan menghapus style yang tak aktif.

Upload luammaaaaa . . . banget.
Saya agak kurang faham ( dan tidak tertarik untuk memahami lah), di Roland saya E 50, style baru harus masuk kedalam file ' put new style here' ( yang tahu pak Tjandra niiy . . .), nah jika si style sudah sudah di upload dengan sangat lama misala jumlah style 200an ke atas, barulah style tadi masuk ke file ' style" tidak lagi di "put . ." tadii itu, hhhhh . .agak ribet juga dalam hal ini . . .

Reorganisasi style
yaa, misalnya dalam card kita terdapat 500 style, udah lah buang buangin aja, maksudnya pilih mana yang benar2 aktif kita pakai.
Jika kita bukan orang panggung ( profesional orgen player), cukup simpan 100 saja . .kalau untuk di panggung mungkin lain, karena style sudaj khusus untuk 'tiap lagu" sebab style adalah " style song" (style yang sudah ada intro, interlude khusus, biasanya dangdut, campur sari dan etnik). atau anda mau memelihara 700 atau 1000 style tetap dalam card anda , ya terserah, silaken saja . .he he he.

Memang caranya agak ribet dan makan waktu . .( di roland)
1. Kita putar lagi, dengar semua style
2. Rename, ganti namanya dengan yang lebih mudah dikenal dan mudah di 'sort'
3. Ganti genre, misal asalnya 'camp sari ' menjadi 'cs' saja
4. touch up ulang !, maksudnya coba dengar lagi gendangnya atau drumnya, cocok ? , bass nya cocok ? kalau tidak, ganti lagi itu gendangnya atau drumnya baru 'save dengan nama baru'.

Di Roland (e50-e 60) ada drum kit tambahan, yaitu indo mix 1, 2 dan 3, tiga macam kit,yang dimaksuduntukmemuaskan selera tradisional kita . . .cumaaa . .
dut nya kurang dapet kalau dibanding Technics . . tapi yaaa ok lah . . .

Mencari Dut, campur Sari,Keroncong , Sunda dan etnik lain.
Sudah mencari sana sini kok belum ketemu juga stye yang dicari . . . .
Yaaa . , coba lagi . . .masuk ke harodilia.com lagi . . . waduh ! teta psaja PSR ( Yamaha) yang banyak tersedia ( gratis maksudnya) . . Roland mah sedikit, paling banyak disumbangkan oleh pak jokoroland (lihat deh). naaah coba ulang sedot lagi . . .

1. Buka harodilia .com atau jososoft.dk
2. Cari Roland
3. Down load ( kebanyakan sudah di 'zip'- dipadatkan)
4. Buat filebaru di pc kita
5. Unzip
6. masukkan ke 'card' ( Roland tidak bisa USB)
7. Mainkan di Roland tiap style
8. Rename dan tentukan genre tadi . . . . siapa tahu . .
style yang kita cari justru dulu terlewat . . dan ternyata masih bersemayam di situs gratis ini dan kemudian kita koleksi.
Kemungkinannya gimana ? , yaaah jika kita men down load 200 style mungkin kita dapat 10 style yang kita cari . .terserah selera anda sih . . . .

Jadi, berbahagialah yang memiliki Yamaha, karena dalam hal organisasi style sangat mudah mengatur file . . . namun . .

berbahagialah yang punya Roland karena suara roland lebih natural dari Yamaha . . .dan banyak fungsi yang tidak dipunyai Yamaha . . .

Berbahagialah yang punya keduanya . . . bersyukurlah . . he he he, biasanya pengin juga punya Korg lah . .punya Technics lah . . . dan ingin yang semakin mahhall . . . tapi juga

Berbahagialah yang belum punya tapi ingin punya, karena anda punya keinginan untuk punya, dan ingat jika anda sungguh2 ingi
n punya , itu pasti bisa punya . . semakin fokus semakin cepat . . .(ah massa . .? . . . buktikan sendiri . . .)

Happy keyboarding year !

Kamis, 25 September 2008

Pulang kampung ? : Bawalah serta USB,Disket dan CD . .

Ha ha , ,ini cuma saran saja . . .

sebagai orang yang sedang belajar orgen, saya selalu menggunakan kesmpatan untuk belajar dan mendapat bahan pelajaran yang saya inginkan.
Pulang kampung tentunya juga sebagai sarana ini, selain kita bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, kita juga bersilaturahmi dengan pemain orgen di kamping kita he he he .

