Haloo . . . ayoo dong semangaat !! ini awal tahun yang cemerlang . .
Tahun 2011 dibuka dengan kewajaran hidup,
ada kesukaan dan cobaan, sangat wajar, dan harus dinikmati, dinikmati dimana saja, termasuk di atas panggung.
He he he, memang tahun kelinci ini tahun yang mantep buat saya dan buat yang bershio kelinci lainnya, iya nggak ? he he, lihat saja foto sebelah kanan itu, saya baru lihat lagi kopi diwadahi nampan seperti itu.
Venue
Ketika tiba di tempat pemangku hajat di sekitar desa Payangan, sekitar 3 km dari Jati Asih masih di kota Bekasi saya agak kaget juga, wadduu salah alamat nih?, karena yang terlihat sejak masuk gang itu banyak umbul-umbul seperti mau pilkada dan tepat dekat meja penerima tamu ada spanduk seperti foto lurah dan wakilnya, waaah salah nih , kata saya.
Ternyata, foto yang di spanduk tadi adalah foto tuan rumah, suami istri !, jadi hajatan itu seperti pemilihan lurah, he he he . .
Beneran saya baru lihat orang hajat pakai spanduk, padahal ini di Bekasi lho, seperti di manaaa gitu, he he he
Kopi pahit itu
Dari bawah panggung seorang bertanya "pak , mau kopi pahit atau manis?" saya bilang "manis empat". Sembari merapikan sound, saya dan teman teman ketawa, 'pake nanya kopi pahit manis segala ya?. Tak lama setelah itu, orang yg tadi membawa satu set kopi dalam tray besi yang baru saya lihat lagi sejak puluhan tahun lalu, meskipun jaman dulu juga ada tray seperti itu namun terbuat dari kayu. Kopi pahit kami nikmati di atas panggung, sebagai pembuka tahun kewajaran ini, tidak ada dari kami yang menambahkan gula atau kopi ke kopi pahit itu, biarlah, nyoba yang pahit sekali kali, enak juga, sambil dengat Qasidahan dari PSR S910 . .
PSR S 910 memang komplit dan fungsional
Sejak saya dapat kabar bahwa tempat hajatan adalah di sekitar situ saya bilang ke teman saya yang punya job, 'ini daerah dangdut lho' (sok tau) jadi harus ngedangdut abiss dong. 'Nggak" kata teman saya " wong dia mintanya Qasidahan kok" woooo , mantep kalo gitu kata saya.
Panggung yang kayak panggung Rhoma irama itu juga dipasangi spanduk bergambar dan tulisan seperti pada gambar diatas itu.Sambil menunggu yang lain datang saya putarkan mp3 Nasyida Ria dari PSR s910, lengkaplah sudah sempurna seperti hajatan di luar kota, yang jauh dari Jakarta.
Ini salah satu keuntungan pakai Yamaha PSR s910, kalo kita pake merek lain, maka kita harus membawa DVD player untuk musik selingan, tapi dengan s910 , itu jadi basi, bawa bawa CD atau CD Mp3 jadi basi, karena cukup dengan USB dan pakai mp3 hasil download-an dari blog teman kita, jadilah musik yang mantap pula. Saat ini hanya Yamaha lah yang sudah memberikan fasilitas putar Mp3 di keyboard menengahnya, merek lain masih belum. Ditambah lagi, ada fungsi merekam suara dan penampilan orgen kita woow, ini sementara hanya dimiliki oleh Yamaha. Betapa terbantunya kita dengan adanya fasilitas itu.
Qasidahan
Organ tunggal saat ini semakin bervariasi, tidak hanya menampilkan lagu lagu dangdut, Pop atau Qasidah semacam Nasyida Ria tadi, tapi Nasyid semacam Raihan bahkan Bimbo-an.
Seperti acara di hajatan di Payangan ini, teman teman saya dari Telkom Jakarta berseragam baju koko berpeci bagus dan mengalungi semacam seleyer atau selendang, waduu pas banget niyy . ..
Grup ini menamakan diri Istiqomah Voice dari Telkom Jakarta, kreatif juga, melantunkan lagu lagu Pop Qasidah terutama Bimbo yang mereka bilang lagu yang Islami lah . .boleh, boleh ini alternatif orgen tunggal, biar gak bosen. Si empunya hajat pun jadi banyak pilihan, mau naggap yang seperti apa, pau yang seronok pake pakaian minim ? tinggal pesan, mau yang bernuansa Islami?, tinggal minta sesuai pesanan lah.
. . . . . .
Dilangit ada matahari
Bersinar menerangi bumi
Cahanya nya yang tajam
menembus kegelapan
Menerangi seluruh alam . .
Di Bumi ada para nabi
Utusan Robbul izati
Membawa kebenaran
Mencegah kedholiman
Petunjuk jalan keselamatan . . .
