Tampilkan postingan dengan label Niat belajar orgen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Niat belajar orgen. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

Belajar Organ Tunggal ? , ya tahun 2011 ini cocok untuk memulainya

He he he, nggak usah dijadikan resolusi laah, pasang niat aja.
kenapa taun ini cocok untuk belajar Orgen tunggal?
Karena tahun ini tahun Kelinci, apalagi anda yang lahir tahun 1963, ini tahun anda, tahun Kelinci, tau kan sifat kelinci, yaitu sabar dan dapet, dikit dikit .. tapi dapet, loncat dikit dikit tapi dapet, gali lubang dikit dikit tapi jauh . . begitu . .

Lho, kok gitu?
Iya, belajar Orgen Tunggal itu juga begitu, harus sabar dan dikit dikit, apalagi kalau mau ditekuni sebagai profesi atau profesi sampingan, ini dia yang harus lebih sabar, karena kemahiran anda akan ditempa dari panggung ke panggung, dari hajatan ke hajatan, dari acara ke acara.

Why ?
Iya, karena akan beda kalau main di rumah dibanding dengan main di panggung, di depan umum, didesak desak orang yang mau nyumbang lagu, diburu buru orang yang  sudah pegang mik ! woooo bedaa . .
Maka dari itu, untuk yang satu ini harus ditempa dengan pengalaman manggung, karena bukan hanya lagunya, karakter tempatnya saja beda, karakter komunitas nya saja berbeda.

Harus punya orgen dulu ?
Nggak harus, tapi orang yang nggak punya orgen sendiri  tapi bisa main orgen tunggal , itu pasti 'bulu bulu talenta' nya sudah halus dan lembut . .
Lho maksudnya?
Iya orang yang punya bulu talenta halus dan lembut, ketiup angin sedikit saja bulu itu sudah bergetar, sudah nyambung dengan irama, sudah ikut mengalunkan nada . .,
Kok Gitu?
Iyyaaa, banyak juga orang yang itu rambut talenta bermusiknya kaku, keras, lurus, bahkan ditiup angin puyuh pun eee, tetap saja kaku, tak bergetar.  . jadi agak susah itu untuk bisanya. Tapi mungkin saja dia jago oleh raga, jago ngebengkel, jago teknik mekanik.

Banyak yang bisa main Orgen TunggaL tapi tak punya orgen
Banyak !
mungkin seperti yang tak punya gitar tapi pandai bermain gitar.
Dari mana dia bisa?
Dari bergaul, dari coba sana sini, dari lihat orang, dari meluangkan waktu, dari keinginan, dari kesungguhan.

Modal yang paling penting?
Menurut saya keinginan dan kesungguhan.
Beli Orgen mainan?
Yaaaa bisa, tapi nggak jamin. Seperti belajar moto pake camera pocket, pake camera kecil, bukan SLR (single Lens Reflex)
Beli merek Medeli? Techno?
Yaaa bisa, tapi nantinya gak bisa ikut diskusi di forum-forum. Kalo dilihat saat ini sih, seperti Medeli misalnya masuk ke Gramedia juga, artinya  ya semakin serius lah dia menggarap pasar Ortung ini (Orgen Tunggal), tapi yaa kembali, produk produk itu belum bicara di panggung panggung.
Termasuk Casio ?
Yaaa itu, Casio Juga menurut saya belum main di panggung panggung, meskipun  ada juga yang pake dan ada juga yang menyarankan pake, karena katanya fasilitasnya sudah memadai untuk Orgen tunggal. Tapi kembali, nantinya anda agak susah berdiskusi tentang perkembangan permainan anda . .
Lho, kenapa?
Iyya karena merek merek yang tadi itu masih berkesan sebagai mainan, sebagai hiasan pemanis ruang tamu kaliii??.. Casio itu kalo gak salah diageni oleh Citra Intirama, distributor Roland di Indonesia juga.

Jadi merek apa yang biasa dipake di Panggung di Indonesia ?
Yaaa, kalo Yamaha ya type PSR lah, S910/ s710, yg agak lama S900/ s700, yang lebih lama PSR 3000, yang Jadul PSR 2000/2100 . . .masih ada nggak ya? he he he
Kalo merek Korg, ya diantara yg agak lama Pa 50, yang agak baru Pa 500, karena saya jarang lihat Ortung pake Pa 80./800
Kalo Roland, ya sekitar  yang terakhir E50/E60, bukan E80, karea yang ini mahal banget
Technics?
Yaa, meskipun pabriknya sudah mati, tapi masih banyak para Fanatics si Technics ini, kalo di panggung masih banyak yang pake KN 2600/ 2400 bahkan KN 6500/ 7000
itu sih penglihatan saya . .
Jadi di luar type yang disebut itu?
Yaa agak susah bicara lah . . ., susah ngobrolnya, nanti nggak nyambung kalau anda baca postingan para pemain di Internet., begitu . . .