Nanti di kampung, sambil santai tanya ke saudara kita, siapa pemain orgen yang kamu kenal di sini, siapa tahu justru teman lama kita yang jadi tukang orgen, he he player gitu . . .atau malah saudara kita sendiri atau suami dari saudara kita dsb. Minta dikenalkan dan kita bertemu untuk diskusi kecil, lalu kita minta bantuan padanya untuk 'menjual sedikit jimatnya' ya style asli daerah . . beda lho . . bisa saja jauh lebih real dari yang di kota besar karena di tempat aslinya.

Pulang ke mana ?, Medan dsk ?, wow ini gudangnya style khas sana, meskipun didominasi oleh Keyboard merekTechnics, ayo coba.
Jabar ?, Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang,Indramayu Cirebon, Bandung, Garut, Tasikmalaya, wah banyak nih . .style daerah . .Manalagi ?, Jateng, Tegal, Pemalang, Pekalongan sampai Semarang dsk, wah ini juga gudangnya style bagus, coba anda lihat contohnya di harodilia.com, lihat buatan Mei Ahwa, style song untuk lagu "ketahuan (dangdut version)"- Yamaha , bagus banget menurut saya, itu sebuah contoh lagi. Jateng Wonogiri, Solo, Magetan, Sragen ada juga banyak . . .
Jatim , Surabaya, Jember, Pasuruan banyak juga . . . saya pernah "dihadiahi" 700 style Roland oleh Tony GW dari Java musik Jember ketika berkunjung ke tokonya wow, (thank you lagi ton )

Sty di daerah yang saya sebut tadi pastinya khas, meskipun style 'langgam (jawa)" bertebaran di Jabotabek. Tapi style asli Sumut ya gudangnya di Sumut. Style asli Sunda-an yang bagus jarang ada di Jabotabek, Style semacam Palapa group (dangdut) itu juga yang bagus yang perlu kita punya . .

Lho iyya, meskipun kita tak suka dangdut, misalnya, tidak salah jika kita memiliki style tersebut sebagai sarana latihan, sarana apresiasi terhadap jenis musik lain yang juga cukup mendominasi perorgenan di negeri ini.

Jadi, ada baiknya persiapan USB, Disket dan CD. Lho di kampung bisa saja tak tersedia media itu karena toko tutup, karena habis, maka siapkan. Ketika kita berkunjung bawa tiga tiganya, siapa tahu style nya hanya ada di orgen, siapa tahu masih pakai disket dsb, kita beli . . .atau untuk persahabatan . . dikasih . . gratis . . he he he ( maunya).

Pernah ke daerah Kalibata ?, Jakarta ?, di Jambul? pertigaan jalan kalibata dan Dewi sartika, dekat cililitan, nah itu salah satu penjual style di Jakarta dulu. Kita datang ke toko itu, lalu menghadap komputer didampingi si mbak-nya dan kita pilih style apa, dangdut, pop, koplo, style song atau song (MIDI) lalau si mbak tadi nge-save di disket dan ia tulisi.Mau beli berapa ?, satu disket bisa . . .paket 10 disket bisa . .
Lho, pembelinya ada yang dat5ang dari Jawa Tengah lho.

Anda bahkan bisa pesan kepada para jago pembuat style di daerah, mau lagu apa, bahkan akan dibuatkan khusus . . .siapa tahu . . .

Itu perspective saya tentang mencari style sambil mudik lebaran . . .mudah dilakukan sambil santai dan bahkan menimba ilmu orgen dari para profesional di daerah kita tercinta . . .

yaa . ., Permisi . . .


Jumat, 19 September 2008

Sebanyak apa style orgen yang kita punya ?, Berapa persen yang biasa dipakai ? (2008)

:: Reminder : Style atau Accompaniment atau musik pengiring dalam Orgen ::

Ya, Pada sekitar tahun 2000an di Jakarta banyak sekali iklan ( terutama di koran Pos Kota sabtu dan minggu) yang menawarkan style orgen berbagai macam merek dengan harga 150 rb per set 10 disket, bisa pilih, pop ,dangdut atau midi dan hebatnya lagi diantar sampai tujuan !, banyak teman yang beli juga dan memakainya ( gonta ganti disket).