(** penggalan lirik 'Muhammad Mataharinya Dunia - Nasyida Ria)
Benar benar seperti jauh dari Jakarta,di pekarangan yang ditumbuhi pepohonan Rambutan dan Kecapi, di panggung yang atapnya lengkung,yang latar belakangnya dipasangi spanduk, sambil menikmati kopi yang manis manis jambu, sesaat sebelum lagu lagu Bimbo itu mengalun . . .
Suasana yang perfect sambil menikmati awal 2011 . . . .
permisi . .
Cara belajar Organ Tunggal Gitar how to play, untuk dewasa? buat TAMBAHAN,saya cari chord kord mudah gampang simpel langsungan,yang penting bisa,sehat, gembira,nyanyi nostalgia LIRIK SYAIR lagu kenangan lama lawas,LIHAT BEBERAPA VIDEO SAYA
VIDEO BARU SAYA
- AKA - Bulan, lagu enak buat belajar orgen
- Deddy DAMHUDI-Selamat Tinggal Kota SUKABUMI
- BAHTERA LAJU(Said Effendi) -ala saya
- DIAMBANG SORE (Said Effendi) chord orgen saya
- Franky Sahilatua-NONA(cover)
- ENDAR Pradesa-WULANDARI(orgen saya)
- ENDAR Pradesa-DUKA SEBARIS Cemara
- Bing Slamet/Onny Suryono - BELAIAN SAYANG
- Pepen- Gelisah, lagu enak buat goyang
- SEJATI (Wings) Belajar orgen Lagu Slow Rock
- Apa itu AI FINGERING dan Multi Fingering?
- apa itu FINGERED ON BASS dalam keyboard?
- apa itu INTRO,FILL IN,ENDING dalam Keyboard?
- Apa itu MEMORY REGISTRATION ? ini Cara membuat Reg.Bossas saya
- APA itu STYLE? apa bagiannya?
- Apa saja TOMBOL KEYBOARD di Dashboardnya itu ?
- Ernie Djohan-DENAI TAMANUNG buat latihan orgen
- Ernie Djohan-RATOK DENAI Lagu Minang buat belajar orgen
Tampilkan postingan dengan label Organ tunggal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organ tunggal. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011
Belajar Organ Tunggal ? , ya tahun 2011 ini cocok untuk memulainya
He he he, nggak usah dijadikan resolusi laah, pasang niat aja.
kenapa taun ini cocok untuk belajar Orgen tunggal?
Karena tahun ini tahun Kelinci, apalagi anda yang lahir tahun 1963, ini tahun anda, tahun Kelinci, tau kan sifat kelinci, yaitu sabar dan dapet, dikit dikit .. tapi dapet, loncat dikit dikit tapi dapet, gali lubang dikit dikit tapi jauh . . begitu . .
Lho, kok gitu?
Iya, belajar Orgen Tunggal itu juga begitu, harus sabar dan dikit dikit, apalagi kalau mau ditekuni sebagai profesi atau profesi sampingan, ini dia yang harus lebih sabar, karena kemahiran anda akan ditempa dari panggung ke panggung, dari hajatan ke hajatan, dari acara ke acara.
Why ?
Iya, karena akan beda kalau main di rumah dibanding dengan main di panggung, di depan umum, didesak desak orang yang mau nyumbang lagu, diburu buru orang yang sudah pegang mik ! woooo bedaa . .
Maka dari itu, untuk yang satu ini harus ditempa dengan pengalaman manggung, karena bukan hanya lagunya, karakter tempatnya saja beda, karakter komunitas nya saja berbeda.
Harus punya orgen dulu ?
Nggak harus, tapi orang yang nggak punya orgen sendiri tapi bisa main orgen tunggal , itu pasti 'bulu bulu talenta' nya sudah halus dan lembut . .
Lho maksudnya?
Iya orang yang punya bulu talenta halus dan lembut, ketiup angin sedikit saja bulu itu sudah bergetar, sudah nyambung dengan irama, sudah ikut mengalunkan nada . .,
Kok Gitu?
Iyyaaa, banyak juga orang yang itu rambut talenta bermusiknya kaku, keras, lurus, bahkan ditiup angin puyuh pun eee, tetap saja kaku, tak bergetar. . jadi agak susah itu untuk bisanya. Tapi mungkin saja dia jago oleh raga, jago ngebengkel, jago teknik mekanik.
Banyak yang bisa main Orgen TunggaL tapi tak punya orgen
Banyak !
mungkin seperti yang tak punya gitar tapi pandai bermain gitar.
Dari mana dia bisa?
Dari bergaul, dari coba sana sini, dari lihat orang, dari meluangkan waktu, dari keinginan, dari kesungguhan.
Modal yang paling penting?
Menurut saya keinginan dan kesungguhan.
Beli Orgen mainan?
Yaaaa bisa, tapi nggak jamin. Seperti belajar moto pake camera pocket, pake camera kecil, bukan SLR (single Lens Reflex)
Beli merek Medeli? Techno?
Yaaa bisa, tapi nantinya gak bisa ikut diskusi di forum-forum. Kalo dilihat saat ini sih, seperti Medeli misalnya masuk ke Gramedia juga, artinya ya semakin serius lah dia menggarap pasar Ortung ini (Orgen Tunggal), tapi yaa kembali, produk produk itu belum bicara di panggung panggung.
