Halo bapa ibu,
Ada seorang teman nanya saya, kenapa style Yamaha buatan pasar kok berbeda volumenya?, ada yang keras sekali ada yang pelan sekali, padahal style yang ada di dalam orgen sama semua suaranya.
Ya, kalau yang di orgen itu sudah disamakan dong, pakai tools, pakai software sehingga rapi. Tetapi yang beredar di pasar beda sekali, karena kebanyakan kan dibuatnya langsung, on the spot di orgen itu sendiri. Silakan check style dangdut yang beredar , kebanyakan volumenya lebih keras dari style daleman(built in), ya itu tadi sebabnya.
Di Roland (sorry . .) ini sangat mudah, bahkan si tombol untuk ngatur suara ini ada di luar, jadi sekali tekan kita akan dibawa ke tujuan ( silakan buka tulisan saya 'style make up").
Saya menulis ini bukan untuk yang sudah jago, tapi bagi bapa dan ibu yang santai, mungkin orang kantoran, atau siapapun yang sedang belajar, seperti saya.
Di Yamaha, dalam hal ini PSR 3000, S900, S910 bahkan di bawahnya, kita bisa mengatur kembali masing masing bunyi ini dalam ' step recording' function. . . baca manualnya coba.
Begini.
Biasanya yang membuat style jadi gak enak, kasar, keras, itu adalah di DRUM, seperti anda ketahui drum ini disebut "rhytem" di Yamaha, ya, karena memang ia menentukan tempo , menentukan beat, nggak percaya silakan coba style yang depannya nggak pake drum, atau OFF kan saja drum dalam satu style. Lazim juga diketahui jika kita rekaman maka si drum inilah yang pertama direkam, dipakai acuan.
OK,
Fokus saja ke Rhytem yang kedua, berarti kalau dari kiri ( lihat gambar diatas) adalah yang ke 2, biasanya ini adalah drum utama, kalau rhytem 1 biasanya dipakai suara 'cek' cek cek' saja., mau coba praktek, mengatur volume drum ?, coba . .
1. Pilih style yang anda anggap terlalu keras drumnya, dari hasil convert atau dari pasaran
2. Tekan FUNCTION > Digital recording > STYLE CREATOR, sampai disini anda akan ketemu dengan gambar yang pertama, yang diatas.
3.Tekan "CHANNEL" angka 8 kanan atas, bersamaaan (tekan dulu channel dg tangan kanan dan tahan, baru tangan kiri menekan channel rhytem yg di bawah) dengan angka 8 kiri bawah nomer 2 ( kalau sudah berwarna merah di channel itu berarti langsung, sudah. Kalau belum, amaka tekan bersamaan, maksudnya , ini adlah kita : memilih channel" mana yang akan digarap.
4.Pindahkan atau geser TAB pojok kanan atas ke yang paling kanan, yaitu EDIT, maka anda akan ketemu seperti gambar diatas yang ke dua ( yang agak bawah), ya sudah anda sudah mulai masuk kedalam STEP EDITING"
5. Geser atau tekan sesuai keinginan (gambar bawah) kiri kanan, atau atas bawah, maka sambil anda menggeser, orgen akan bunyi seperti apa adanya yang anda pilih, tak tik tok deg ces . . . dll. OK
6. Untuk atur VOLUME, arahkan si KURSOR di channel VOLUME ( lihat gambar)-volume itu , ,
7. Jika sudah, silakan putar pakai JOG atau tombol pemutar utama yang bunder itu . Ke kiri ngecilin, ke kanan , sebaliknya, atur semau anda.
Biasanya suara BASS DRUM 60-70 sudah cukup, suara SNARE bisa sampai 100 bahkan lebih, terus saja coba, jangan ragu, karena jika slahpun tidak akan berpengaruh pada style anda, kecuali jika DI SAVE DENGAN NAMA YANG SAMA.
8. Untuk mengganti bunyi, langkahnya sama, cuma arahkan kursor ke JENIS SUARA, instrumen ( lihat gambar.
9.Kalau sudah, geser lagi kursor POJOK KANAN ATAS ke paling kiri ( BASIC) , langsung saja TEST, onkan orgen anda, dengar bunyinya.
10.,Step 9 adalah option saja. anda bisa langsung men SAVE hasil editan tadi dengan NAMA YANG BEDA biar tidak menimpa file yang asli.
11. Finished, ini akan lebih mudah kalau anda menyenagi dan menikmati prosesnya.
Ok bapa ibu, selamat mencoba, semoga sukses dam enjoy memainkan Keyboardnya
ASG
Cara belajar Organ Tunggal Gitar how to play, untuk dewasa? buat TAMBAHAN,saya cari chord kord mudah gampang simpel langsungan,yang penting bisa,sehat, gembira,nyanyi nostalgia LIRIK SYAIR lagu kenangan lama lawas,LIHAT BEBERAPA VIDEO SAYA
VIDEO BARU SAYA
- AKA - Bulan, lagu enak buat belajar orgen
- Deddy DAMHUDI-Selamat Tinggal Kota SUKABUMI
- BAHTERA LAJU(Said Effendi) -ala saya
- DIAMBANG SORE (Said Effendi) chord orgen saya
- Franky Sahilatua-NONA(cover)
- ENDAR Pradesa-WULANDARI(orgen saya)
- ENDAR Pradesa-DUKA SEBARIS Cemara
- Bing Slamet/Onny Suryono - BELAIAN SAYANG
- Pepen- Gelisah, lagu enak buat goyang
- SEJATI (Wings) Belajar orgen Lagu Slow Rock
- Apa itu AI FINGERING dan Multi Fingering?
- apa itu FINGERED ON BASS dalam keyboard?
- apa itu INTRO,FILL IN,ENDING dalam Keyboard?
- Apa itu MEMORY REGISTRATION ? ini Cara membuat Reg.Bossas saya
- APA itu STYLE? apa bagiannya?
- Apa saja TOMBOL KEYBOARD di Dashboardnya itu ?
