Tampilkan postingan dengan label Nyanyi di OT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyanyi di OT. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2008

Lagu umum di forum umum, lagu enak belum tentu menggigit ."Aku Tetap Cinta" tak dikenal . . .

Sekitar 3 tahun lalu, kantor saya mengadakan penarikan undian promo, saya termasuk harus hadir dalam acara itu.
Pulang dari kantor langsung menuju hotel di depan partng tani, Menteng, Jakarta, semua harus berjas dasi, maklum mau menyambut para tamu, customer, distributor dsb. Saya kita acaranya biasa saja, cuma pidato, makan dan pembagian hadiah. Di lobby saya berpapasan dengan sosok yang tak asing lagi di dunia piano, keyboard, ya Idang Rasidi,' oh ada acara juga' dalam benak saya. Masuk ke Ball room masih sepi, ruang masih di tata dan sound check, saya nongkrong di table pojok sambil santai. Lho dekat saya rupanya ada Benny Likumahuwa, tau dong, kakak Utha likumahuwa, lho? om ini mau main ? pikir saya.
Saya memuji sound system saat itu, bagus, balanced dan real, seperti suara live band. Kemudian saya kaget, mulailah ada soundchek dengan suara mantap dan jernih, oow Idang main orgen di panggung sebelah kiri, saya belum jelas yang nyanyi siapa, saya tanya panitia, sispa itu? dijawabnya Ren Tobing, my goodness !, heboh nih acara, jazz banget nih.
Saya menyalami Ren tobing, kabarnya dia ini salah satu petinggi sebuah Hotel besar di Jakarta, cuma masih terus meng-hoby nyanyi dan jadi MC, di bilang, 'pak nanti nyanyi ya ?' ,ya nanti kalau tidak ada yang nyumbang baru saya nyanyi, jawab saya.
Wah, benny nih, saya pikir Ok juga kalau nyanyi lagu Utha favorit saya "Aku tetap cinta " sebuah lagu yang melodius ,serius dan mak nyus ..

Aku Tetap Cinta
Cipt.: Chandra Darusman /Adji Soetama

Satu Kisah cinta
Aku dengan dia
Terpaut usia antara kita berdua
Asmara hanya Impian

Suka duka kita
Aku tak kan Lupa
Segala yang ada hanya Untuk dirimu
Yang termanis dan tercipta
entah kelak

Daku tetap menanti
Walau kuharus sendiri dalam sepi
Daku masih mengharap dirimu
Aku tetap Cinta . . .

Eh ternyata iyya, tidak ada yang menyumbang lagu dari kantor saya, akhirnya Ren Tobing memanggil nama saya untuk naik pentas. Eu Eu . .Round table sudah penuh semua oleh para undangan dari seluruh Indonesia ( wo !). Oh my god, ' gua nyanyi didiringi musisi kawakan nih" dalam hati saya.
Saya bilang ke Idang " Lagu Utha, aku tetap cinta" seraya saya tirukan sedikit bait depan, Idang menggeleng senyum ke Benny "lagu Adik Lu tuh " Benny senyum juga."lagu tak dikenal ! Ooohh . ., saya bilang lagi " pagi di balik Tirai ,Utha juga", Idang menggeleng sambil senyum lagi.
Melihat gelagat agak lama begini, Ren langsung tanggap, menggamit tangan saya ke tengah panggung dan menunjuk buku lagu yang telah siap dengan lagu Brury " janganlah kau berkata benci . . . . " adduuuuu . .lagu ini lagi . . dalam hati saya..
OK lagu ini, kata Ren ke Idang, Jadilah saya nyanyi lagu broery itu , yang saya kurang suka, karena terlalu sering dinyanyikan oleh bapak-bapak di seantero RW dan RT se Indonesia !

Tuh, gitu kalo profesional, mengendalikan acara dengan halus dan menyamarkan kevakuman panggung beberapa saat. Saya dihadiahi tepuk tangan gemuruh se Ballrom itu ( wiiik . . .he he he)

Kesimpulannya begini, jika kita tiba tiba diminta menyanyi di forum yang sangat umum, audiens sangat beragam maka carilah lagu yang paling umum jangan lagu yang enak menutut kita, karena belum tentu akan ternikmati audiens, kecuali forum yang khusus, baru cari lagu berbobotdan dan yang enak menurut kita.

