Tampilkan postingan dengan label Dian Piscesha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dian Piscesha. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juli 2012

Langgam Keroncong "MENGAPA TAK PERNAH JUJUR" dan cara membuatnya


Tak semua orang bisa mudah 'melanggamkan' atau membuat lagu pop jadi keroncong. Jaman dulu yang paling top adalah teh Hetty Koes Endang, ngeroncongin lagu siapa aja,kan.

Malem minggu kemaren, latihan keroncong bersama bapak bapak dan ibu ibu lagi, segala macem lagu keroncong klasik keluar lah, hingga langggam yang langgam dan langgam yang tetep lurus seperti popnya.
Ketika pak Mansur nyanyi lagu lagu langgam yang langgam mendayu itu semua terdiam kagum, eeeeenak  banget ya, mantep banget ya, ha ha malah bikin minder yang mau nyanyi he he  .. 

Nah iseng iseng saya coba in deh di rumah he he he, dengan segala kecuekan  yang penting asal cepet jadi dan bisa didengerin ,apalagi bisa membuat bapak dan ibu jadi semangat 'ngelanggamin' lagu pop seperti ini.
Saya sebut saja "Langgam Pance-an", ala saya tentunya ha ha ha, sikaaat!

Membuat nya mudaaaaah
1. Bikin MIDI langsung ( 5 Menit)
2. Isi suara kita ke midi tadi, rekam di Orgen (5 menit)
3. jadi deh WAV sebuah lagu seperti ini. atau mau naik ke You tube
4. Bikin movie di windows ( 10 menit, tanpa gambar)
5. Upload to You tube (5 menit)


Rabu, 19 November 2008

Lagu Dian Piscesha - Mengapa Tak pernah Jujur

He he nyanyi lagi yu . ..
Jangan yang itu melulu, ini dong, lagu teh (kakak Perempuan) Dian Piscesha. Semua lagu buatan Pance Pondaag yang dinyanyikan dian saya rasa menjadi Masterpiece, meskipun yang paling sering dibawakan adalah . .aku masih seperti yang dulu . . .
Bagi yang orgennya Roland E 50, silakan download style yang saya anggap cocok untuk lagu2 seperti ini di links saya'solfegio.wordpress.com punya Anton Pasaribu di Jambi (kerinci),pilih style sepuh . . coba deh . . mantef . .

Lagu ini gak usah chord lah, karena sangat easy listening, sangat umum.Tapi jangan salah jika para ibu yang tak biasa latihan nyanyi dan akan menyamakan suara dengan Dian , akan' gak nyampe' karena suara mereka yang disebut penyanyi cengeng ini juga tinggi-tinggi lho, Nia Daniaty tinggi juga. Ok deh . . coba saja .. .oh ya fotonya foto lama hasil bidikan saya feb' 2008 di depan tempat prasmanan di Jakarta itu tu . . .

Mengapa tak pernah jujur

Dian Piscesha


Mengapa kau tak pernah lagi

Melihat dan menemani diriku sayang

Seandainya daun daun pun berbisik

Dia akan bercerita tentang hati ini


Malam malam sepi begini

Terasa panjang dan sangat menyiksa diri

Rasa sunyi rasa rindu pada dirimu

Menyatu di dalam kebisuan malam ini


Mengapa kita saling menyiksa diri

Sedangkan rinduku rindumu berpadu

Mengapa kita berdua

Tak pernah jujur mengakuinya


Mengapa kita harus hidup tersiksa

Sedang cintaku cintamu menyatu

Jangan biarkan membara

Api cemburu didalam hidup ini