- Ernie Djohan-DENAI TAMANUNG buat latihan orgen
- Ernie Djohan-RATOK DENAI Lagu Minang buat belajar orgen
Tampilkan postingan dengan label belajar membuat style (BASIC). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar membuat style (BASIC). Tampilkan semua postingan
Selasa, 19 Januari 2010
Selasa, 13 Oktober 2009
SANGAT MUDAH ! : Style Editing di Roland E 50 - Coba, edit style Rock Beat
STYLE EDITING
Karena saya tidak jago membuat style, masih belajar, maka 'ngedit' aja kita lancarin, ok ?, gampang simple dan cepat dan hasilnya . . . . . coba aja . . .
Editing itu ada yang besar, yaitu menghapus sedkit atau banyak elemen musik dan menggantinya dengan 'permainan kita sendiri, atau yang seperti akan saya uraikan ini' edit kecil kecilan" he he he . .
Editing itu ada yang besar, yaitu menghapus sedkit atau banyak elemen musik dan menggantinya dengan 'permainan kita sendiri, atau yang seperti akan saya uraikan ini' edit kecil kecilan" he he he . .
Refresh dulu ya
Style atau accompaniment ialah musik pengiring, kalau style dinyalakan , kita seperti menyalakan mobil atau motor tapi dalam keadaan diam( stationer), kalau style kita mainkan dengan chord maka itu seperti menjalankan motor atau mobil di jalan.
Setiap style biasanya terdiri dari 4 Variasi ( VAR atau MAIN), lazimnya, variasi 1 untuk lagu bait ke-1, variasi -2 dipakai untuk mengiringi bait ke-2, variasi-3 untuk Bridge dan Variasi-4 untuk Reff, tapi ini sih terserah kita, bebas saja. ok?
Style
Style yang di edit : Rock Beat, ada di page 2 kelompok Rock
Target :
Merubah bass dan Drum di MAIN atau VAR 2 dengan mengcopy BASS dari VAR 4, data lain tidak dirubah, VAR atau MAIN 1 tidak di delete.
Me Make up Gitar dan Drum untuk menghilangkan kesan pop di VAR 2
Irama yang ingin di dapat Irama seperti untuk lagu "Five Minutes - Aku tergoda" di bait ke-2 atau lagu sejenisnya. KArena MAIN-2 di style ini agak 'nggak enak ' menurut saya.
MULAI !
1. Nyalakan Orgen, pilih Rock Beat dari kelompok style Rock di page- 2
2. Tekan Menu lalu pilih STYLE COMPOSER - akan keluat seperti gambar batang horizontal (gb.kanan atas ke 2)
3. Tekan TRACK EDIT, di kanan atas ( gb. kanan atas ke-1)
HAPUS suara Bass di VAR-2 !
4 . Tekan Delete - pilih Bass - pilih Major - pilih Main2 - execute ! (kanan bawah) , ulangi
5. . . . . . . .Delete - pilih Bass - pilih Minor - pilih Main2 - execute, lanjutkan
6. . . . . . .Delete - pilih Bass - pilih 7th - pilih Main2 - execute !, nah bersihlah bass di MAIN-2 ini
COPY Suara Bass dari VAR-4 untuk bass di VAR-2!
7. Tekan COPY, dan . . . . JANGAN LUPA lanjutkan dengan menekan
8. tekan SOURCE . . . . . .. . pilih - Bass - Major- Main 4, lalu tekan . . .
9. tekan DESTINATION . . . pilih- Bass - Major- Main 2 - execute ! . . lanjutkan dengan
10. tekan SOURCE . . . . . .. . pilih - Bass - Minor - Main 4, lalu tekan . . .
11. tekan DESTINATION . . . pilih- Bass - Minor - Main 2 - execute ! . . lanjutkan dengan10.
12. tekan SOURCE . . . . . .. . pilih - Bass - 7th - Main 4, lalu tekan . . .
13. tekan DESTINATION . . . pilih- Bass - 7th - Main 2 - execute ! . . lanjutkan dengan
Bass di MAIN-2 sudah diganti dengan Bass dari MAIN 4 ! - SAVE ! dengan nama baru, coba!
MAKE UP GITAR nya
Lihat gambar stye Make Up tools, perhatikan fungsi-fungsinya, ok ! siap . . . . !
1. Tekan Style Make up, tombol ada di luar, di kanan layar
2. Pilih target dengan menekan PANAH page, di kanan bawah layar, nah ini percobaan saya, atur suara gitar , karena ini bisa mengganggu, misal mementahkan Rock jadi Pop he he he . . seperti saya mematikan page 10 dan 16, mulai !
3. Ke - page 4 - instrument Dist Gt 2 - liat kiri - turunkan Volume nya ke + 391. Tekan Style Make up, tombol ada di luar, di kanan layar
2. Pilih target dengan menekan PANAH page, di kanan bawah layar, nah ini percobaan saya, atur suara gitar , karena ini bisa mengganggu, misal mementahkan Rock jadi Pop he he he . . seperti saya mematikan page 10 dan 16, mulai !
4. Ke - page 6 - instrument RockRhytm1 - set Volume ke +22, chorus +13
5. Ke - page 10 -instrument Clean Half - tekan MUTE , jadi gitar ini kita matikan
6. Ke - page 12 - instrument PowerGt 2 - set volume gitar ini ke (-27)
7. Ke - page 16 -instrument Warm Drive - tekan MUTE, gitar ini juga kita matikan
MAKE UP DRUM nya
Lihat gambar EDIT DETAIL DRUM, maksudnya untuk mengatur suara elemen drum deperti snare, stick dl sesuai selera kita, coba ini percobaan saya
1. Tekan tombol Edit detail Drum, tekan PANAH pojok kanan bawah, pilih page2. Ke - page 6 - elemen Pop Snare 38 1 - set volume ke (-63)
3, Ke - page 7 - elemen, SnareGhost - set volume ke +20, ini suara seperti snare drumband
SAVE dengan nama baru ! dan Mainkan coba !, Jadi . . . kita hanya merubah MAIN-2 saja ya . . . . . . . yang lain belum, gampang kan?