Beberapa tahun kemudian jadi lebih terbuka dan murah, ada yang memberikan complement, jika membeli orgen dari di akan diberikan 1 CD berisi ribuan style dan midi dari berbagai merek, juga buku lagu (cukup bagus lah) dan soft copy dari kumpulan lagu barat dangdut dan pop Indonesia, ratusan lagu, cukup juga . . semakin baik.

Beberapa waktu kemudian muncullah beberapa situs yang 'menggratiskan' style dan midi, ini baru kemajuan pesat, ada yang terbesar di Indonesia (menurut saya) yaitu situs Harodilia.com, ada jososoft.dk (khusus Yamaha,kemudian semakin berkembangkarena semua merekajadi ada) juga ada blog yang dengan baik hati menawarkan style gratisan seperti densmusik.multiply.com dari manonjaya Tasikmalaya (Jabar) yang memang menerima pembuatan style Yamaha.
Tetapi di tahun 2008 ini masih muncul juga situs baru yang menawarkan midi gratisan, meskipun di harodilia sudah dengan sangat mudah dan 'nggak ribet' tinggal ambil, tinggal down load, nggak usah permisi singkat katanya.

Cuma, setelah saya berputar-putar ( tapi nggak pusing) coba ini coba itu, ternyata dari style sangat banyak style yang cuma diganti nama, isinya sama, entah siapa yang duluan buat, si A atau si X ?.
Saya punya teman yang sangat haus style, tapi tidak pernah mau down load sendiri, jadi jika ketemu teman lain dan membawa USB, dan dibilang ada style baru dia langsung "sedot" langsung copy, padahal dia murni player dangdut !, tapi styleapapun di sedot-nya. (koleksi kali ya ?).

Kira-kira . . style yang beredar itu bukan style yang khusus, tapi style yang dianggap sudah 'basi' sudah umun bagi beberapa player, tapi mungkin juga dianggap sangat baru bagi yang baru menemukannya, ndak masalah, yang pentring bermanfaat. Mungkin saja style andalanpara player tetap bersemayam dalam file di USB masing masing, dan hanya di 'panggil"ketika show time. Jadi jangan heran kalau anda mendengar permainan yang sangat bagus dan jarang, tetapi juga jangan heran jika anda kemudian dapat menebak sendiri, oooo . . .ini seperti yang di sana . . . ooo . . . ini sama dengan style si anu . . .

Dari ribuan bahkan pululuhan ribu style berapakah yang efektif dipakai ?Menurut pengamatan saya, pada sekali manggung (anggaplah 10 jam ! wuh . .) cukup 40 style ! cukup, dengan permainan yang memadai, styleyang sama dapat 'terdengar' menjadi lain untuk setiap lagu yang berbeda, kenapa, karena melody beda karena jenis musik dalam tangan kanan berbeda !.

Satu kali manggung 10 lagu ! mungkin !
Lho . . . jadi maksimal 10 style !
Ini mungkin ! dan iyya pernah ! really !, teman saya, spesialis dangdut, pernah mengalami ini dalam saru kali manggung bahkan kata dia 8 lagu !. "perhatikan kode biduan atau MC yang memutar telunjuk ke atas" ini salah satu tanda untuk terussss . . .karena yang nyawer masih ON di depan si biduan . . jadi terusss ulang lagu nya ( kebalikannya,yanda O,telunjuk dan jempoldibuat angkan o artinya 'udah . .stop".
Jadi begini . . ., setiap lagu dinyanyikan rata rata 4 putaran ! , empat rit ! orang semua "nyawer " ( memberi uang tips pada si penyanyi sambil dia juga joget di depan si penyanyi), jadi dari jam 8 malam hingga jam 2 pagi hanya 8 lagu artinya 8 style ! dan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . uang hasil sawerannya adalah 4 x, empat kali dari harga dia manggung ! jadi misalnya harga orgen tunggal plus saat itu 2,5 juta, uang hasil saweran nya daper 10 juta !, kenapa . . . . . .? ini karena , player 'gape' jago, enak , pas , klop mainnya, lalu biduan cantik,suara bagus, sexy, baik, ramah,tamah, sopan, santun dan tidak sombong he he he he . . . abis dah ! ludes !,jadi bisa dengan 8 style only . . .