Termasuk Casio ?
Yaaa itu, Casio Juga menurut saya belum main di panggung panggung, meskipun ada juga yang pake dan ada juga yang menyarankan pake, karena katanya fasilitasnya sudah memadai untuk Orgen tunggal. Tapi kembali, nantinya anda agak susah berdiskusi tentang perkembangan permainan anda . .
Lho, kenapa?
Iyya karena merek merek yang tadi itu masih berkesan sebagai mainan, sebagai hiasan pemanis ruang tamu kaliii??.. Casio itu kalo gak salah diageni oleh Citra Intirama, distributor Roland di Indonesia juga.
Jadi merek apa yang biasa dipake di Panggung di Indonesia ?
Yaaa, kalo Yamaha ya type PSR lah, S910/ s710, yg agak lama S900/ s700, yang lebih lama PSR 3000, yang Jadul PSR 2000/2100 . . .masih ada nggak ya? he he he
Kalo merek Korg, ya diantara yg agak lama Pa 50, yang agak baru Pa 500, karena saya jarang lihat Ortung pake Pa 80./800
Kalo Roland, ya sekitar yang terakhir E50/E60, bukan E80, karea yang ini mahal banget
Technics?
Yaa, meskipun pabriknya sudah mati, tapi masih banyak para Fanatics si Technics ini, kalo di panggung masih banyak yang pake KN 2600/ 2400 bahkan KN 6500/ 7000
itu sih penglihatan saya . .
Jadi di luar type yang disebut itu?
Yaa agak susah bicara lah . . ., susah ngobrolnya, nanti nggak nyambung kalau anda baca postingan para pemain di Internet., begitu . . .
Jadi gimana dong kalo uang gak cukup untuk beli Orgen ?
- Beli yang di luar type tadi, untuk melatih tangan saja, tapi kurang bisa ikut ngobrol di forum
- Beli second, seken, boleh juga, banyak sekali, kecuali merek Technics agak susah
- Nonton aja dulu, di Internet, di Panggung, sambil nabung dan berdoa . . ha ha hah , Lho? Yakinlah !
- Ikut Kursus kelas hobby dulu, sekitar 350-400 ribu per 4 kali petemuan (???)
- Sering main ke rumah teman dulu yg punya orgen dan ikut belajar . . .
- Lihat lihat di Youtube dulu . . . he he hee . . he he ehe
sussaah amat sih . . .
Ee bapa ibu, please . . .
Ini tahun 2011, tahun harapan bagi siapapun yang yakin akan pencapaian dirinya
tahun harapan bagi semua yang yakin akan kemurahan alam semesta, kemurahan Tuhan
Di mata Dia itu mah keciiillll . . . .
ayo raih cita cita kita !
Jangan berhenti untuk yakin
Don't stop believing !
Thank you
ASG
kenapa taun ini cocok untuk belajar Orgen tunggal?
Karena tahun ini tahun Kelinci, apalagi anda yang lahir tahun 1963, ini tahun anda, tahun Kelinci, tau kan sifat kelinci, yaitu sabar dan dapet, dikit dikit .. tapi dapet, loncat dikit dikit tapi dapet, gali lubang dikit dikit tapi jauh . . begitu . .
Lho, kok gitu?
Iya, belajar Orgen Tunggal itu juga begitu, harus sabar dan dikit dikit, apalagi kalau mau ditekuni sebagai profesi atau profesi sampingan, ini dia yang harus lebih sabar, karena kemahiran anda akan ditempa dari panggung ke panggung, dari hajatan ke hajatan, dari acara ke acara.
Why ?
Iya, karena akan beda kalau main di rumah dibanding dengan main di panggung, di depan umum, didesak desak orang yang mau nyumbang lagu, diburu buru orang yang sudah pegang mik ! woooo bedaa . .
Maka dari itu, untuk yang satu ini harus ditempa dengan pengalaman manggung, karena bukan hanya lagunya, karakter tempatnya saja beda, karakter komunitas nya saja berbeda.
Harus punya orgen dulu ?
Nggak harus, tapi orang yang nggak punya orgen sendiri tapi bisa main orgen tunggal , itu pasti 'bulu bulu talenta' nya sudah halus dan lembut . .
Lho maksudnya?
Iya orang yang punya bulu talenta halus dan lembut, ketiup angin sedikit saja bulu itu sudah bergetar, sudah nyambung dengan irama, sudah ikut mengalunkan nada . .,
Kok Gitu?
Iyyaaa, banyak juga orang yang itu rambut talenta bermusiknya kaku, keras, lurus, bahkan ditiup angin puyuh pun eee, tetap saja kaku, tak bergetar. . jadi agak susah itu untuk bisanya. Tapi mungkin saja dia jago oleh raga, jago ngebengkel, jago teknik mekanik.
Banyak yang bisa main Orgen TunggaL tapi tak punya orgen
Banyak !
mungkin seperti yang tak punya gitar tapi pandai bermain gitar.