Ohya, Idang main waktu itu pakai PSR 1500, tapi di tangan Idang jadi Orgen mahaalll, suaranya jadi 'pangling!" seperti bukan Yamaha biasa . . .
Benny memainkan Saxophone, mantep banget, dan Ren Tobing saat itu sudah rekaman 1 album kalo nggak salah.

Minggu, 23 Maret 2008

Fungsi Transpose dalam orgen/ Keyboard - Memudahkan dan menyemangati,(dalam gitar = CAPO)

Haloo . . . . .biasa . .kita belajar bersama lagi . . . .iyya , ini hanya untuk bapak bapak dan ibu yang sedang belajar orgen bukan untuk para jago keyboard dan suhu (lagian gak mungkin mereka baca ini ha ha ha . .). ::foto :tgxpromo.com::
Sodara - sodara, di setiap orgen atau keyboard (yang standard-lah) selalu tersedia tombol transpose, itu lho yang fungsinya menaikan dan menurunkan posisi seluruh 'tone'.
Kalau anda biasa main gitar akustik, nah CAPO atau alat jepit senar yang dipasang di gagang gitar untuk memudahkan kita naik (dalam gitar), jadi jika si 'capo' kita jepitkan di 'fret' ke-2 atau maju ke kanan 2 plong maka jika kita memegang chord(grip) C maka bunyinya adalah D.
Di dalam orgen itu sangat mudah, bukan di jepit lagi , kita tinggal tekan tanda + dan (-) saja, Sehingga jika kita posisiskan transpose di angka 2 maka ketika kita menekan chord C, sebenarnya kita sedang membunyikan chord D, mudah kan ?

Beda pendapat tentang pemakaian fungsi Transpose
Ada yang berpendapat, jika kita sering menggunakan fungsi ini maka kita akan 'terlena' , gak akan bisa-bisa belajar orgennya, karena katanya kita hanya akan terus main di chord C, maksudnya semua lagu yang ber-chord major kita selalu main di C , dan yang ber-chord minor selalu main di chord Am. Iya juga sih . . . . untuk mudahnya bagi para pemula (seperti saya ?) main di C adalah mudah karena dalam melody dan chord jarang menekan tombol yang hitam, jadi enak . . mudah . . . .
Tetapi, jika kita yang sedang belajar ini harus bermain seperti para pengiring di TV , siapa pun itu misalnya Dian HP, Andre , Purwa dan lainnya ya pusing lah . .




Tapi, saya lebih berpendapat begini.
Kita yang sedang belajar harus mendapat semangat dari kebisaan kita menyanyikan banyak lagu dengan mudah, bukan dengan susah payah, kita yang sedang belajar harus 'dapet enaknya' dulu biar semangat, coba misalnya jika bapak-bapak belajar orgen dan ketika ingin mempelajari lagu "pilu' dari Panbers harus mulai dengan chord 'Bb atau Bes" dimana suara itu paling pas di suaranya Beny ( lihat posting saya tentang Beny ini ). wik ! ? hape deh . . . . ( cepe deh . . .)
Jadi . . . kalau memanng mau begitu . . . transpose saja
tekan tombol transpose ke -2( minus 2), lalu anda main di C , jadi deh anda mengiringi Beny panjaitan di chord Bb atau Bes !.
Nah nanti . . . . nanti jika kita sudah lebih familiar dengan orgen ini , baru kita coba main di chord aslinya, seperti si artis mainkan, buktinya saya sudah (agak he . .he . .) bisa, nonton acara TV, misalnya celeb concert Indosiar, orgen dalam posisi on, main orgen , ikuti lagu lagu mereka bisa juga , bisa !
Saat acara, star comet, Emilia contesa bilang : "coba mbak dian (HP) turun satu, kita juga ikuti turun satu, maksudnya kalau main di D turun jadi C.