Kamis, 06 November 2008
Style Orgen nggak cocok ?, Sesuaikan semau kita . . .
:: UNTUK PEMULA:: ( ini sangat mudah !, ini salah satu kelebihan Roland)
Gini . . .( sorry, bahasan menggunakan Roland E 50)
Bagi yang baru . . sekali belajar . . atau baru pindah pegangan dari gitar ke orgen ya mula mulanya nikmati saja keramaian dan kemeriahan suara orgen kita.
bagi yang sudah mulai 'faseh' main orgen tapi banyak kurang puas pada style bawaan orgen, ya mulailah hunting cari style kesana kemari, di internet banyak, untuk semua merek orgen yang beredar di Indonesia, gratis lagi, contact teman atau kolega yang hoby orgen dll, pasti dapet.
Bagi yang 'gatal', gatal tangan, gatal kuping kok suaranya gini, kok anunya gitu, yaa, boleh mulai coba kutak-katik itu style . . . nggak usah buat dulu . .nanti kecewa akan hasil sendiri lalu semangat belajar malah jadi' kendor . . .
lho kok begitu?
Iya, soalnya berhubungan dengan kuping dan taste, selera hati kita, ketika kita mainkan style bawaan orgen terkadang merasa . . .
- Drum terlalu keras, getas , 'terlalu 'ngejeduk", kurang empuk (maklum senior,tua)
- Isian, atau fill in terlalu banyak Brass nya, trumpet nya kebanyakan . . .
- Terlalu padet lah suara gitarnya . . . .teruss aja gitarnya bunyi, misalnya
- Bass nya terlalu akustik, "ngebeb-bep' kurang " nge-dung" atau "nge-dhem"
- Orgen nya ngeribetin, keramean . . dan . . sebagainya.
Nah . . . kita setel aja, kita ganti saja, kita tambah aja semau kita, bebas !
'pigimana caranya? " begini . . . guampang buanget ! (touch screen lagi ! di E 50)
Namanya nge' MAKE UP' style, moles style biar cakep, biar selera.
Caranya ( Roland E 50)
- Pilih style
- Tekan tombol Make up ( dekat layar, sebelah kanan)
- Tampilan layar menjadi siap garap
- Dengarkan style ( tekan start)
- Coba tekan tombol 'solo' nah, anda akan dengar cuma 'satu' suara instrumen saja (track 1 = Drum)
- Coba timbang, enak ?, cocok?, kalau tidak coba ganti . .Ingat-ingat lagu apa yang anda maksud cocok
lagu Rinto ?, lagu Andra & the Back Bone? atau lagu The Massive? he he he. hidupkan referensi kuping,Lagu Rinto tentu drumnya empuk , terdengar getaran 'getaran drum stick mukul ke snare . . sssst, beberapa lagu Andra bahkan nonjol di gitar dll. coba aja gonta ganti, lihat di kanan , tombol drum , nyala kan?, nah pilih suara drum.
- Kebanyakan style bawaan' kencang' suara drumnya, yang pop biasanya pakai ' New pop drum"
- Atur volume semau kita, jika terlalu kencang, coba turunkan volume dengan -10 atau -15, jika kurang kencang juga begitu, untuk semua instrumen, coba naikkan volume +10 atau +15 sesuai selera lah . .
- Untuk lagu Rinto misalnya ganti drum dengan " New Folk drum" atau " Jazz drum" coba aja . .
- sudah ? , lalu tekan tombol 'solo' lagi dengar lagi style hasil make up kita, cocok?, belum ?, ulang lagi . .
- Ganti track sekarang, Track 2 = Bass, seperti tadi coba pilih bass mana yang cocok, fretless ?, fingered bass? coba saja jangan ragu . .
- terus check tiap track, sampai anda cocok, puas , mantep madep karep sama style itu da . .
- tekan 'save" untuk nge-"burning", nge-bern, atau ngerekam hasil kita tadi
- Pilih nama yang gampang ingat, misal, style asal namanya" Pop Ballad2" ganti dengan misalnya " NIA GELASKC" maksudnya style ini cocok untuk lagu2 seperti lagu Nia Daniaty-Gelas-gelas kaca, gitu . .
OK?, Gampang banget, terus menerus saja latihan gonta ganti ini, besoknya mungkin kita nggak puas dengan hasil kemarin, yaa bikin lagi . . jangan lupa test, minta orang lain menilai hasil kita enak nggak ?, harus siap di kritik . . . ok?
Selamat mencoba ya pak . . bu . .
Gini . . .( sorry, bahasan menggunakan Roland E 50)
Bagi yang baru . . sekali belajar . . atau baru pindah pegangan dari gitar ke orgen ya mula mulanya nikmati saja keramaian dan kemeriahan suara orgen kita.
bagi yang sudah mulai 'faseh' main orgen tapi banyak kurang puas pada style bawaan orgen, ya mulailah hunting cari style kesana kemari, di internet banyak, untuk semua merek orgen yang beredar di Indonesia, gratis lagi, contact teman atau kolega yang hoby orgen dll, pasti dapet.
Bagi yang 'gatal', gatal tangan, gatal kuping kok suaranya gini, kok anunya gitu, yaa, boleh mulai coba kutak-katik itu style . . . nggak usah buat dulu . .nanti kecewa akan hasil sendiri lalu semangat belajar malah jadi' kendor . . .
lho kok begitu?
Iya, soalnya berhubungan dengan kuping dan taste, selera hati kita, ketika kita mainkan style bawaan orgen terkadang merasa . . .
- Drum terlalu keras, getas , 'terlalu 'ngejeduk", kurang empuk (maklum senior,tua)
- Isian, atau fill in terlalu banyak Brass nya, trumpet nya kebanyakan . . .
- Terlalu padet lah suara gitarnya . . . .teruss aja gitarnya bunyi, misalnya
- Bass nya terlalu akustik, "ngebeb-bep' kurang " nge-dung" atau "nge-dhem"
- Orgen nya ngeribetin, keramean . . dan . . sebagainya.