Dari mana dia bisa?
Dari bergaul, dari coba sana sini, dari lihat orang, dari meluangkan waktu, dari keinginan, dari kesungguhan.
Modal yang paling penting?
Menurut saya keinginan dan kesungguhan.
Beli Orgen mainan?
Yaaaa bisa, tapi nggak jamin. Seperti belajar moto pake camera pocket, pake camera kecil, bukan SLR (single Lens Reflex)
Beli merek Medeli? Techno?
Yaaa bisa, tapi nantinya gak bisa ikut diskusi di forum-forum. Kalo dilihat saat ini sih, seperti Medeli misalnya masuk ke Gramedia juga, artinya ya semakin serius lah dia menggarap pasar Ortung ini (Orgen Tunggal), tapi yaa kembali, produk produk itu belum bicara di panggung panggung.
Termasuk Casio ?
Yaaa itu, Casio Juga menurut saya belum main di panggung panggung, meskipun ada juga yang pake dan ada juga yang menyarankan pake, karena katanya fasilitasnya sudah memadai untuk Orgen tunggal. Tapi kembali, nantinya anda agak susah berdiskusi tentang perkembangan permainan anda . .
Lho, kenapa?
Iyya karena merek merek yang tadi itu masih berkesan sebagai mainan, sebagai hiasan pemanis ruang tamu kaliii??.. Casio itu kalo gak salah diageni oleh Citra Intirama, distributor Roland di Indonesia juga.
Jadi merek apa yang biasa dipake di Panggung di Indonesia ?
Yaaa, kalo Yamaha ya type PSR lah, S910/ s710, yg agak lama S900/ s700, yang lebih lama PSR 3000, yang Jadul PSR 2000/2100 . . .masih ada nggak ya? he he he
Kalo merek Korg, ya diantara yg agak lama Pa 50, yang agak baru Pa 500, karena saya jarang lihat Ortung pake Pa 80./800
Kalo Roland, ya sekitar yang terakhir E50/E60, bukan E80, karea yang ini mahal banget
Technics?
Yaa, meskipun pabriknya sudah mati, tapi masih banyak para Fanatics si Technics ini, kalo di panggung masih banyak yang pake KN 2600/ 2400 bahkan KN 6500/ 7000
itu sih penglihatan saya . .
Jadi di luar type yang disebut itu?
Yaa agak susah bicara lah . . ., susah ngobrolnya, nanti nggak nyambung kalau anda baca postingan para pemain di Internet., begitu . . .
Jadi gimana dong kalo uang gak cukup untuk beli Orgen ?
- Beli yang di luar type tadi, untuk melatih tangan saja, tapi kurang bisa ikut ngobrol di forum
- Beli second, seken, boleh juga, banyak sekali, kecuali merek Technics agak susah
- Nonton aja dulu, di Internet, di Panggung, sambil nabung dan berdoa . . ha ha hah , Lho? Yakinlah !
- Ikut Kursus kelas hobby dulu, sekitar 350-400 ribu per 4 kali petemuan (???)
- Sering main ke rumah teman dulu yg punya orgen dan ikut belajar . . .
- Lihat lihat di Youtube dulu . . . he he hee . . he he ehe
sussaah amat sih . . .
Ee bapa ibu, please . . .
Ini tahun 2011, tahun harapan bagi siapapun yang yakin akan pencapaian dirinya
tahun harapan bagi semua yang yakin akan kemurahan alam semesta, kemurahan Tuhan
Di mata Dia itu mah keciiillll . . . .
ayo raih cita cita kita !
Jangan berhenti untuk yakin
Don't stop believing !
Thank you
ASG
Senin, 20 April 2009
Saat tepat menggunakan MIDI di panggung Orgen tunggal.
Saya sendiri tidak pernah menggunakan Midi saat main, baik itu nyanyi bersama atau acara resmi karena saya pikir kurang bebas, nggak ada kerjaan dan malu, kayak nggak bisa main aja . . . kecuali Style song ( style sudah ada intro-ending dan interludenya, lengkap) saat jaman lagu SMS, wadduh pasti itu lagu keluar dan paling mudah ya pake style song tadi itu, bukan midi.
Tetapi setelah di lihat lihat, dipikir bolak balik, kayaknya ada saatnya kita memutar midi, meskipun di panggung.
Midi (musik tinggal puter aja) Indonesia banyak sekali dan gratis, kecuali jika lagu nya terlalu khusus. Lihat di harodilia.com, atas kebaikan hati para pengelola dan para donatur midi itu, kita bisa dengan sangat bebas mengunduh itu midi untuk keperluan apa saja.
Namanya juga midi, musik sudah jadi, tinggal pilih, pencet, jreng, nyanyi dan udah . . . nggak boleh nambah, boleh diulang lagi dari awal . . .
Lagu apa aja ada . . . Pop pasti laa . . Mandarin . . keroncong . . .lagu daerah dsb ada.