Ambil contoh seperti ini, lagu bengawan solo misalnya, karena di kaset si penyanyi menyanyikannya di chord 'D' maka kita juga harus main di chord D !, nggak lah. Di gitar bisa memakai capo, majukan capo dua fret ke arah lubang gitar, pasang jari di posisi C, jadi deh itu chord D. Dalam orgen lebih mudah lagi, tekan tombol transpose ke +2 (dua plus) lalu tetap jari di posisi chord C, jadi deh suara yang bunyi di D.

Ada seorang teman ( Benny, dimaka kau !) yang beberapa tahun turut bermain dalam sebuah grup band asal Philipina berkeliling Asia, kata dia , itu grup benar benar sangat kaku, bahkan kata dia banyak sekali grup Philipina begitu. Kalau Michael Jackson main di F# misalnya maka grup itu harus sama main di chord itu atau kalau Mariah Carey man di C# maka band main di situ juga, gilanya yang nyumbang (khusus) harus sama di situ juga . . .Iyyaaaaaa sih bener tapi yaaa gimana gitu. Ya, tapi gitu kali ya kalau band profesional.

Contoh saja ya : bengawan solo di C
G7 . . . . . . . . . . .(C -C7-F) . . . . . . . . .G7 . C
- - Bengawan solo - - - - - - riwayatmu ini

. . . . .A7 . . . . . . . Dm . . . . . . G7 . . . . . . . . C
sedari - - - - - dulu jadi perhatian insani

jadi kalau kita harus main di D, susunan chord akan menjadi

A . . . . . . . . . . . . . (D-D7-G) . . . . . . . . . . . .A7 . .D
. . . . . .B7 . . . . . . . . . . Em . . . . . .A7 . . . . . . . . . .D

Dan seterusnya.

Sebuah kasus Orgen Tunggal-OT
(kasus paling aneh yang saya temui di Per-OT-an)
Saya menghadiri sebuah resepsi pernikahan di bekasi, Saya setengah dipaksa oleh panitia diminta nyumbang lagu, padahal sedang kurang mood, karena sepertinya grup OT ini 'sangat terbatas'. Akhirnya saya naik panggung,
" mas lagu ona sutra " kata saya
" aduh maaf mas nggak ada yang hapal" jawab si pemain.
" Begadang deh dari Oma Irama " kata saya
" aduh gak ada style nya" jawab si pemain . Dalam hati saya 'Ok deh'
" sakit gigi " kata saya " oh ya , dari pada sakit hati, lebih baik sakit . ." seru si pemain

Jreng ! orgen mulai, saya merasa chord terlalu tinggi, " sory mas , terlalu tinggi, turunin deh " kata saya ,
" waduh mas , biasanya disini mas " sergah si pemain
" Transpos aja " kata saya
" Maaf mas saya gak biasa transpose " , gak biasa ?, oh my God ! dalam hati saya . .
" Ok deh saat ini batal dulu mas, ntar saya cari lagu lagi " Kata saya . . .Tidak jadi nyanyi !. Teman dan tetangga pada bertanya, kenapa tidak jadi nyanyi, saya bilang saya cari lagu dulu yang lain, sambil pamitan pulang, istri saya, yang tidak bisa orgen berkomentar " berani sekali orang itu manggung" (mudah mudahan lancar dia main dan si' sohibul hajat'/ yang punya hajat tetap puas dengan penampilannya).

Posisi tombol Transpose dalam sebuah Orgen/ keyboard
Banyak yang berpendapat, termasuk saya yang setuju bahwa tombol transpose sebaiknya di sebelah kanan (untuk tangan kanan), karena anda bisa lihat tombol ini tertancap di sebelah kiri.
Kekurangannya adalah :
Karena transpose juga gunakan di tengah lagu, misalnya saat 'over tune' maka, jika tombol itu ada di kiri, ketika mau over tune tangan kiri harus lepas dari tuts untuk menekannya, akhirnya ;agu terganggu. agar hal itu tak terjadi biasanya tangan kanan' nyebrang ke kiri ', kalau orang yang biasa main melihat kita, jadi agak aneh juga, tangan kiri' nancep' tangan kanan 'nyilang'

Jadi, alangkah indahnya jika tombol ini berada si bagian kanan orgen agak dekat dengan tuts orgen kita. Coba cari orgen mana yang tombol transpose nya sudah di kanan.