Jadi gimana dong kalo uang gak cukup untuk beli Orgen ?
- Beli yang di luar type tadi, untuk melatih tangan saja, tapi kurang bisa ikut ngobrol di forum
- Beli second, seken,  boleh juga, banyak sekali, kecuali merek Technics agak susah
- Nonton aja dulu, di Internet, di Panggung, sambil nabung dan berdoa . . ha ha hah , Lho? Yakinlah !
- Ikut Kursus kelas hobby dulu, sekitar 350-400 ribu per 4 kali petemuan (???)
- Sering main ke rumah teman dulu yg punya orgen dan ikut belajar . . .
- Lihat lihat di Youtube dulu . . . he he hee . .  he he ehe
sussaah amat sih . . .

Ee bapa ibu, please . . .
Ini tahun 2011, tahun harapan bagi siapapun yang  yakin akan pencapaian dirinya
tahun harapan bagi semua yang yakin akan kemurahan alam semesta, kemurahan Tuhan
Di mata Dia itu mah keciiillll . . . .
ayo raih cita cita kita !
Jangan berhenti untuk yakin

Don't stop believing !

Thank you
ASG

Minggu, 05 Desember 2010

Seandainya tukang Orgen, Keyboard Player, bisa baca situasi sebelum main

sodara yang baik,
Tukang orgen, keyboard player, grup orgen di hire, disewa, dipake karena beberapa hal dong, pasti.
mungkin karena baik, bagus permainannya, mungkin karena nggak ada lagi pemain karens penuh saat musim kawinnan atau yang ini ni . . . pesanan dari yang berhubungan dengan orgen itu, misaknya kenal sama salah seorang penyanyinya, atau kenal sama boss orgennya " eh, nanti kalo ada acara , pake orgen saya ya"  begitu.

OK, No problem kalo semuanya tertangani, bagaimana kalo begini.
- Penyanyi Ok, cakep, pakaian full baguss, wanginya mahal, suara Ok
- Penyanyi ke 2, ganteng, pakaian baguss, matching, gaul, suara Ok tapi . . .
- Pemain, kucel, ledrek, no color ( bukan gak pake kolor ya) tidak seperti mau tampil dan . . .
 cuma menguasai satu genre, misalnya POP only . .. walaaaaah

Siapa yang bisa menahan, bahwa sebuah panggung (biasa) tidak boleh ada yang nyumbang tampil, nyanyi, siapa yang bisa bilang ke hadiri, "maaf sodara, kami tidak menerima sumbangan nyanyi, karena kami sudah membawa penyanyi full dan serba bisa", kayaknya belum ada yang kayak begini.

Baca Situasi
Bagus sekali kalau kita main di tempat baru atau jauh dari markas anda, kita bisa tau siapa audience anda, masyarakat seperti apa yang kita akan hadapi karena . .
- Ada beberapa komunitas perumahan yang punya grup orgenan yang rutin
- Banyak perumahan yang banyak potensi penyanyinya ( saya kenal beberapa daerah di Bekasi)
  dan memang para penyanyi itu suaranya bagusss.
- Ada komunitas perumahan yang penya grup keroncong, tau sendiri kan, gimana lagu keroncong ini di orgen
akibatnya . . .
Permainan kita langsung ketebak, bahkan skill kita langsung kebaca dari lagu lagu yang dibawakan, misalnya, samapai satu jam pertama kita bawakan hanya lagu baru, misal, Kris patih, Afgan, Rio Febrian dan sebagainya, penonton bilang . . aaah lagu baru melulu, banyak yg kayak begini di tv , di radio.
Padahal . .
Audience kita , terutama di pesta kawinan, pasti sudah ketebak, yang mengawinkan anaknya di kurun waktu saat ini adalah ANGKATAN 70 !!!, kita maklum kan ???
Beda dengan yang NYUNATIN, nah kalau yang ada pesta sunatan di rumahnya sudah agak bisa ketebak ayahnya adalah adalah ANGKATAN 90 !!, tau dong lagunya seperti apa.

Please be prepare
Jadi, "alangkah baiknya" kita tanya dengan santay , mungkin seperti ini, maksudnya supaya berhasil lho.
- Di perumahan mana? atau
- Gimana di sana bapak bapaknya suka nyanyi-nyanyi nggak ? atau
- Ada grup musik nggak disana, keroncong misalnya? atau
- Siapa yang jago nyanyi di sana, sukanya lagu apa  aja ( dangdut?, Pop brury ?)