Saat tepatnya
Seperti case mengiringi artis asing, yang hanya mendengar satu versi lagu indonesia misalnya, kasus Arreal Tilghman, orang Amerika menyanyi dangdut, lagunya sahara, lagi pula manggung dalam cara yang padat, ketat jadual naah ini lebih aman pake midi kayaknya. Tetapi jika acara itu milik kita atau lepas jadwal seperti di hajatan, atau acara "padat saweran" . . he he he ,naah ini mah jangan pake midi . . soalnya bagi lagu dan penyanyi yang padat saweran ,satu lagu bisa muter 5 kali ! itu lagi . . ulang lagi . . kesitu lagi . . yang penting saweran jalan terus he he he . .
Saya mencoba menyimpulkan perkara pake midi ini, sory, soalnya rasanya gimanaa . . gitu main di tempat umum pake midi . . eh boleh . . . dengan catatan . .
1. Pada penyanyi yang khusus, hanya terbatas pengetahuan lagunya (tertentu) misal "bos besar", yang biasa hanya karaoke, musik yang plek sama dengan kaset, maka boleh kiranya midi di gunakan, biar aman, boss nggak bingung.
begitu juga untuk artis mancanagara, yang mungkin hanya belajar dari kaset atau VCD karaoke dan tidak akan mengimprove lagu, ada baiknya pake midi
2. Pada acara yang padat, dimana lagu hanya sebagai selingan, dan pasti tidak ada pengulangan lagu dan harus perform dengan full- harus baaaguss miiriip . ., sedangkan kita main hanya sendiri, ini juga kayaknya dimaafkan pake midi, niar penampilan lebih greng . . .
3. Lagu tertentu, misalnya lagu negara lain, atau artis unik seperti dahulu ada grup "gengis khan" (jengis khan) yang terdiri dari laki-laki dan perempuan menyanyikan lagu-lagu setengan "mars" jeng .. jeng . . jengis kan . . . ini juga kayaknya aman pake midi.
Cuma . . . .
Kita memakai midi bukan karena kita (banyak) tidak bisa mengiringi kan . . .ya karena hal tadi itu. Dalam kesempatan yang sama setelah itu kita kembali ke style andalan kita masing masing, kembali ke tuntukan sebagai player umumnya.
Contoh kasus, dalam acara 17an atau acara kantor, saat hadiah dibagikan, saat si pemenang di panggil ke pentas kan kita suka memutar suara drum roll . .dan pemenangnya adalah . . .naah itu lah kepiawaian kita.
Banyak yang menyelingi lagu lagu itu dengan irama yang akrab di kuping, misalnya saat interlude lagu dangdut lalu ditambah lagu jingle "ice crem walls" . . tolilet . . tolitet .. telelelet . .iyya itu suara gerobak penjual eskrim yang lewat depan rumah kita . . . itu jadi lucu juga dan unik . .dan itu bukti bahwa para pemain ini kreatif menurut saya . . .
Tetapi setelah di lihat lihat, dipikir bolak balik, kayaknya ada saatnya kita memutar midi, meskipun di panggung.
Midi (musik tinggal puter aja) Indonesia banyak sekali dan gratis, kecuali jika lagu nya terlalu khusus. Lihat di harodilia.com, atas kebaikan hati para pengelola dan para donatur midi itu, kita bisa dengan sangat bebas mengunduh itu midi untuk keperluan apa saja.
Namanya juga midi, musik sudah jadi, tinggal pilih, pencet, jreng, nyanyi dan udah . . . nggak boleh nambah, boleh diulang lagi dari awal . . .
Lagu apa aja ada . . . Pop pasti laa . . Mandarin . . keroncong . . .lagu daerah dsb ada.
Saat tepatnya
Seperti case mengiringi artis asing, yang hanya mendengar satu versi lagu indonesia misalnya, kasus Arreal Tilghman, orang Amerika menyanyi dangdut, lagunya sahara, lagi pula manggung dalam cara yang padat, ketat jadual naah ini lebih aman pake midi kayaknya. Tetapi jika acara itu milik kita atau lepas jadwal seperti di hajatan, atau acara "padat saweran" . . he he he ,naah ini mah jangan pake midi . . soalnya bagi lagu dan penyanyi yang padat saweran ,satu lagu bisa muter 5 kali ! itu lagi . . ulang lagi . . kesitu lagi . . yang penting saweran jalan terus he he he . .
Saya mencoba menyimpulkan perkara pake midi ini, sory, soalnya rasanya gimanaa . . gitu main di tempat umum pake midi . . eh boleh . . . dengan catatan . .
1. Pada penyanyi yang khusus, hanya terbatas pengetahuan lagunya (tertentu) misal "bos besar", yang biasa hanya karaoke, musik yang plek sama dengan kaset, maka boleh kiranya midi di gunakan, biar aman, boss nggak bingung.
begitu juga untuk artis mancanagara, yang mungkin hanya belajar dari kaset atau VCD karaoke dan tidak akan mengimprove lagu, ada baiknya pake midi
2. Pada acara yang padat, dimana lagu hanya sebagai selingan, dan pasti tidak ada pengulangan lagu dan harus perform dengan full- harus baaaguss miiriip . ., sedangkan kita main hanya sendiri, ini juga kayaknya dimaafkan pake midi, niar penampilan lebih greng . . .