Benny "Gila" dimana kau !, ini gua dari bekasi !
he he maaf kalau namanya sama . . .
Ya, karena namanya yang kami tahu cuma Beny tapi kalau di panggung/ pentas dia sangat outstanding ! perfect ! jadi kami karena susah nyebut, kami namakan saja "Beny gila"karena performanya memang gila ! bagus ! ( saya pernah ceritakan dulu).
Secara performa dia jauh diatas Dorce gamalama itu . . . cuma Beny rada gila, jadi aja dia masih menggelandang ( Beny pernah keliling Asia).
Saya pernah beberapa kali mengiringi Beny' sarap' ini.
Bayangkan saja, lagu pertama ' I Fell good ! dengan suara sangat tinggi dan mantap khas, penonton langsung jingkrak, karena dia maju ke sela-sela para undangan dan 'dance' di sana . eehh kemudian karena ada orang batak yang dia ajak nyanyi. . lalu dia bilang "Lisoi . .lisoiii . .Lisoii Lisoi Oo parmitu . . . ( ganti Irama !) waduuh, penonton terus turut bernyanyi, lalu dia menghapiri saya "lu rege, ntar gua terusin . . lu tetep aja rege . ." dia ngobrol dengan audiens kemudia mulutnya menirukan drum dan Bass Regae ( acapela), " ya naik .. naik ( maksudnya percepat tempo lagu !) dan teruslah dia medley beberapa lagu, cuma nada dasar saja yang dia minta naik turun.
Lalu di menyeruak ke tengah-tengah tamu dan langsung dialog dengan seorang ibu keturunan tionghoa, dengan bahasa mandarin ! dia mengajak menyanyi . . dan langsung menyanyi mandarin ! dia sempat menghampiri saya "sikat aja " jreng ! applaus dari semua yang hadir lalu diselingi 'action dia berdialog sebagai Jet lee" seusai itu dia pidato lagi, dialog lagi dengan para penonton, saya harus terus lihat tangan dia memberi tanda stop dan start seketika!,tiba di sebuah pasangan tamu ibu dan bapak, dia menanyakan , selamat malam pak . . maaf bapa aslinya dari mana . . ibu ?, kemudia dia (beny) bersimpuh di kaki si ibu sambil bernyanyi melengking bak Edi Silitonga "Inang . . . . " , wadduh saya segera cari style , dan lagu terus berlanjut . . penonton bertepuk riuh lalu senyap . . sang ibu berkaca- kaca , saya sendiri tak tahu apa arti detail lagu tersebut, yang penting tentang ibu , agar taste dan feeling terjaga, apa yang terjadi di setiap lagu ? . . . . .
Saweran kepada pak Beny yang bersahaja itu tak henti . . .( dia tidak gila . . he he . .bahkan dia seperti ustad/ guru . . jika tidak sedang bernyanyi, jikangobrol biasa).
Dan . . . dia mendekat kepada sayalalu berbisik lagi, " lu cari-in India yah, tunggu aba aba gua" ( maksudnya saya diminta menyiapkan style untuk lagu India atau dangdut lah) . . .lalu . . . dia bergaya seperti perempuan dan menyuarakan senandung . . "Pawen kamahina. . .pawane kareshore . . . ." gila . . . suara biduan India yang sangat bagus . . .melantuntah lagu terkenal itu dari mulut Beny yang juga beraksi sebagai Amitabachan . . dia menari India . . berputar putar di tiang tenda . . .dengan suara tetap terjaga ! Bebby . . . benny. . lu memang sarap . . bisik hati saya . . . itulah sekelumit Pak Benny yang saya hargai keahliannya . . membuat penontonn terpukau selama ber jam jam dan dengan iklas menyumbangkan saweran . . karena terhibur . . .

Nah, dulu . . . dulu . . . ini mah . .saya sengaja menyiapkan satu file khusus untuk pak beny dalam USB saya dan jumlahnya sekitar 60an style lah . . cukup, semua genre lagu hampir tercover , jadi ?

Yaaaaa, jadi ternyata takperlu ribuan bahkan pluluhan ribu style yang kita boyong untuk menjadikan sebuah penampilan semarak dan berhasil,tetapilebih kepada performance para pendukung, kekompakan dan kesungguhan hati untuk menghibur . . .

Ben, dimana lu sekarang? . . . . .
ini gua, dari bekasi . . .liat deh foto gua . . .
semua nyari lu . . . termasuk ibu- ibu yang di pekayon . . .

( saya dengar kabar pak Beny sekarang tinggal di Pekan Baru - Riau.)