Why ?
Fren, bayangkan, setelah kita main (pake Midi lagi) lalu tuan rumah nyumbang
" baiklah saya persembahkan lagu ini untuk 2 mempelai, lagunya Keroncong  Tanah airku", Booooo, ini lagu
umum biasa saja, tapi kalo bagi yang tak biasa, atau pemain muda mungkin ini lagu keroncong yg aneh dan langka ! . . .
Maka dimulailah drama kekacauan ini . ..
- Style keroncong yg dipake style ex tahun 2000,  sepuluh tahun lalu boooo, itu style sudah lapuk..
- Chord salah salah and so on and so on . . .hancur booo

Naiklah lagi, biang nyanyi, misalnya pak RW, "Ok saya akan menyanyikan lagu kenangan saya untuk dua mempelai, sambil berbisik ke anda : mas lagu Riwayat Sangkuriang  . ."   booooo . . . ini lagu biasa juga umum
tapi bagi yang nggak tau, pemain muda ini lagu aneh dan . .
- Chord salah salah bin ngaco, jeda salah, interlude salah
- Style yang dalu tadi itu waduuuuu, hancurrr

Anda tau kan, ketika mereka turun panggung, mereka bilang begini
- waah kacau kacau ancur guah, pemaennya gan bisa
- Mendingan lu aja deh yang maen ( ke temannya) padahal, anda hanya ancur di lagu lagu itu saja !
lagu lain Ok, tapi ini cap buat kita, para pemain . .

Jadi, bagaimana?
Jelas dong, berani manggung berani terima tantangan. Saya pernah di test seperti di test, ada orang, yang terkemuka lah di kampung itu, menyanyi 5 lagu ! sederet, berturut turut dan lagunya  berbagai genre, bahkan dia bilang sendiri , biar, saya ini ngetes ( meskipun sambil tersenyum) . . mengalirlah lagu Wuyung . . .Semalam di Malaysia . . .Kota Solo . . . .Sampul surat dan satu lagi saya lupa.
- Terus belajar, tambah khasanah lagu dan genre
- Test main ,nyanyi, minta orang lain ngetes anda main, daripada di tes di panggung
- Perbarui style terus menerus, banyak orang pinter "dan baik hati " bikin style bagus bagus, anda bisa beli atau barter
- Bilang saja gak bisa atau tak tau lagu itu, daripada mencoba tapi kacau.

bagi penyanyi atau MC
- Ketika pemain orgen anda lagi kebingungan menghadapi permintaan si penyumbang, coba sodorkan
   buku lagu, yang sudah pas padausia peminta, misal, lagi si pemain itu bilang  "gak bisa pak" anda bilang
   "Ini pak, yang cocok buat bapak, lagu Brury, mantep ini pak"  arahkan , selamatkan pemain anda dari
   kekacauan pangung ini.

Saya pernah cerita, saya nyumbang lagu di suatu acara di sebuah hotel Jakarta
Pemain orgen nya Idang Rasyidi saxophone nya Benny Likumahuwa . . Kurang gimana coba.
Idang bilang begini sambil senyum ketika saya minta lagu Utha Likumahuwa (malam ini terasa panjang . . )
" Ben, ni lagu adik lu" ke Benny Likumahuwa
" Gak tau " Idang ke saya sambil senyum menggeleng kepala . .saya coba yang lain dia malah senyum lagi he
  'gak tau" saya sih santay juga . . . tiba tiba MC nya  nyamperin pegang buku lagu di bilang " ini saja pak,
  pasti mantep"  yaa akhirnya lagu Brury juga . . tapi memang mantep.

Sodara, sorry, bukan saya mau ngajarin
Tapi saya turut merasakan kegagalan si pemain di panggung . .
Ya , sorry, ayo saling diskusi, saling berbagi
Semoga anda semua sukses selalu.

Senin, 16 Agustus 2010

Repost - Jadikan Orgen atau Keyboard sebagai salah satu target dalam rencana tahun 2011 anda . . .

(from November 17, 2009)

" . .ayo dong, selain target dan mimpi anda yang besar itu, selipkan sejumput mimpi kecil tentang orgen ini . ."

Hallo,
Ini untuk yang belum punya orgen atau yang mau ganti, seperti saya, kayaknya 1 tahun bersama Roland agak kurang happy, anda tahu sendiri dari tulisan di halapam depan saya. Dulu sekitar 7 tahun dengan Yamaha, selalu saya meningkat ingin punya yamaha yang lebih tinggi grade nya, tapi dengan Roland? kayaknya saya tak tergerak ingin memiliki Roland yang lebih advance., saya punya Roland E50 tapi nggak terlalu pengen punya E80, what's wrong? kalo menurut saya begini

1. Roland kurang gencar promo di Indonesia ( di dunia?) atau mungkin karena Roland tidak diageni oleh mother company seperti Yamaha, Korg juga begitu kayaknya, sehingga jika anda tanya ke para pedagang, mereka apa yang paling banyak di jual belikan? , jawabnya Yamaha !. Ya, meskipun menurut para player di Indonesia sendiri Yamaha hanya orgen 'rumahan' not for the stage show, tapi buktinya?, sangat banyak Yamaha yang dibawa manggung, di cafe atau di panggung lain.