3. Lagu tertentu, misalnya lagu negara lain, atau artis unik seperti dahulu ada grup "gengis khan" (jengis khan) yang terdiri dari laki-laki dan perempuan menyanyikan lagu-lagu setengan "mars" jeng .. jeng . . jengis kan . . . ini juga kayaknya aman pake midi.
Cuma . . . .
Kita memakai midi bukan karena kita (banyak) tidak bisa mengiringi kan . . .ya karena hal tadi itu. Dalam kesempatan yang sama setelah itu kita kembali ke style andalan kita masing masing, kembali ke tuntukan sebagai player umumnya.
Contoh kasus, dalam acara 17an atau acara kantor, saat hadiah dibagikan, saat si pemenang di panggil ke pentas kan kita suka memutar suara drum roll . .dan pemenangnya adalah . . .naah itu lah kepiawaian kita.
Banyak yang menyelingi lagu lagu itu dengan irama yang akrab di kuping, misalnya saat interlude lagu dangdut lalu ditambah lagu jingle "ice crem walls" . . tolilet . . tolitet .. telelelet . .iyya itu suara gerobak penjual eskrim yang lewat depan rumah kita . . . itu jadi lucu juga dan unik . .dan itu bukti bahwa para pemain ini kreatif menurut saya . . .
Senin, 19 Januari 2009
Nyanyikan saja lagu lama itu . . .
Ketika kita diminta bantuan untuk mengisi acara dan kita sudah baca audiens kita, misalnya para ibu , seperti saya kemarin, dan saya benar benar sendiri, tanpa penyanyi ( ada sih teman yang bantu2) kita sikat saja dengan lagu yang agak menyentak memory audiens dan dan memang jarang dibuat sebagai lagu pembuka.
Banyak sekali penyanyi atau pemohon lagu membuka acara dengan lagu "Pertemuan"pa Mus K Wirya dengan irama bosas:
Pertemuan malam ini tak kulupakan
Pertemuan kali ini membawa kesan
Walau sejenak bertemu - hanya sekilas memandang
Cukup Memberi kenangan _ indah dan kudus
ya, lagu ini adalah yang termasuk paling sering dijadikan lagu pembuka, cuma menurut saya agak tanggung, karena suara penyanyinya terlalu nyantai dan musiknya memang sangat santai.Kemarin , di Taman Mini itu, ketika audiens sedang makan siang maka , mik saya ambil alih dan saya lantunkan lagu, dengan nada cukup tinggi, dari Pance . . .
Mungkin lebih baik begini
Menyendiri di sudut kota ini
Ku tutup pintu hati untuk semua cinta
Walau batin ini menangis . . . .
Saya ambil nada maksimal suara saya, sambil saya nikmati lagunya. Benar saja banyak sekali ibu-ibu yang mulai turut menyanyi sambil malu malu . . kemudian beberapa mulai mendekat ke arah panggung orgen dan bersama saya menyanyi, beberapa ibu lagi mulai rebutan buku lagu yang saya sediakan di sekitar situ, dan memang , isi buku lagu itu Oldies atau Lansia semua . . . mulai lah acara nostalgia di mulai . . . kenapa?
1. Karena jarang sekali lagu lagu seperti itu keluar di panggung orgen, karena biasanya ibu2 atau kita melihat lagu pertama di panggung adalah 'Sahara' , 'Ketahuan' atau' Jangan Pura-pura' di panggung dangdut, atau Pertemuan. Sepanjang Lorong gelap (Dlloyd) di panggung yang berbasic pop, jarang Pance keluar, apalagi lagu2 itu . . .
2.Lagu itu meskipun lagu Lansia (lanjut Usia) tetapi sangat melodius bagi kuping siapa saja, terserah nanti kesannya, cuma saja penyajiannya harus prima, jangan suara asal asalan.
3. Style yang dipilih lain, khusus lah. Karena bagi yang sering denger orgen lama kelamaan akan kenal suara orgen, o ini Yamaha . . . oh ini Roland . ., benar benar bisa hafal,bahkan hafal keanehannya, apa misalnya ?
Perhatikan Fill In Yamaha, banyak yang saya anggap aneh, seperti kesandung sandung dan murah. Maka untuk lagu2 yang kita nyanyikan memenag harus disiapkan style yang khusus dan "kepegang" sama kita.
4.Buku lagu yang se-arah dengan musik utama kita harus sudah lengkap tersedia, sehingga lagu senada , se genre, "pasti" akan di request !, Kemarin ada beberapa yang nyeletuk, "jangan lagu lansia melulu dong" tetapi lebih banyak peserta atau undangan yang terus bernyanyi lagu2 lama itu, akhirnya yang nyeletuk itu jadi turut nyanyi juga, bahkan terus gak berhenti . .
Jadi ?