Nah . . . kita setel aja, kita ganti saja, kita tambah aja semau kita, bebas !'pigimana caranya? " begini . . . guampang buanget ! (touch screen lagi ! di E 50)
Namanya nge' MAKE UP' style, moles style biar cakep, biar selera.
Caranya ( Roland E 50)
- Pilih style
- Tekan tombol Make up ( dekat layar, sebelah kanan)
- Tampilan layar menjadi siap garap
- Dengarkan style ( tekan start)
- Coba tekan tombol 'solo' nah, anda akan dengar cuma 'satu' suara instrumen saja (track 1 = Drum)
- Coba timbang, enak ?, cocok?, kalau tidak coba ganti . .Ingat-ingat lagu apa yang anda maksud cocok
lagu Rinto ?, lagu Andra & the Back Bone? atau lagu The Massive? he he he. hidupkan referensi kuping,Lagu Rinto tentu drumnya empuk , terdengar getaran 'getaran drum stick mukul ke snare . . sssst, beberapa lagu Andra bahkan nonjol di gitar dll. coba aja gonta ganti, lihat di kanan , tombol drum , nyala kan?, nah pilih suara drum.
- Kebanyakan style bawaan' kencang' suara drumnya, yang pop biasanya pakai ' New pop drum"
- Atur volume semau kita, jika terlalu kencang, coba turunkan volume dengan -10 atau -15, jika kurang kencang juga begitu, untuk semua instrumen, coba naikkan volume +10 atau +15 sesuai selera lah . .
- Untuk lagu Rinto misalnya ganti drum dengan " New Folk drum" atau " Jazz drum" coba aja . .
- sudah ? , lalu tekan tombol 'solo' lagi dengar lagi style hasil make up kita, cocok?, belum ?, ulang lagi . .
- Ganti track sekarang, Track 2 = Bass, seperti tadi coba pilih bass mana yang cocok, fretless ?, fingered bass? coba saja jangan ragu . .
- terus check tiap track, sampai anda cocok, puas , mantep madep karep sama style itu da . .
- tekan 'save" untuk nge-"burning", nge-bern, atau ngerekam hasil kita tadi
- Pilih nama yang gampang ingat, misal, style asal namanya" Pop Ballad2" ganti dengan misalnya " NIA GELASKC" maksudnya style ini cocok untuk lagu2 seperti lagu Nia Daniaty-Gelas-gelas kaca, gitu . .
OK?, Gampang banget, terus menerus saja latihan gonta ganti ini, besoknya mungkin kita nggak puas dengan hasil kemarin, yaa bikin lagi . . jangan lupa test, minta orang lain menilai hasil kita enak nggak ?, harus siap di kritik . . . ok?
Selamat mencoba ya pak . . bu . .
Senin, 01 September 2008
Membuat Style : Paling mudah edit yang sudah ada
:: Untuk Pemula banget ::Ya, yang paling gampang, edit saja yang sudah ada, karena di Yamaha misalnya membuat style saya rasa lebih sulit dibandingkan dengan di Roland E50/E60, contoh di Yamaha (rata-rata lah) yang penting :
Setelah kita memilih, atau menentukan style mana yang akan di edit, jadi style yang akan di edit biarkan saja menyala, jangan diganti ( pada gambar di atas adalah cool beat), langkahnya . .
1. Pencet tombol Function
2. Pencet tombol Digital recording, ok sudah siap edit style . .
3. Gerakkan tab ke paling kiri (BASIC)
Untuk merekam
4. Tekan bersaman tombol REC CHANNEL (8) dengan channel mana yang kita akan isi music.
Ingat di Yamaha, 2 channel drum yaity RHY 1 dan RHY2 tidak bisa di Overd dub atau di Insert, kalau di Roland bisa.
5. Jika salah, delete saja suara dalam satu channel dengan menekan simultan, antara tombol delete (denga tangan kanan dan kemudian channel yang dimaksud ( dengan tangan kiri), jadi bersamaan gitulah . sudah . .
intinya itulah membuat style dengan" mengedit" style yang sudah ada., Intinya sama kok.
6. JIka selanjutnya kita menekan exit maka mesin akan menayakan, save?, maka anda tinggal menamainya lagi ( rename) style tersebut, jadi deh , sudah.
Setelah kita memilih, atau menentukan style mana yang akan di edit, jadi style yang akan di edit biarkan saja menyala, jangan diganti ( pada gambar di atas adalah cool beat), langkahnya . .
1. Pencet tombol Function
2. Pencet tombol Digital recording, ok sudah siap edit style . .
3. Gerakkan tab ke paling kiri (BASIC)
Untuk merekam
4. Tekan bersaman tombol REC CHANNEL (8) dengan channel mana yang kita akan isi music.
Ingat di Yamaha, 2 channel drum yaity RHY 1 dan RHY2 tidak bisa di Overd dub atau di Insert, kalau di Roland bisa.
5. Jika salah, delete saja suara dalam satu channel dengan menekan simultan, antara tombol delete (denga tangan kanan dan kemudian channel yang dimaksud ( dengan tangan kiri), jadi bersamaan gitulah . sudah . .
intinya itulah membuat style dengan" mengedit" style yang sudah ada., Intinya sama kok.
6. JIka selanjutnya kita menekan exit maka mesin akan menayakan, save?, maka anda tinggal menamainya lagi ( rename) style tersebut, jadi deh , sudah.
Senin, 25 Agustus 2008
8 Track dalam style : Belajar mengutak - atik style
:: Untuk bapa dan ibu yang mau belajar mengotak-atik style :;
Yes, kita ketemu lagi . .
Yes, kita ketemu lagi . .Ya, gambar diatas adalah Yamaha (PSR S900-S700) tetapi hampir semua yamaha sama lah.