2. Roland agak tersembunyi, jarang terlihat, itu dia, mau service agak susah nyarinya, mungkin, Korg juga begitu. Ini khusus di Jabodetabek saja( Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi), kalau Yamaha kebetulan kantor distributor nya ada di pusat kota. Kantor pusat Yamaha ada di depan Komdak (Polda Metro) Jakarta, Showroom Yamaha ada di Pacific Place, SCBD (Sudirman Central Business district) . . .

3.Check please, Youtube, official Yamaha tampaknya paling serius menangani demonstration dari produknya di youtube. Lihat 'cewek-cewek' misalnya Mina Nakagawa (dia pasti guru musik) yang memainkan Tyros seperti di bawah ini, bahkan ada ibu-ibu yang juga ditampilkan, menurut saya jadi lebih menantang, cewek saja bisa main segitu bagusnya, dan lain . . lihat dia mendemokan 'terompet Irlandia' Irish Pipe ini . . .dengarkan penjelasannya dengan bahasa Inggris, cuma pakai logat Japan . . .sangat menarik ha ha ha ha (orang nya?), saya tidak menemukan di merek lain para guru wanita ini ditugaskan mendemokan produk orgen atau keyboard ini. nah dengan video ini juga saya jadi pengin punya Tyros 3 ! , check this ! Mina Nakagawa . . .



4. Kelemahan yang sudah diketahui para pemain/ trader orgen second. Coba tanya para pelaku jual beli alat musik second, kalo ditanya penyakit Roland dia akan jawab "flopy disc drive", suka erorr. Bahkan ada yang bilang enam dari sepuluh bermasalah ( entah E50- 60 ??), dan jika ini sudah habis masa garansi maka harganya total 800 ribu untuk penggantian dan jasa nya. Coba tanya Yamaha, untuk yang sudah lama main maka kemungkinan ia akan jawab LCD, itu juga sampe PSR 3000 saja yang LCD nya suka masalah katanya, yang sekarang enggak. Meskipun kalau LCD benar benar rusak kita harus ganti sekitar 1,8 - 2 jt lebih buat itu layar Yamaha. Saya sendiri, dulu punya masalah dengan 'karet pad' pembalik pada tuts, itu lho yang menjadi media kontak antara tuts dengan elemen sensor not. Saat itu saya langsung bawa Yamaha PSR 3000 saya ke service Yamaha di Tebet (Gedung Gajah), lalu 15 menit selesai, diganti dengan karet baru dan nyala lagi.

5. Kemudahan, sekali lagi kemudahan . . ., fitur Yamaha di harga yang sekelas bisa membuat pesaingya seketika jadi KUNO, kok bisa ?
Check orgen seharga 10 - 11 juta rupiah, bagi para peminat mungkin jadi menarik si Yamaha ini, karena sudah USB, sudah color, bisa main MP3, bisa Rekam suara kita, ada Multi pad, jadi kelihatannya lebih canggih lah.
Meskipun di Roland, harga seperti itu sudah touch screen, di Korg juga, Yamaha tidak. Juga tidak ada Giutar Mode di Yamaha, cuma yang seperti ini kapan dipake nya sma pemula? atau para bapak atau ibu yang punya uang dan ingin belajar?

6. Check OS, operating system nya, di Roland E 50, kalau mau cari style dan style kita sudah ribuan, itu bisa lamaaaa . . . . ., mau copy style lamaaa . . . .mau nambah style ke card lamaaa . . . dan tidak bisa 'nge-sort', tidak bisa per file. di Yamaha itu bisa lebih cepat dan bisa seperti di MS Windows biasa, lha . . kita kan ingin yang mudah dan cepat.

Saya sendiri agak ngeri, sebetulnya, ketika main pakai Roland si umum yang lagunya bervariasi, takut cari style nya lama, iya kalau ada MC bisa ngerem dulu dengan cuap cuap nya dia, kalau boss? yang ingin serba langsung?waduu. atau kalau main dengan orang seperti BENY GILA (lihat tulisan saya mengenai Beny ini), entertainer yang bolak balok ganti lagu, tempo cepat lambat, langsung dari lagu cina ke lagu india wadduuu, gassswat !, tapi dengan Yamaha bisa saya sikat itu si Beny, lu mau main lagu apa? gua jabanin ben !

Roland? Korg ?, Suaranya Top !, istri saya yang awam juga bilang, 'beda yah' suara Roland lebih ' kerasa', dan ini akan dianggap kasar bagi pendengar pemula, tapi suara mereka lebih Real ! tak bisa dipungkiri. cuma . . . saya butuh kemudahan . . . butuh fasilitas . .
Edit style di Roland ? wow ! sangat enak dan mudah !, Yamaha gak punya yang kayak gini.