Rabu, 16 Juli 2008

Mengingat style ? -Gunakan 'Music Finder' atau 'Rename Style'


:::UNTUK YANG BARU BELAJAR ORGEN:::
Di dalam orgen yang standar sat ini, seperti Yamaha PSR 3000, S900, Korg PA 50 dst, Roland E 50 dst, variasi music (style) sudah lumayan terwakili, maksudnya kalau kita membutuhkan irama untuk lagu 'anu' setidaknya ada yang agak mirip lah. Contoh lagu yang lagi laku saat ini dari 'The Masiv' ( kucintaimu tak berarti bahwa . . ) atau lagu dari 'Wali' ( dik aku minta . . . ) di Yamaha ada di Roland E50 juga ada.
Lagu Oldies ? , wow bahkan di Roland E50/E60 jelas jelas nama style nya disebut 'oldies' enak banget untuk mengiringi lagu2 kita itu. siapa ? Alfian ok, Erny Djohan ok, Lilis Suryani Ok, Tuty Subarjo ok, Onny Suryono Ok, Patty sister ok ! semua bisa Ok meskipun untuk beberapa lagu tertentu kita harus 'set' lagi contoh lagu Alam desa nya Tety kadi ( terlihatlah sungai meliku-liku . . mengairi padi yang tumbuh subur . . bila tiba saatnya padi menguning . aya ya hasil pun melimpah . . .) saya kan pasang MP3 nya sebentar lagi.

Nah, karena style2 tersebut tidak dinamai judul lagu, maka si pabrik orgen membantu kita untuk mencocokkan, nyariin lah, cuma e cuma . . . semua lagunya lagu barat, dan tentunya untuk menghindari problem hak cipta maka si produsen 'menyamarkan lagu' nya misal untuk lagu 'The Final Count down'( Europe) dinamakan ' The Final Counting' seperti itulah, atau lagu 'Yellow Bird ( The Brothers Four) disamarkan menjadi 'Yellow big bird' misalnya, Jadi jika kita menggunakan music finder maka kita kana dibantu mencarikan style yang cocok, tapi . . . hanya untuk lagu barat dan itupun kita harus hafal judul lagu dan 'plesetan judulnya.
Gimana lagi caranya ?
Untuk ' mengingat style' lagu2 Indonesia kita bikin saja sendiri, bukan bikin style tapi 'rename !' dinamain lagi aja. Jadi , coba style2 itu , dan setel, Tempo nya ( minimal yaa) lalu save deh, begini

Di Yamaha :
1. Jalankan Style, kalau cocok atau agak cocok, misalnya lagu' Bis kota' ( Franky & Jane)
2. Copy ke User file atau USB, terserah
3. Beri nama baru, yang asalnya 'Country 2-4' menjadi ' Pop Bis kota' ( maksudnya biar urut nanti)
4. Save, selesai. seandainya belum cocok, set lagi temponyalalu
5. Save lagi, selesai deh kita punya style lagu Bis kota

Di Roland E 50/E60
1. Jalankan style, atau cari yang agak cocok atau yang cocok banget
2. Masuk ke menu 'Style Make up', jangan rubah apa apa
3. Save dengan nama baru yang kita maksud, jadi deh punya style khusus. .GUAMPANG BUANGET.

Biasanya saya, mungkin butuh waktu 1 bulan untuk menamai kembali style2 yang saya inginkan, Lho kok luaaamaaa buanget, iya kan saya bukan tukang Orgen,saya kan orang Pab(rik), jadi kalo santay saya rename style gitu . Coba deh. ( sory . . . untuk merek orgen lain saya kurang faham . .maaf ya)