Coba anda tekan 'channel ON/OFF di orgen anda maka tampilan yang paling bawah akan keluar seperti dalam gambar (di PSR yang di bawahnya juga sama (2100, 3000, 1500 dsb). Nah itulah 8 track style itu. Namanya bisa berbeda pada tiap orgen cuma sebagai contoj\h saya ambil di yamaha, lihat yang disebut 'ritem' itu he he he bukan gitar tapi drum ! , iyya dong, bagi bapa bapa yang pernah main band atau yang masih main band pasti tahu , ketika kita maian band dengan oranng yang baru kenal, dikenalin teman dan langsung diminta main bersama (Jam session) maka saat membuka kita minta tuh ke 'tukang drum' begini misalnya ' pa kasih rock and roll !" maka si penabuh bedug itu langsung respon ' tek tek tek . . dug tak du dug tak du dug . . . jreng lah alat yang lain berpadu , bass, gitar dan orgen. sama si dalam style pun begitu, drum ini adalah penentu tempo atau cepat lambatnya sebuah musik pengiring atau dalam hal ini style. - - -
TRACK DALAM STYLE
-Track 1 dan 2
Lihat di Yamaha malah diberikan porsi 2 track !, dalam Roland cuma 1 track. di Yamaha dengan 2 track drum maka ada untungnya juga buat kita, keuntungannya adalah :
- akan sangat mempermudah pemisahan variasi pukulan.
- Jika ada kesalahan merekam drum (dalam style) makan kita hanya menghapus satu track saja, yang lain tidak , misalnya track 1 kita isi dengan suara ' ces . ces . .stak . .ces . .ces stak, dan di tack 2 suara lainnya, maka jika salah di ces ces saja kita hanya menghapus tack yang salah. Jiak hanya satu track maka salah dikit kita harus hapus semua.
Track drum jelas tetap untuk semua chord atau grip , emang ada gitu drum pake chord ? C , F, G ? he he
- Track 3 Bass, sama dalam tiap merek, ada 1 track ( mana ada bass 2 buah ya. Tarck ini adalah termasuk track yang berubah sesuai chord, nantinya, meskipun kita bisa memfungsikan track lain sebagai bas tambahan.
- Track 4 dan 5 adalah CHORD, CDH1 dam CHD 2 , nah ini adalah track yang berubah juga sesuai chord yang kita pencet.
- Track 6 adalah PAD, karena memang di Yamaha ada multipad yang bikin rame.
- Track 7 dan 8 adalah Prhase, atau PHR1 dan PHR2 .
Nah sekarang coba pilih style 'preset' (bawaan pabrik), lalu tekan tombol channel ON/OFF dan mulai OFF kan beberapa track dengan menekan tombol yang seperti kepala panah itu, dengarkan masing masing track , adakah yang berbeda ? pasti yah, perhatikan , yang beda minimal Adalah VOLUME nya atau keras pelannya bunyi, semakin ke kanan, track yang jauh rata-rata bunyinya pelan . . .
coba dulu deh . .
Coba anda tekan 'channel ON/OFF di orgen anda maka tampilan yang paling bawah akan keluar seperti dalam gambar (di PSR yang di bawahnya juga sama (2100, 3000, 1500 dsb). Nah itulah 8 track style itu. Namanya bisa berbeda pada tiap orgen cuma sebagai contoj\h saya ambil di yamaha, lihat yang disebut 'ritem' itu he he he bukan gitar tapi drum ! , iyya dong, bagi bapa bapa yang pernah main band atau yang masih main band pasti tahu , ketika kita maian band dengan oranng yang baru kenal, dikenalin teman dan langsung diminta main bersama (Jam session) maka saat membuka kita minta tuh ke 'tukang drum' begini misalnya ' pa kasih rock and roll !" maka si penabuh bedug itu langsung respon ' tek tek tek . . dug tak du dug tak du dug . . . jreng lah alat yang lain berpadu , bass, gitar dan orgen. sama si dalam style pun begitu, drum ini adalah penentu tempo atau cepat lambatnya sebuah musik pengiring atau dalam hal ini style. - - -
TRACK DALAM STYLE
-Track 1 dan 2
Lihat di Yamaha malah diberikan porsi 2 track !, dalam Roland cuma 1 track. di Yamaha dengan 2 track drum maka ada untungnya juga buat kita, keuntungannya adalah :
- akan sangat mempermudah pemisahan variasi pukulan.
- Jika ada kesalahan merekam drum (dalam style) makan kita hanya menghapus satu track saja, yang lain tidak , misalnya track 1 kita isi dengan suara ' ces . ces . .stak . .ces . .ces stak, dan di tack 2 suara lainnya, maka jika salah di ces ces saja kita hanya menghapus tack yang salah. Jiak hanya satu track maka salah dikit kita harus hapus semua.
Track drum jelas tetap untuk semua chord atau grip , emang ada gitu drum pake chord ? C , F, G ? he he
- Track 3 Bass, sama dalam tiap merek, ada 1 track ( mana ada bass 2 buah ya. Tarck ini adalah termasuk track yang berubah sesuai chord, nantinya, meskipun kita bisa memfungsikan track lain sebagai bas tambahan.
- Track 4 dan 5 adalah CHORD, CDH1 dam CHD 2 , nah ini adalah track yang berubah juga sesuai chord yang kita pencet.
- Track 6 adalah PAD, karena memang di Yamaha ada multipad yang bikin rame.
- Track 7 dan 8 adalah Prhase, atau PHR1 dan PHR2 .
Nah sekarang coba pilih style 'preset' (bawaan pabrik), lalu tekan tombol channel ON/OFF dan mulai OFF kan beberapa track dengan menekan tombol yang seperti kepala panah itu, dengarkan masing masing track , adakah yang berbeda ? pasti yah, perhatikan , yang beda minimal Adalah VOLUME nya atau keras pelannya bunyi, semakin ke kanan, track yang jauh rata-rata bunyinya pelan . . .
coba dulu deh . .
Minggu, 24 Agustus 2008
MENDENGAR : Dalam Belajar membuat style (2)
Ya mendengar atau menonton style atau live Band akan sangat berbeda pengaruhnya pada rencana pembuatan style kita.
Bagi yang familiar mendengarkan live band maka akan semakin hafal hentakan Drum-nya,tendangan Bass nya atau dentingan Gitarnya, maka jika anda mempunyai Orgen Yamaha akan agak sulit mendapatkan taste keaslian suara alat musik nya tetapijika orgen anda Roland,Technics atau Korg makaakan lebih 'dapet'kedekatan keaslian suara alat musiknya.