Ok, kembalilah ke tujuan anda dan target anda untuk tahun 2011, mimpi besar anda . .
boleh tuh, masukkan agenda kecil ini . .
1. saya mau bisa main orgen di 2011
2. saya mau beli orgen buat latihan di rumah, 2011
3. saya mau sering nyanyi jadul ah . . he he he . . .
. . saya mau . . rumah baru . ..
mobil baru . . dll dll . . .he he e

ayo dong, selain target dan mimpi anda yang besar itu, selipkan sejumput mimpi kecil tentang orgen ini, dan ayo cerita sama saya, siapa tau klop.

oke, pak, bu, permisi yah.

Jumat, 23 Juli 2010

Tukang Orgen tak bisa melihat Display seminggu lebih ! apa siasatnya ?

Hallo lagi bapa ibu sekalian,
Ha ha ha,
Tukang orgen itu saya. yang selama hampir 10 hari sakit mata yang luar biasa indahnya, hingga itu display orgen hanya kelihatan putih saja ' blank !
Yang namanya orgen, keyboard itu kan dikontrol oleh itu display yang ditanam ditengah bagian depan bidy orgen, dan disitulah kita bisa melihat apa yang sedang di'setel' dan apa yang kita inginkan untuk dipilih. Dengan terganggunya peglihatan itu jelaslah sudah bahwa saya tak bisa lagi memilih style, memadukan sound , menset ini dan itu,

Dasar tukang orgen, meskipun gak bisa jelas melihat tapi main orgen jalan terus, ya dengan main melihat dengan jari tangan saja, mencoba coba style dengan meraba.
Lama kelamaan bosen juga dan lama sekali kayaknya untuk dapat bermain seperti keinginan hati, padahal itu sudah memakai soun registration lho, sambil meraba juga he he he . . . tapi ada yang ini saya bagikan di sini, ini lho.

Untungnya Keyboard saya bisa putar MP3
Naaah . . .ini keuntungannya, jadi saya tak terlalu cepat bosan, saya ambillah itu Flash disk/ USB saya yang berisi MP3 pilihan saya, ada folder yang berisi lagu Rinto-an yang dinyanyikan Nia Daniaty, Cristin Panjaitan dan lainnya, ada lagu Pance-an yang dinyanyikan Dian Pishesha , nah melantunlah lagu lagu itu dari keyboard saya ( PSR S910) dan . . saya ikuti sepanjang lagu, jadi lagu aslinya main , kita main juga dengan keyboard kita waaah mantep juga. Beralbum lagu saya lahap sambil bernostalgia saat SMA dengan lagunya Iis Sugiarti .. melodi memory . . sekolah tua . . Tak ingin dimadu (Nia D) dan lagu lagu Dian Pisesha jadilah itu hiburan yang cukup menyenangkan untuk yang sakit mata he he he . .

Pesan saya bagi yang belum sakit mata ( he he) jagalah dan peliharalah itu peralatan tubuh anda, pelihara, hargai, terimakasihi agar dia awet dan terus menemani kita hingga maksimal,, Ya, semua, karena percuma nanti, matanya bisa lihat jelas eee jarinya sakit jadi gak bisa main orgen, jari dan matanta sehat eeee pinggang nya sakit jadi gak enak dipake duduk he he he he . . pokoknya pelihara , sayangi dan terimaksihi tubuh anda, apalagi bisa berterimakasih pada jiwa anda he he he , iya sebelum pada yang menciptakannya . . .

marii, wassalam.

ASG

Sabtu, 23 Januari 2010

Ketuaan untuk belajar Orgen, Gitar ? no, no, no . . . . . .

Nooo,
Kata para master, musik itu tak kenal usia,tak berbatas jaman (ageless), begitu pula pemusik.
Yang diperlukan untuk bisa bermain orgen, keyboard atau gitar adalah 'ketangkasan jari' ( dexterity) dalam derajat tertentu pastinya sesuai level. Jelas dong jangan bandingan anda yang baru belajar setahun dengan mereka yang juga belajar setahun tetapi rutin tiap hari . . .  ( eeee  . . maksudnya?)

Kenapa kursus yang diadakan di umum waktunya kok setengah jam tiap sesion?.
Ternyata memang umumnya begitu, para guru di negra maju pun menyarankan, coba belajar setengah jam saja per hari, 5 hari dalam seminggu dengan metoda yang cocok, katanya akan berprospek baik bagi kemajuan kemahiran bergitar atau mengorgen.

Pendekatan pada para pemula yang lebih  tua
Belajar apapun yang baru bagi yang berumur lebih tua, akan tampak lebih sulit, dirasa lebih susah dan tiada harapan. Tetapi, siapapun, yang tua taupun yang muda, dalam dirinya harus tumbuh keinginan yang tinggi untuk  mendekati atau menggali potensi bermusiknya.
Inga, inga !, tak ada istilah sudah terlalu tua untuk belajar main musik, seperti banyak dikatakan, tak ada istilah ketuaan untuk belajar. Lakukan mulai hal dasar  (rudimentary) yang penting seperti pengenalan keyboard , bukan hanya main only.