Nyanyikan saja, lagu lagu lansia itu
Banyak sekali penyanyi atau pemohon lagu membuka acara dengan lagu "Pertemuan"pa Mus K Wirya dengan irama bosas:
Pertemuan malam ini tak kulupakan
Pertemuan kali ini membawa kesan
Walau sejenak bertemu - hanya sekilas memandang
Cukup Memberi kenangan _ indah dan kudus
ya, lagu ini adalah yang termasuk paling sering dijadikan lagu pembuka, cuma menurut saya agak tanggung, karena suara penyanyinya terlalu nyantai dan musiknya memang sangat santai.Kemarin , di Taman Mini itu, ketika audiens sedang makan siang maka , mik saya ambil alih dan saya lantunkan lagu, dengan nada cukup tinggi, dari Pance . . .
Mungkin lebih baik begini
Menyendiri di sudut kota ini
Ku tutup pintu hati untuk semua cinta
Walau batin ini menangis . . . .
Saya ambil nada maksimal suara saya, sambil saya nikmati lagunya. Benar saja banyak sekali ibu-ibu yang mulai turut menyanyi sambil malu malu . . kemudian beberapa mulai mendekat ke arah panggung orgen dan bersama saya menyanyi, beberapa ibu lagi mulai rebutan buku lagu yang saya sediakan di sekitar situ, dan memang , isi buku lagu itu Oldies atau Lansia semua . . . mulai lah acara nostalgia di mulai . . . kenapa?
1. Karena jarang sekali lagu lagu seperti itu keluar di panggung orgen, karena biasanya ibu2 atau kita melihat lagu pertama di panggung adalah 'Sahara' , 'Ketahuan' atau' Jangan Pura-pura' di panggung dangdut, atau Pertemuan. Sepanjang Lorong gelap (Dlloyd) di panggung yang berbasic pop, jarang Pance keluar, apalagi lagu2 itu . . .
2.Lagu itu meskipun lagu Lansia (lanjut Usia) tetapi sangat melodius bagi kuping siapa saja, terserah nanti kesannya, cuma saja penyajiannya harus prima, jangan suara asal asalan.
3. Style yang dipilih lain, khusus lah. Karena bagi yang sering denger orgen lama kelamaan akan kenal suara orgen, o ini Yamaha . . . oh ini Roland . ., benar benar bisa hafal,bahkan hafal keanehannya, apa misalnya ?
Perhatikan Fill In Yamaha, banyak yang saya anggap aneh, seperti kesandung sandung dan murah. Maka untuk lagu2 yang kita nyanyikan memenag harus disiapkan style yang khusus dan "kepegang" sama kita.
4.Buku lagu yang se-arah dengan musik utama kita harus sudah lengkap tersedia, sehingga lagu senada , se genre, "pasti" akan di request !, Kemarin ada beberapa yang nyeletuk, "jangan lagu lansia melulu dong" tetapi lebih banyak peserta atau undangan yang terus bernyanyi lagu2 lama itu, akhirnya yang nyeletuk itu jadi turut nyanyi juga, bahkan terus gak berhenti . .
Jadi ?
Nyanyikan saja, lagu lagu lansia itu
Minggu, 18 Januari 2009
Di Museum Indonesia TMII ( Taman Mini Indonesia Indah) ibu-ibu itu jadi anak anak lagi . . .
Ini acara minggu kemarin di Taman Mini Indonesia Jakarta, acaranya bertepatan dengan Ojek Race Global tv, acara itu di parkiran, acara saya di sebelahnya di Museum Indonesia. Acara kita adalah acara kelurahan, acara ibu-ibu kader PKK . . waduuh biasa kalo ibu -ibu ngumpul anda harus mengkalikannya jadi 2 kalinya, jadi kalau ada ibu-ibu 600 orang, itu sama dengan 1200 orang bapa bapa he he he he . . . ( ngerti kan ? he he he he)
Ada 22 RW, semua memberi sambutan dalam acara itu, ini baru sambutan . . 22 RW !, saya sebagai tukang orgen bete he he he . . .
MC mengumumkan " ibu-ibu . . sambutannya tak perlu pake yang terhormat ini yang terhormat itu, langsung saja !, kita sudah tahu kita menghormati semuanya " ( wik !), bener saja semua sambuta jadi secepat kilat, ada yang langsung puisi, ada yang langsung nyanyi . . .
Naaah ini dia . . . sebelum nyanyi, si ketua kelompok noleh ke saya . . ." tolong ,lagu Jamrud, 2 bait tapi dilanjutkan dengan lagu munajat cinta reff nya . . naaah . . . .ini baru . .( saya jawab OK mam . . .), ini harus, harus sukses . . pelangi di matamu langsung munajat cinta . . .sukses . .
Semakin siang, setelah acara utama selesai, semua di diberi acara bebas, keliling taman mini, nonton panggung band di sebelah ( saat iru tampil Matta, Kangen band, Stephen and Coconut dll . .pas di sebelah tempat acara kami), setelah makan siang, sebagian keluar aula . . tapi sebagian lagi nyanyi bersama saya . . .