Jumat, 04 Juli 2008

Roland E 50 vs PSR s900 - Midi to style

Coba refresh lagi,
Style adalah musik pengiring yang bunyi di orgen tapi chord/ gripnya tidak pindah kecuali jika kita menekan grip atau chord lain sesuai dengan keinginan kita. Style sudah dibuat didekatkan dengan variasi pengiring, style di awal lagu lebih sepi style di reff. lebih rame dsb.
Midi atau song adalah musik pengiring yang telah jadi musik untuk satu lagu penuh, jadi judul midi seperti judul lagu, misalnya midi ' I love you bibeh (The changcuters)' ya musik pegiring yang dibuat semirip mungkin untuk lagu itu, tinggal play lalu kita karaoke deh. Cuma nyanyi dengan song sama dengan kereta jalan di rel, gak boleh salah gak boleh 'ngeduluin' gak boleh' ketinggalan' pasti ribet . .
Style song adalah style yang telah diperlengkap pada bagian tertentu. Hal ini dibuat karena lagu tersebut agak' ribet' complicated musik pengiringnya atau ribet chordnya (over tune dsb), jadi di variasi tertentu style ini diisi dengan musik 'seperti lagu (main sendiri seperti midi).
contoh style song yang paling terkenal tahun2 kemarin adalah style song untuk lagu' KUcing Garong', pengiring lengkap dipasang di 'Intro' dan di 'Interlude' itu tu . . . yang ' tong teng teng torere rire rireng . . .
Juga song style banyak dibuat oleh para 'jago style' adalah untuk lagu bang haji (Rhoma Irama) , kalau yang ini memang selalu unik jadi lagu Rhoma pasti di 'treat khusus' di orgen tunggal, susah sih. he he . . . Coba nanti kalau ada orgen tunggal minta lagu bang haji yang ribet, banyak player akan exuse ' sory ni bang . . .disketnya kelupaan gak kebawa . . .(meskipun anda sudah selipkan 20 ribuan . . he he'.)

Midi to syle ini dia kelebihan Roland E50
Jelas nyata PSR s900 tidak bisa melakukan ini, tapi si Roland bisa. Jadi ambil atau pilih midi yang kita akan ubah atau copy menjadi style lalu lakukan langkah2 pembuatan atau peng-convert-an midi menjadi style ini, termasuk canggih juga . . cuma harus latihan dulu. bagi yang jago bikin style mungkin mendingan bikin deh, lebih mudah , itu menurut yang jago he he . .banyak juga ahli dalam hal ini, hebat !
Lho kenapa fitur ini diadakan ?
Penting sekali, karena Midi lebih mudah didapat daripada style !, silakan buka di harodilia.com, midi ribuan ! tapi style cuma ratusan , sangat sedikit , jadi sangat penting bagi orang yang ingin membuat atau memiliki style macam macam lagu tapi tidak bisa menemukannya, ya convert ini salah satu caranya, cuma ini juga tidak mudah, tapi simple . . . (maksudnya? . .)

Buat bapak-bapak dan ibu ibu mah yang penting 'ngGak pake ribet' gak pusing convert ini lah itulah, cari style san lah situ lah, sing penting ayo di ayo nyanyi . . yuk nyanyi lagi.

Jumat, 20 Juni 2008

Roland memainkan style Yamaha ? bisa . . .

Seperti dalam bidang fotografi, jika kamera kita misalnya merek Nikon atau Canon tetapi kita suka lensa merek Tamron ( banyak sekali terjadi) maka itu sangat mungkin kenapa? , karena Tamron menyediakan lensa yang cocok untuk merek tersebut, maka untuk keadaan seperti itu, untuk Nikon pakailah 'Tamron for Nikon' untuk Canon memakai 'Tamron for Canon'.
Nah, Jika keyboard kita Roland, jangan khawatir, jika masih ingin juga memainkan style dari orgen merek lain, banyak style dari merek lain yang sudah di 'convert' agar sesuai. Ada 'Technic for Yamaha' ada juga 'Tyros (Yamaha) for Roland'., Great !. jadi di Roland E 50 kita mainkan Style si Tyros ! (kelasnya si Tyros diatas PSR).
Cuma saja perlu diingat, style tersebut adalah style hasil konversi ya, jadi jika di Yamaha file nya bernama 'XX. sty, maka untuk Roland sudah Jadi 'XX.stl. Banyak player yang melakukan konversi ini, tapi atas kebaikan mereka juga maka style -style tersebut di share secara gratis untuk khalayak ramai.
Salah satu cara :
1.Masuk ke jososoft.dk
2.Pilih situs orgennya ( jika kita masuk ke halaman utama, pilih yang kiri atas)
3.Pilih yang 'other keyboard brand'
4.Sampailah di macam macam merek orgen , sudah , pilih lah, down load.

Coba test, jika punya, style Technics KN 7000 for Yamaha, mainkan di Yamaha PSR 3000 atau S900, wuh, tendangannya 'gede' banget, 'kenceng' !, Tapi jika style Yamaha for Roland dimainkan di Roland, biasa aja tapi enak juga rame, lengkap warna bunyinya. coba dulu deh.