Belajar keyboard, itu lintasan menikmati kesukaan, bukan kesusahan.
Iya, itu dasarnya, enjoy, bukan susah dan sulit, santai aja pak bu.
Cuma . . . . ., mana ada yang tanpa kesulitan, meskipun tingkatnya sesuai. Masuki itu jangan lompati, seperti misalnya nanti harus belajar memfungsikan mulai 3 jari, lalu 4 jari kanan  lalu semua jari tangan kanan, gradual, bertahap senangi.
OK?
ayo pelan pelan aja . . .

Pilihan hobi orang dewasa ?, bermain Keyboard atau piano salah satunya.

MY ORIGIN BLOG asayagiri.blogspot.com
 
Bingung untuk menggali diri setelah dewasa?, setelah pensiun? mungkin main keyboard atau piano adalah pilihan anda.



Ada yang mulai belajar memelihara burung (burung berkicau) ada yang mulai memelihara ayam (ayam pelung = ayam yg bagus kokoknya) ada yang berkebun anggrek dan bunga lain, bonsai, ada juga yang memelihara ikan di akuarium atau ikan Koi di kolam depan rumah.
Semua perlu modal
memang ada yang  tak memerlukan modal ?. Minimal modal anda adalah kemauan,kepatuhan pada guru dan . yang satu ini yang paling jarang dimiliki oleh murid, ketabahan.
Lho ? kok begitu ?
Murid, si pembelajar rontok karena frustrasi, malas dan bosan. Tidak tabah tidak konsisten ajeg istiqomah dalam menekuni berbagai hal, tiru dong saya meskipun cuma segini tetep nulis di blog ini he he he he . .
Ikan koi perlu dibeli, dari yang 40 ribu, 400 ribu se ekor, ayam pelung perlu dipelihara dan diberi kandang yang bagus, ayam dibawa dari Cianjur (pusat ayam pelung Jawa Barat) dibeli dengan cukup mahal perlu modal, akuarium dibeli dari jalan Pamekasan, Jakarta, tempat disiapkan airnya sengaja air dari laut kidul (selatan Jawa) wuuah . . . top banget, tapi kembali semua harus dipelihara, semua pelu modal.
Keyboard ?
Iya dong, juga perlu modal.
Harga Keyboard untuk belajar ada yang 2,5 juta, mungkin sama harganya dengan akuarium plus isinya , mungkin sama dengan beberapa tanaman anggrek, atau beberapa bakalan bonsai, atau harga ayam pelung yang sudah jadi. tapi kembali mereka perlu perawatan.
Keyboard ?, piano ?, hampir tak perlu perawatan, cuma diri kita saja yang perlu dirawat he he he, bukan di rumah sakit maksudnya, tapi dirawat agar sehat dan bersemangat gitu pak.

Ingat, orang dewasa belajar keyboard , orgen bukan untuk kompetisi.
Maksudnya ?
Iya, nggak perlu ngoyo (jawa: terlalu berlebihan), dibawa santai saja.
Jadi gimana ?
Iya, untuk pertama kali, untuk awal awal, cukup 15 menit saja ( kayak bayi he he he), biar tidak frustrasi, merasa gagal, gak bisa bisa. Lalu lakukan sambil momong cucu, momong anak, possible lah. Sangat memungkinkan belajar dengan buku, dengan jarak jauh dari situs situs yang sangat banyak tersedia, dengan membeli VCD tutorial yang hanya 20 ribu rupiah per keping !, lalu  tanya tanya teman atau yaaa, bapak ibu lebih  tahu.

Apa yang membuat permulaan tidak enak ?
Kalau di piano adalah kursi.
lho? kok ?
Oleh para guru disarankan, kursi untuk kita duduk belajar piano harus cukup tingginya.
Kenapa?, agar bahu anda menggantung dengan bebas, tidak capek, agar comfort lah, biar pelajaran dan semangatnya terus mengair.Jadi, kursi harus menyesuaikan Piano he he he he . . .
Keyboard ?
Lebih mudah lagi, kerena . . .  dudukan keyboard lah yang menyesuaikan kursi anda . . . Ok . .itulah kelebihan keyboard. Stand keyboarlah yang anda setel agar dudukan enak, bahu menggantung dengan leluasa sehingga itu jari yang paling sulit diajar, yaitu si kelingking juga bisa anda fungsikan, ee betul ini?!

Jadi?, inilah saran saya, belajar orgen adalah salah satu pilihan bapak dan ibu juga, dan mungkin ini menjadi ispirasi, bahkan menjadi awal bagi tumbuhnya semangat bermusik untuk anak cucu, sodara, aa, teteh he he he ya pak . . bu . .. OK deh , selamat memilih.
salam orgren :-))
ASG

Jumat, 21 Agustus 2009

Bulan Puasa, para player istirahat, tapi yang belajar ini kesempatan berguru . .