Jumat, 15 Februari 2008

Jika akan NYUMBANG NYANYI di Orgen Tunggal

Tips ini hanya untuk yang jarang nyanyi tentunya.
Menyanyi diiringi orgen tunggal sangat berbeda dengan karaoke, intinya sedikit lebih sulit, karena di panggung orgen tunggal tidak ada pentunjuk kapan kita masuk setelah intro lagu.
Jiika anda tetap akan nyumbang nyanyi juga, dan agar anda sendiri tidak kecewa (ribet ?) setidaknya ada beberapa tips sebagai berikut :
Lihat/nonton dulu
Karena tidak semua Orgen tunggal All round (bisa ngiringi lagu apa saja, mulai lagu aceh sampai Madura) bahkan kebanyakan spesialist dangdut, maka setidaknya kita nonton dulu barang 1 atau 2 lagu, jika anda merasa OK dengan iringan musik nya barulah niatkan atau bicara ke MC yang di biasanya mudah di jangkau (belakang atau pinggir panggung).
Kenapa begitu, jika anda langsung, mungkin saja si pemain tidak faham lagu anda dan dia memberikan alterlatif lain lagu diluar keinginan anda, nah, mood kita jadi agak turun dengan ini.

Pilih lagu yang umum
Sebetulnya 'lagu panggung' (yang lagi top di panggung orgen tunggal) itu tidak banyak, bahkan dengan 10 lagu dangdut sebuah bisa main dan dapat saweran banyak. Hal ini bisa terjadi karena bisa sebuah jadi lagu yang sedang' in' diulang request hingga 5 kali bahkan 7 kali ! dan terus ada yang nyawer ( tergantung tempat, musik dan biduan tentunya).
Jadi bila kita memilih lagu Utha Likumahuwa, misalnya 'Esok kan Masih ada', meskipun lagu ini favorit anda dan memang enak, ya jadi kurang cocok . meskipun di panggung orgen yang all round (segala bisa). jadi ? pilihlah lagu yang sering didengar saja misalnya lagu dlloyd- sepanjang lorong, lagu 'sejuta umat' broery - "buah semangka berdaun sirih . . aku disini . ." yang mungkin anda tidak suka. Atau "semalam di Cianjur " yang sering kali musiknya kurang mantef . .Jika nyumbang lagu dangdut ?, nah ini lebih mudah, karena kebanyakan orgen tunggal adalah dangdut, jadi? lebih gampang nge-tune nya, Meskipun jika anda minta lagu Mansyur/Caca Handika misalnya 'sedih' (lama) banyak yang nyureng dulu, 'yang mana ya ?, baru anda senandungkan sedikit " Berakhir kisah cintaku . kepadanya . .tak mungkin lagi .aku dapat berjumpa . . .refnya cobalah bayangkan betapa sakitnya . .setelah kutahu .dia bercinta lagi . ." lagu yang manis tapi terkadang pemain lupa arransemennya. karena bukan lagu panggung saat ini seperti Sahara, Ketahuan, Jangan Pura pura, keranda Cinta, Harta dan surga dan lainnya.
Kalau ragu, tengok pemain
Terkadang kita agak 'siwer' (disoriented) kapan masuk lagu lagi setelah interlude, nah, tengok saja pemain kasih tanda sedikit dan ia akan memberi aba aba masuk.Atau anda nyanyi ditemani MC atau bahkan duet denga biduannya.
Cukuplah 1 lagu saja
Meskipun anda mendapat tepukan dan suitan riuh, cukup satu lagu saja nyumbangnya, biar MC meneruskan acara dulu, jika memang anda mau lagi atau diminta, setelah diseling lagu lain anda bisa naik lagi.