Kembali lagi ke taste yang sebelumnya, orang yang pegang Yamaha jika mendengar Stylepop Roland atau Technics akan berkata 'kasar sekali', tetapi memang ada juga yang bicara tentang suara si kasar tadi ' wah real banget suaranya sepeerti asli' .
Perhatikan suara Drum
Untuk style pop rock ini perlu, apalagi kita yang tak pernah memegang stick ( main drum) ataua takbisa main drum, jika kita 'nebak' pukulan drum mungkin hasilnya jadi aneh, numpuk atau kecantol pukulannya.
Dengan mendengar permainan drum ,apalagi melihat maka dalam membuat style kita kan dapat membayangkan orang sedang memukul drum itu, bagaimana dia menekan snare, menyentuh hi hat dan menendang Kick Bass, akan kebayang lah... bagaimana kira kira style nya.
Lho kok?. Iyya karena drumlah penentu tempo,maka dalam rekaman profesionalpun drum di 'tape' pertama.
Lha,di style?, sama, drum selalu ada di track 1 ( dan 2 di Yamaha) baru setelah itu Bass. Sangat penting lah, seperti Gendang dalam dangdut, ini dia penentu sebuah style dangdut.
Band 3 Orang, style 3 track
Contohnya "Netral" 3 orang tapi rame. Di 17 agustusan malam ini ni 23.08.08 ada RW yang mengadakan parade Band RT yang juga banyak gruphanya terdiri dari 3 orang !dan masih menyanyikan lagu "RAN" (pandangan pertama) dengan cukup baik , saya sendiri nonton . . . . . dan akhirnya main juga sama bapa bapa, termasuk paFranky patty itu . . he he band bapa bapa biasaaaa top fourty-an dan lagu jadul . . . nggak apa apa . .di acara terakhir . .. sampe jam stengah dua saja . . .
Lho , Hubungannya dengan style ?, iyya maksud saya style juga bisa terdiri dari hanya 3 instrument atau 3 track saja, simple kan ? ...tapi . . . belum tentu mudah, kenapa ?
- Style yang hanya terdiri dari 3 track,berarti harus rame, atau padat, padat variasi dan padat bunyi.
- Style 3 track pasti hanya lebih cocok untuk style 'live band' dan lagu yang agak padat kata- kata, karena kalau style 3 track untuk lagu Brury ya jadi sepi..
Jadi ? yaa style 3 track ini boleh dicoba sebagai latihan lah.
Bagi yang familiar mendengarkan live band maka akan semakin hafal hentakan Drum-nya,tendangan Bass nya atau dentingan Gitarnya, maka jika anda mempunyai Orgen Yamaha akan agak sulit mendapatkan taste keaslian suara alat musik nya tetapijika orgen anda Roland,Technics atau Korg makaakan lebih 'dapet'kedekatan keaslian suara alat musiknya.
Kembali lagi ke taste yang sebelumnya, orang yang pegang Yamaha jika mendengar Stylepop Roland atau Technics akan berkata 'kasar sekali', tetapi memang ada juga yang bicara tentang suara si kasar tadi ' wah real banget suaranya sepeerti asli' .
Perhatikan suara Drum
Untuk style pop rock ini perlu, apalagi kita yang tak pernah memegang stick ( main drum) ataua takbisa main drum, jika kita 'nebak' pukulan drum mungkin hasilnya jadi aneh, numpuk atau kecantol pukulannya.
Dengan mendengar permainan drum ,apalagi melihat maka dalam membuat style kita kan dapat membayangkan orang sedang memukul drum itu, bagaimana dia menekan snare, menyentuh hi hat dan menendang Kick Bass, akan kebayang lah... bagaimana kira kira style nya.
Lho kok?. Iyya karena drumlah penentu tempo,maka dalam rekaman profesionalpun drum di 'tape' pertama.
Lha,di style?, sama, drum selalu ada di track 1 ( dan 2 di Yamaha) baru setelah itu Bass. Sangat penting lah, seperti Gendang dalam dangdut, ini dia penentu sebuah style dangdut.
Band 3 Orang, style 3 track
Contohnya "Netral" 3 orang tapi rame. Di 17 agustusan malam ini ni 23.08.08 ada RW yang mengadakan parade Band RT yang juga banyak gruphanya terdiri dari 3 orang !dan masih menyanyikan lagu "RAN" (pandangan pertama) dengan cukup baik , saya sendiri nonton . . . . . dan akhirnya main juga sama bapa bapa, termasuk paFranky patty itu . . he he band bapa bapa biasaaaa top fourty-an dan lagu jadul . . . nggak apa apa . .di acara terakhir . .. sampe jam stengah dua saja . . .
Lho , Hubungannya dengan style ?, iyya maksud saya style juga bisa terdiri dari hanya 3 instrument atau 3 track saja, simple kan ? ...tapi . . . belum tentu mudah, kenapa ?
- Style yang hanya terdiri dari 3 track,berarti harus rame, atau padat, padat variasi dan padat bunyi.
- Style 3 track pasti hanya lebih cocok untuk style 'live band' dan lagu yang agak padat kata- kata, karena kalau style 3 track untuk lagu Brury ya jadi sepi..
Jadi ? yaa style 3 track ini boleh dicoba sebagai latihan lah.
Sabtu, 23 Agustus 2008
MENDENGAR : Dalam Belajar membuat style
Coba simak lagu di sebelah kanan ini, lagu Teti kadi dengan iringan A.Riyanto, sepertinya anda sudah bisa menebak alat musik apasaja yang dimainkan dan kita bisa kira-kira style nya seperti apa. Tidak usah mirip dulu lah yang penting kira-kira saja dulu bunyi apasaja yanh ada dalam lagu itu,ya selain suara Teti Kadi la...
Yes !