He he he . .
Isirahat . . . . bagi para player orgen bulan puasa pasti agak berkurang atau bahkan sama sekali 'rest' perei dulu dari acara goyang menggoyang panggung hajatan atau acara kantor, naah nanti bulan syawal, sehabis lebaran panen lagi karena banyak yang melangsungkan pernikahan.

Biasanya masa istirahat ini dipakai untuk melakukan overhaul (kayak pabrik aja) memperbaiki dan membersihkan alat alat, sound system, mixer, power, mic bahkan mobil box pengangkut peralatan juga di service ke bengkel. para singer, sinden, penyanyi, artis yang biasa main bareng sesekali kumpul, buka puasa bersama, sms-an atau mungkin menggarap lagu untuk di rekam di studio langganan.

Yang sedang belajar ?
Ini kesempatan lho, bisa saja sehabis sahur, sehabis sholat subuh kita main orgen, tidak tidur lagi, jadi ini bulan belajar orgen juga he he he he . . tadarusan juga kali ya . . he he he (tadarus=baca qur'an).
Bagi yang bisnis di rumah atau bagi yang pulang agak siang ke rumah, bisa juga sambil nunggu buka belajar orgen, ngelancarin tangan.

Ngabuburit ?, temui para guru orgen yang biasanya sibuk manggung
Lho, iya, para player yang biasanya sibuk main sana sini , bulan puasa ini jadi ada di rumah mereka, sedang mengotak atik alatnya, sedang nyolder, sedang gulung spool . . .ini kesempatan untuk tanya-tanya , diskusi seputaran orgen atau bahkan belajar ngeset sound system bagi yang ingin belajar . . atau bahkan yang berencana membeli set sound system, ini kesempatan baik. Datangi mereka sambil 'ngabuburit' (sunda= nyore-nyore-in, men sore-sorekan), ini mungkin akan sangat berguna bagi anda.

Jadi bulan puasa ini bukan hanya bulan yang penuh pahala yang berlipat ganda saja, tapi juga bulan untuk belajar orgen lebih cepat dan berhasil . . he he he . .

Kamis, 17 Juli 2008

Baru mau mulai belajar Orgen, keyboard?- Gampang kok, cuma tiga fungsi doang !, intinya harus senang . .

Iyya, ini tentunya untuk bapa dan ibu yang baru akan ingin hendak memulai kereteg niat daripada belajar atao mempelajari 'orhhen' atao 'orhhan' itu . . . he he.

Menurut pak Roland, orgen atau keyboard itu sangat sederhana, dalam sebuah orgen cuma dibagi menjadi tiga fungsi yaitu :
1. Fungsi Melodi ( tangan kanan)
2. Fungsi Pengiring/accompaniment atau Style (tangan kiri) dan
3. Fungsi merekam (hasil kerja anda) itu saja sudah. tok !
Jadi, untuk belajar mudah kita harus fokus ke salah satu dari yang tiga tadi, mana yang menurut anda lebih penting.
- Bisa main tapi nggak lancar melodi ?
- Bisa melodi nggak lancar ngiringi ?
- atau cuma bisa merekam? ha ha ha ha , nggak , nggak beitu laah . . . .
Suatu hari pak Mustaid (AL), orang bekasi, tanya ke saya, itu lho pak gimana caranya belajar melodi ?.
Di kursusan (tempat kursus) awal belajar orgen adalah pasti baca buku dan kelihatannya lebih kearah melatih melodi (tangan kanan), jadi dimulai dengan lagu sederhana . , tang, ting tong, klang. kling ,klong dan seterusnya. Lho tapi kan kita sudah tua, nggak usah kursus laah, yang cepet ajjaaa gimana gitu. Iya, makanya kembali ke yang tiga itu, atau dua lah, mana dulu kiri atau kanan.

Latih Tangan kanan ( melodi)
, tanpa buku, tanpa not, tanpa pakem, semi ngawur kaliii . .kira2 gini
- Latih terus, persering pegang orgen, acak dulu aja, yang penting jadi 'pede' dulu, tangan kita akan pegal.
- Jalankan intro 3 tiap style orgen anda 'IKUTI' tiruuuu dengan tangan anda
- Perlambat tempo nya agar jari anda bisa 'ngikutin' itu si intro tadi, karena di intro itu banyak yang unik petikannya, wong yang bikin profesional kok.
- Teruus aja gitu dulu

Latih Tangan kiri ( pengiring), biasakan dulu membentuk formasi, bebas aja . . .crang-cring crung .
- Lakukan sambil nyanyi yang sangat disukai, misal lagu kusplus, brury dsb.
- Catat, mencatat, dengan catatan sederhana apa yang kita anggap baru dan enak, misalnya tambahan chord (grip) dan sebagainya.
- Lakukan saja transpose2 dulu saat main, jangan ganti chord dasar, jadi anggap semua lagu mulai dari C kalau minor ya di A mimor lah. jadi pakai fungsi transpose itu, lho ? yang penting senang, enak, suka kitanya !, pinter mah nantii . . dapet sendiriii.
- JANGAN LUPA, bunyikan suara tangan kiri L1 itu, jadi tekan tombol L1 nya atau leftnya, p[ilih suara yang bisa 'kentara' kelihatan misal 'Piano' atau Piano EP' dsb. tekan agak berirama, jadi saat kita main, hentak hentakkan tangan kiri kita , jangan diam dong, trung trung! trung!, krong krong ! gituu . . .