Senin, 16 Juni 2008

Silakan coba style Yamaha editan saya

Kalau mau coba style editan saya, dengan PSR s900, silakan ambil sendiri/ download di situs nya pa Harkuswo ' harodilia.com', caranya :
1. Masuk ke harodilia.com
2. pilih panel style
3. Cari nama saya di style nomer 180 dan 181
4. Down load dan mainkan di PSR anda
Style itu saya modified dari presetnya Yamaha PSR s900, ada 2 lagu yaitu lagu ' Biarlah dari Nidji' dan 'OK dari T2'
Silakan ya, selamat memainkan dan menikmati.
Note : Tidak menerima koreksi . .he he . . .

Minggu, 15 Juni 2008

Style lagu Pop Indonesia lama bikin sendiri, tidak ada di Orgen

Seperti untuk menyanyikan lagu 'Kasih pertama' atau 'Semalam di Kuala Lumpur' seperti yang dapat kita dengar di sebelah kanan halaman ini memang tidak tersedia di Orgen umumnya apalagi suara gitarnya. maka saya edit atau buat sendiri style untuk lagu lagu tersebut. Di Yamaha suara gitar nya ada yang mirip, stylenya bisa dengan mudah di edit dan siap dimainkan bersma teman atau keluarga.
Kalau kita lihat di Orgen tunggal yang tidak fokus ke pop apalagi Oldies lagu lagu Indonesia lawas ini sering dimainkan memakai style'beguine' (terutama di Yamaha) jadi, yaa kurang tua warna bunyinya iramanya menurut saya.
Yang paling jarang adalah style atau irama untuk lagu-lagu Koesplus, maka ini juga saya buat, ya saya buat saya 'deket- deketin' lah. menurut saya sih enak editan saya itu.
ni liat,
http://asayagiri.blogspot.com/2011/12/semalam-di-bogor-alfian.html



Sabtu, 29 Maret 2008

Cara mengcopy style atau midi dari internet, gratis

Hallo . . . .lagi. . .ketemu lagi . .
Ini tulisan hanya untuk pemula . . . .ya . .

Cerita dulu . . . biasa . .
Di suatu acara 17 agustusan di sebuah RW di bekasi, Jawa Barat, dalam susunan acara tercantum " lagu duo ratu, iringan orgen ibu xxxx", nah, ketisa saya sedang memperhatikan acara, rupanya ibu yang akan main itu (xxx) menghampiri saya " pak, boleh pinjem orgennya ? merek nya apa pa? " saya jawab " PSR tigaribu bu" di semangat menjawab " oh, untung , bisa nih." kata si ibu lagi.
Acara dimulai, si ibu dipanggil naik panggung, kemudian USB dia colokkan ke orgen, saya tambah penasaran ingin melihat perempuan main orgen tunggal, soalnya masih jarang, kalau Dian HP khan bukan orgen tunggal. Tepuk tangan meriah, lagu nya top banget saat itu, buaya darat
Ternyata dia memainkan atau memutar' midi" bukan style, jadi ibu ini tidak main orgen, jadi seperti karaoke, tapi ok juga keberanian ibu ini, dan sukses acaranya.

Kembali, tulisan ini khusus bagi bapak dan ibu yang baru beli orgen atau yang sudah punya orgen tetapi style-nya (jenis musik pengiring nya) dapat dari membeli, misalnya paket dan khusus. Yang paket biasanya sekitar 100 samapi 150 ribuan per 10 disket. Adajuga toko yang memberikan 1 buah disk berisi ribuan style campur lengkap dengan lirik lagu barat, dangdut dan pop, ada yang seperti ini di Jakarta. Jadi langkahnya adalah,

1. Buka situs nya, misalnya kibod.m atau jososoft.dk (mostly orgen Yamaha)

2. Cari style file atau keyboard style, di harodilia langsung ke kumpulan style, di jososoft anda akan bertemu dengan daftar alamat yang menyediakan style, yang bertanda "s" berarti harus bayar (sale), yang bertanda "F" itulah yang gratis (free).

3. Setelah dapat file yang dituju atau style yang dituju, jika berbentuk tunggal (bukan zip) maka anda bisa langsung mendownload (ngunduh atau ngala), anda save di disket atau USB/ flash , lalu colok atau pasang disket di orgen. . .and . . . jreng, main deh kita.