Drum,pasti jelas banget dan oldies banget, ringan dan manis , lalu gitar ngegenjreng ,yang biasa orang sebut 'ritem' padahal 'rhytem' dalam style justru Drum ! ha ha ha. . . ya ,karena drum adalah penentu tempo atau rel dari tempo lagu atau style. Lalu ada suara Bass yang tidak terlalu ketara (terlihat) seperti di musiknya Jaco Pastorius bass nya nomer satubahkan di orgen tertentu malah dibuat sample suaranya 'Jaco Bass !' kemudian ada petikan gitar yang centil dan renyah, gila, saya ingat lagi sama Franky Pati, itu lho masih saudara dari SIlvi Pati Bersaudara itu,Franky ini memang maniak gitar,kata Raymon Paty adiknya 'dia sih di sakunya bukan ngantongin duit ! tapi senar gitar " iyya soalnya sering sekali ganti senar, kaku sedikit ganti yang senar baru,iya senar gitar itu bisa 'fatigue'atau lelah jadi harus di ganti biar mantef , Nah Franky ini kalau main suara gitarnya selalu berdenting bening dan tegas.. dan uoolddiess buanget ! (apa kabar pa Franky . .).
Yes, jadi kita bisa buat secara sederhana saja adalah 4 track sampai dengan 6 track lah,
Drum 1, drum 2 ( di Yamaha) , Bass, Gitar petik dan Gitar Ritem dan tambahin orgen dikit he he he . . nanti kita coba ,sekarang dengar dulu aja . . .Jangan pikir sulit . .santai saja . .jangan pikir mau mirip wong saya juga masih belajar . .nanti kalo sudah faseh ...baru kita buat yang muanteffff . .sekarang mah asala latihan dulu aja yaaaa. . .latihan ngebayangin bisa bikin style sendiri . .he he he . ( nanti kita lanjutin deh)
Yes !
Drum,pasti jelas banget dan oldies banget, ringan dan manis , lalu gitar ngegenjreng ,yang biasa orang sebut 'ritem' padahal 'rhytem' dalam style justru Drum ! ha ha ha. . . ya ,karena drum adalah penentu tempo atau rel dari tempo lagu atau style. Lalu ada suara Bass yang tidak terlalu ketara (terlihat) seperti di musiknya Jaco Pastorius bass nya nomer satubahkan di orgen tertentu malah dibuat sample suaranya 'Jaco Bass !' kemudian ada petikan gitar yang centil dan renyah, gila, saya ingat lagi sama Franky Pati, itu lho masih saudara dari SIlvi Pati Bersaudara itu,Franky ini memang maniak gitar,kata Raymon Paty adiknya 'dia sih di sakunya bukan ngantongin duit ! tapi senar gitar " iyya soalnya sering sekali ganti senar, kaku sedikit ganti yang senar baru,iya senar gitar itu bisa 'fatigue'atau lelah jadi harus di ganti biar mantef , Nah Franky ini kalau main suara gitarnya selalu berdenting bening dan tegas.. dan uoolddiess buanget ! (apa kabar pa Franky . .).
Yes, jadi kita bisa buat secara sederhana saja adalah 4 track sampai dengan 6 track lah,
Drum 1, drum 2 ( di Yamaha) , Bass, Gitar petik dan Gitar Ritem dan tambahin orgen dikit he he he . . nanti kita coba ,sekarang dengar dulu aja . . .Jangan pikir sulit . .santai saja . .jangan pikir mau mirip wong saya juga masih belajar . .nanti kalo sudah faseh ...baru kita buat yang muanteffff . .sekarang mah asala latihan dulu aja yaaaa. . .latihan ngebayangin bisa bikin style sendiri . .he he he . ( nanti kita lanjutin deh)
Kamis, 21 Agustus 2008
PRASYARAT :Belajar membuat style (1)
::Untuk pemula yang baru mau belajar membuat style
'sering seringlah mendengar style buatan orang lain dan style pabrikan dan sering seringlah mendengar solo instrumennya"
Style (reminder)
Prasyarat itu
Style adalah sebuah musik cuma crord nya tidak pindah, tetep saja di situ, biasa disebut accompaniment, sedang kalau midi adalah hampir sama dengan style hanya sudah menjadi sebuah lagu tanpa syair atau instrumentalia atau minus one.
Prasyarat itu
Bayangkan sebuah band dengan istrumen utama saja, dengan pemain 4 orang, memainkan 4 alat yaitu drum, bas, gitar da orgen atau piano, misalnya Koes plus lah sederhananya ( tidak berarti mudah), jadi sebuah style "lagu koes plus' pun terdiri dari "minimal " 4 alat musik tadi, Mury memukul drum, Yok memetik Bass, Yon mengocok gitar dan Tony memainkan Piano cuma . . dalam style kita sendiri yang memainkan semua alat tadi dengan jari kita . . jadi . . .
Harus . . kita menguasai satu atau lebih alat musik . . harus . .kita sering mendengar musik . .harus . .kita mendengar style buatan orang dan pabrik . .haruss kita sering memainkan alat musik meskipun tidak semua, misalnya cuma gitar lah.
Harus . . kita menguasai satu atau lebih alat musik . . harus . .kita sering mendengar musik . .harus . .kita mendengar style buatan orang dan pabrik . .haruss kita sering memainkan alat musik meskipun tidak semua, misalnya cuma gitar lah.
Dengar solo instrumen-nya !
Lho iyya . . . biar kita bisa tahu seperti apa orang menyususn sebuah style, seperti apa 'Expert' yang disewa si pabrik orgen membuat sebuah style . .unik lho . .
Caranya ?
- Tongkrongin itu orgen, buka buka atau mainkan style style nya
- Buka susunan tracknya ( melihat saja, ada fasilitasnya)
- Matikan (mute atau off) trak tertentu, misal di Yamaha kita harus meng off kan 7 track lain jika kita ingin mendengar 1 track, di roland kita hanya menekan tombol "solo" di track yang di tuju maka kita mendengar suara alat itu saja yang lain mati.