Nge-rekam ? lupain dulu . . .
Nah kecuali bagi pemilik Yamaha PSR S900, silakan rekam deh permainan dan suara perak anada , main sambil nyanyi . .ini juga bisa jadi penyemangat kita kok. ayo coba             HOME /topik terbaru

Sabtu, 19 Januari 2008

Bisa cepet gak BELAJAR ORGEN ?

Bisa! (maen bisa aja kamu )

Ya memang bisa, bisa dinikmati sendiri dulu, bisa satu dua lagu dulu, yah kusplusan lah ( koes plus -banyak lagu yang sedernaha chord/grip nya tapi enak).
Kalau bahasa herennya 'blues progression', chord nya C, F, G, 3 chord tapi jalan dan bisa dinikmati lagunya, contoh lagu 'layang- layang yang ku sayang . . . .'
Meskipun tetap ada syaratnya (syarat dan ketentuan berlaku . .he he), iya biar kita bisa lebih cepat bisa.
Di bidang computer, dulu tahun 90an,sebelum ada Excel (windows) di Indonesia beredar Lotus 123 dulu kan ?, nah, sama seperti itu, kita yang sudah bisa Lotus akan cepet bisa belajat Excel
Orgen juga bisa sama, Jika kita sudah bisa Gitar . . . akan cepat sekali bisa orgen . . .pasti. ( bukan Piano lho ya, karena yang satu ini bisa tahunan belajarnya, bahkan puluhan tahun ! wuh).
Gimana kalau gak bisa apa apa sama sekali tapi pengin bisa orgen . . . yaah . . .harus banyak berdoa nih . .he he.

Saya pernah bertemu dengan seseorang yang usianya sekitar 40an, tapi baru mulai kursus orgen di sebuah kursus di kemang pratama- bekasi. Jadi kuncinya niat kali ya, kemauan, willing ness, efort, courage, couriousness, nekat, keukeuh peuteukeuh, ngeyel oh bukan yah . .haha itu kali ya modal agar cepet bisa.

Kalau tidak salah saya pernah baca, semua orang itu ada bakatnya (untuk maen orgen . ) tapi ada yang masih kaku ada yang sudah lentur, kali bakat itu seperti rambut.
Yang masih kaku agak susah menggetarkannya meskipun di goyang goyang, nah yang sudah lembut, lentur, ketiup angin sedikit saja sudah begetar, cepet bisa kali maksudnya.
tapi ini bukan halangan, kalau ingin bisa ya harus mau tekun, fokus meskinpun kecepatan kita belajar akan sangat bervariasi.

Kamu pasti bisa ! bisa ,orgen pasti bisa ! (Jacki Chen/Chen lung di iklan minuman di tv)

Kamis, 17 Januari 2008

INGIN BISA Orgen banyak syaratnya !

Memang begitu,
Meskipun yang paling penting adalah Kemauan.Mau memulai, mau mendengar, mau tekun, mau nurut, mau nonton orang main Orgen(tunggal?), mau mencoba, mau nerima, dan yang juga penting mau bermodal. Modal punya orgen sendiri, kalau tidak ya pinjem sama temen. iya lho, ini juga termasuk kemauan, amau minjem sama temen di rumahnya misalnya.

Kalau mau punya Orgen pasti anda bisa punya Orgen !, lha iya, asal Focus, bahwa saya punya orgen. Tidak usah Orgen baru, yang bekas juga banyak yang bagus. Bagi anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya (Bogor, Depok,Tangerang,Bekasi-Jabodetabek) dengan mudah bisa kita jumpai toko alat musik yang menjual Orgen bekas dan bagus. Harganya ?, sangat bervariasi.

Seperti kita mau belajar motret/Foto, maka kalau kita belajar memakai kamera pocket, maka tidak akan pernah masuk dalam lingkaran belajarnya. Kita harus minimal memakai kamera SLR (single lens reflect) baru agak jreng.
Orgen Juga sama, Jika kita belajar pake orgen mainan, yang kecil itu, ya itu sih cuma belajar mencet mencet doang tidak akan pernah "in". pake yang agak standar orgen, pasti bisa, pasti ada. Murah ada, mahal apalagi.