4.Jika file dalam bentuk gabungan atau zip , maka kita harus meng-extract-nya dulu, lalu kemudian seperti langkah ke 4.
5. Colokkan USB ke orgen, tekan style, pilih kanan atas, arahkan ke USB
6. Buka folder atau langsung klik  dan, main deh atau
7. Jika User file (Built ini folder) nya masih kosong, ikuti perintah Copy dengan menekan copy
    kemudian paste ke file internak orgen. selesai

Begitu pula dengan suara, sound atau voice, atau jenis-jenis suara alat musk bisa kita download sepert diatas. Ayo coba, ini lebih gampang dari main games.

Kamis, 13 Maret 2008

Memilih Musik Pengiring dalam orgen (Style)

Belajar lagi . . . terus . .belajar setiap ada kesempatan di rumah, di rumah teman, biar cepat bisa dan cepat enak, iya enak bisa orgen itu lho.

Jenis irama pengiring atau accompaniment atau singkatya kita sebut ' style' yang sudah tersedia dalam orgen (preset style) sangat bervariasi tergantung dari level dari orgen, semakin mahal kayaknya semakin lengkap semakin rame dan suaranya bagus. Akan tetapi . . . .
Akan tetapi, dari semua yang di sediakan belum tentu 30 persen yang kita butuhkan untuk pemakaian sehari hari, kenapa begitu ?
"karena irama kurang cocok dengan lagu-lagu pop Indonesia apalagi dangdut dan tradisional, tidak tersedia, jika ada irama tradisional juga tidak mantep, asal ada saja.
Jadi meskipun orgen di rakit di Cibitung, Bekasi Jawa barat, tetapi style-nya adalah hasil tangan orang 'sono' sehingga 'taste' nya beda dengan kita, apalagi yang dari kecil terbiasa mendengar atau dicekoki lagu tradisional.
Coba cari di orgen anda irama untuk lagu 'Koes Plus', hampir bisa saya pastikan tidak ada yang cocok!. jadi kalau nyanyi lagu Koes Plus pasti jauh irama nya, 'gak enak'.
Hal ini karena Koes Plus ini sangat kental 'jawa' nya. Simak pukulan drum Mury, itu benar benar mewakili gendang jawa atau dekat dengan Sunda, sehingga pas banget untuk lagu Koes Plus, di orgen 'tidak ada' pukulan drum atau 'fill in' seperti itu, unik sekali memang.
Perhatikan lagi bass tiga perempat dalam lagu 'Tenda Biru' (Desy/ Amin Ivos) juga akan sulit ditemukan dalam orgen, karena bass nya agak unik untuk bass 'pop barat atau country'. Ada sih yang agak mirip, misalnya di Yamaha adalah 'irama 6-8' tetapi itu juga baru 'nginjek' bass yang mirip di 'variation ke 4' (biasanya di sediakan untuk Reffrain/ chorus).
Jadi Bagaimana dong ?
Yang terbiasa mendengar berbagai macam lagu dari berbagai macam genre, akan sangat kenal dengan berbagai macam keunikan 'pukulan' dan 'petikan' atau 'tendangan' para pemain musik he he . . Maka dari itu penting untuk sering mendengar, melihat, diskusi dan mencoba memainkan berbagai jenis irama.
Jadi gimana dong ?
Nah, untuk mengobati kekesalan dan kekecewaan para pemain yang merasa bahwa irama yang disediakan kurang 'cucok' maka kebanyakan mereka ' membuat atau meng edit sendiri' style-style tersebut di orgen yang kita pakai ( nanti kita belajar meng edit style ya . .).
Apanya yang di-edit ?
Menurut pendapat saya, ada tiga yang utama, yaitu edit Drum, Bass dan 'genjrengan (strum)' gitar. Yang paling susah niru drumnya Mury (koes Plus) itu ha ha . . .soalnya kadang kadang seperti pukulan gendang kuda lumping atau kliningan ( kesenian Jawa).
Coba cari irama yang cocok untuk lagu-lagu Rinto Harahap dengan band Lolypop ?, hampir bisa saya pastikan 'tidak ada' dalam orgen yang kita miliki. Ya harus kita bikin sendiri style-nya.
Maka dari itu mungkin anda pernah nonton orgen tunggal kok musiknya bagus sekali, enak, pas. tapi kok kalau saya main di rumah kayaknya 'dag-dug' doang nggak pas- pas. nah itu salah satunya karena style-nya pas (buatan sendiri/ bukan preset) atau karena memang si pemain jago mainnya . . .