- padukan dua atau tiga alat , misal drum dengan bass lalu kita cermati . . o o o o o o o gituuuu suaranya
- Dengar pukulan drum atau gendang nya, cermati ooooo gituuuuu . .bunyinyaaa . . . .
terusss sampai mulut kita membulat membentuk huruf o o o o o o o o o . . . . teruss
Dengar style dari berbagai macam orgen
Lho memang prinsipnya sama, tapi ada uniknya dari masing masing orgen, karena memang beda taste beda rasa dari si expert yang di sewa masing masing pabrik.
udah dulu ya nanti lagi,
Lho iyya . . . biar kita bisa tahu seperti apa orang menyususn sebuah style, seperti apa 'Expert' yang disewa si pabrik orgen membuat sebuah style . .unik lho . .
Caranya ?
- Tongkrongin itu orgen, buka buka atau mainkan style style nya
- Buka susunan tracknya ( melihat saja, ada fasilitasnya)
- Matikan (mute atau off) trak tertentu, misal di Yamaha kita harus meng off kan 7 track lain jika kita ingin mendengar 1 track, di roland kita hanya menekan tombol "solo" di track yang di tuju maka kita mendengar suara alat itu saja yang lain mati.
- padukan dua atau tiga alat , misal drum dengan bass lalu kita cermati . . o o o o o o o gituuuu suaranya
- Dengar pukulan drum atau gendang nya, cermati ooooo gituuuuu . .bunyinyaaa . . . .
terusss sampai mulut kita membulat membentuk huruf o o o o o o o o o . . . . teruss
Dengar style dari berbagai macam orgen
Lho memang prinsipnya sama, tapi ada uniknya dari masing masing orgen, karena memang beda taste beda rasa dari si expert yang di sewa masing masing pabrik.
Coba dengar di Yamaha, style country (pop) lalu dengar di Roland, meskipun beda grup dan beda nama, kalau kita dengar yang di Roland maka kita seperti mendengat panggung 'The Old Friends" nya Tantowi Yahya . .How dee . . . .
. .stak jreng . .aryati dikau mawar asuhan rembulan . . .bener mirip, pernah seorag teman yang memang bertahun-tahun nyanyi dari cafe ke cafe bilang juga begitu, eh seperti musik Tantowi katanya
. .dosakah hamba mimpi berkasih dengan tuan . .
. .ujung jarimu kucium mesra tadi malam . . . . .
wadooww . .bayangin,anda bisa buat style sendiri, main orgen sendiri, di rumah sendiri, yanyi aryati . .bersama istri atau teman sendiri . .masak sendiri nyuci sendiri . . he he manteff . .
Jadi harus sering dengar style dan dengar solo istrumennya . . .dan coba ikuti atau tiru dulu.. .stak jreng . .aryati dikau mawar asuhan rembulan . . .bener mirip, pernah seorag teman yang memang bertahun-tahun nyanyi dari cafe ke cafe bilang juga begitu, eh seperti musik Tantowi katanya
. .dosakah hamba mimpi berkasih dengan tuan . .
. .ujung jarimu kucium mesra tadi malam . . . . .
wadooww . .bayangin,anda bisa buat style sendiri, main orgen sendiri, di rumah sendiri, yanyi aryati . .bersama istri atau teman sendiri . .masak sendiri nyuci sendiri . . he he manteff . .
udah dulu ya nanti lagi,
Kamis, 14 Agustus 2008
BASIC : Belajar membuat Style di Yamaha dan Roland (2)

Style di Yamaha
Jika kita akan membuat style di Yamaha, maka tampilan pertama setelah perintah untuk menuju pembuatan style adalah seperti gambar di atas ini. Rame sekali karena Yamaha belum menggunakan layar sentuh, jadi semua tombol perintah ada di sekitar layar (dua alat untuk 1 tujuan).
Oh ya saya remind dulu bagi yang cuma baca-baca, style itu adalah penggalan musik pengiring, jadi kalau kita menekan satu tuts style maka akan terdengarlah irama musik yang tetap saja begitu gak ganti ganti, ia akan berganti jika kita menekan' grip' atau 'chord' yang lain itu dia style, atau nama baku nya "Accompaniment" ( bersambung)
Oh ya saya remind dulu bagi yang cuma baca-baca, style itu adalah penggalan musik pengiring, jadi kalau kita menekan satu tuts style maka akan terdengarlah irama musik yang tetap saja begitu gak ganti ganti, ia akan berganti jika kita menekan' grip' atau 'chord' yang lain itu dia style, atau nama baku nya "Accompaniment" ( bersambung)
BASIC : Belajar membuat Style di Yamaha dan Roland (1)
Bapa dan Ibu,yang jago membuat style sangat banyak di dunia ini, yang menggratiskan style banyak , yang menjual style buannyoak dari berbagai merek, dari yang memang membuat sendiri hingga yang mengcopy dan mengganti nama style nya saja, tapi yang belajar bersama di blog untuk membuat style saya belum ketemu.
Nah akan halnya saya sekarang mengajak belajar membuat atau mengedit style adalah cuma ingin nulis saja siapa tahu ada yang butuh belajar seperti saya dulu tapi tak ada yang mau mengajarkan.
Ada pendapat di beberapa kalangan bahwa style itu hak cipta katanya, ada juga yang berpendapat "itu sih terlalu kecil kalau dianggap hak cipta" ada yang berpendapat "belum ada hukumnya" dll. Nah, saya sih tidak berfikir ini itu yang penting meskipun bisa sedikit ayo kita bagi ! itu saja. mudah mudahan dinilai ibadah. (bersambung)
Nah akan halnya saya sekarang mengajak belajar membuat atau mengedit style adalah cuma ingin nulis saja siapa tahu ada yang butuh belajar seperti saya dulu tapi tak ada yang mau mengajarkan.
Ada pendapat di beberapa kalangan bahwa style itu hak cipta katanya, ada juga yang berpendapat "itu sih terlalu kecil kalau dianggap hak cipta" ada yang berpendapat "belum ada hukumnya" dll. Nah, saya sih tidak berfikir ini itu yang penting meskipun bisa sedikit ayo kita bagi ! itu saja. mudah mudahan dinilai ibadah. (bersambung)
Langganan:
Postingan (Atom)