Biasaa . . . yang tak biasa nytanyi jadi semangat, lagu yang puluhan tahun tak terdengar jadi dilantunkan, ibi-ibu bilang " oh iya. . lagu ini . . oh iya lagu ini" semua jadi nyanyi bersama, saya terus tancap di medley saja dari lagu pop, dangdut, minang, jawa, batak, sunda, maluku terusss . . . .
Buku lagu yang tebal tebal itu dilahap ibu-ibu yang keranjingan orgen . ., untung saya sudah makan barusan ( cuma kopi yang belum he he he).
Ngemedley adalah salah satu cara yang paling jitu untuk menghidupkan roh nyanyi para peserta acara, jangan terputus, karena kalau putus maka reangkaian yang tadiunya sudah panas bisa jadi dingin lagi bisa basi . . . jadi saya cuma siap-siap mengautr tinggi rendah nada dasar saja, karena kebanyakan peserta tidak bisa memperkirakan Reff nya setinggi apa, biasanya yang penting depannya enak refnya mau ketinggian atau kerendaha, gampang bisa koreksi belakangan.
Ini memang bagian pemain yang harus mengira- ngira dimana pasnya lagu lagu yang dirangkai dalam acara medley seperti ini.
Jadi pemain orgen
1. Menentukan tinggi rendahnya lagu
2. memantau permintaan mendadak untuk belok ke lagu lain
3. kalau peserta blank, maka pemain orgen yang nyanyi, maka dari itu perlu ada mic yang khusus untuk pemain orgen, sebagai pemandu dan sebagai penyanyi tentunya.
Intinya acara ini sukses, ibu-ibu happy bahkan banyak ibu yang sudah lebih lanjut usia bernyanyi dan berjoget seperti remaja bahkan seperti anak2 SMP saja . . . ada juga yang bisik bisik ke saya . . " saya ini baru pertama nyanyi diiringi orgen lho . . ." dan ternyata ibu itu bisa .
melantunkan lagu favoritnya Mustika . . .lagu tahun 70an
Kala ku bernyanyi
dengan nada murni
itulah suara hati
suatu tanda seni . . .
dan . . .nyawer saya tentunya . . . he he he he, iya soalnya saya sendiri . . . nggak bawa penyanyi . . . ayo sawer lagi bu . . he he he
Rabu, 14 Januari 2009
Musim hujan begini, hajatan di rumah nanggap orgen, siap ?
Kalau acaranya di gedung sih gak usah dibahas . . . he he
Musim hujan begini ? banjir lagi. . . .
Kawinan ?, Sunatan ?, Slametan ? outdoor, di panggung depan rumah ?
WHY NOT ? kenapa nggak ? kalau sudah direncanakan oleh keluarga.
Cuma memang ada beberapa catatan yang inin saya kemukakan sehubungan dengan orgen mengorgen di musim begini.
Tenda/ Terop/ Panggung/balandongan (tenda2 juga)
Pastinya harus di check dengan saksama, sebab banyak tenda yang rapi dan bagus dilihat dari bawah tetapi 'terpal atasnya bocor ! atau tidak penuh menutup kerangka tenda sehigga berpotensi bocor, tempias atau bahkan jebol !
lhoo . . . . . saya sudah lebih dari 2 kali mengalami . . . .satu di acara umum satu lagi di acara keluarga sendiri . . waduu . . . .kempot . (repot . . .)
Ketika itu acara diadakan di halaman sekolah SD (SSD ? he he he), tiba tiba hujan turun . . orgen masih terus jalan dan penyanyi baru saja 2 lagu . . penonton yang semuanya warga mulai hangat dan mendekat ke panggung, hujan semakin deras . . . brol ! tenda jebol tepat di depan orgen !, si pemain bak elang menyambar kelinci . . . langsung memeluk orgen . . seperti menggendong bayi kesayangan ( penyanyi yang . . itu dibiarkan pontang panting turun sendiri).
Kejadian kedua adalah acara sunatan anak saudara saya, hampir sama, tenda dipasang di jalan depan rumah, malah kursi tamu di jajarkan di area tenda, jadi acara bukan di panggung tapi di jalan, tanpa panggung. Hujan dengan segera memberi sawerannya ke atas kami semua . . naaa . . ini lebih heboh lagi, kenapa ? karena air menerjang wilayah pemain orgen, membasahi kaki-kaki soud system, tempias di mana mana, kursi tamu juga sibuk diangkat dan dipindah, orgen apa lagi, sound system langsung dimatikan wah pokoknya ini adalah pemandangan yang euh . . .nyebelin.
Maka dari itu ada beberapa yang perlu diperhatikan mengenai tenda saat musim hujan begini
Ya seperti tadi itu, sedang main orgennya lalu tenda jebol, acara berhenti, ini sih biasa . . tetapi bisa saja terjadi dispute, berselisih faham antara kita penyewa dengan si grup orgen, lho ?, Iya karena si orgen tidak mau main dahulu sebelum dipastikan area bebas air bebas tempias dll . . gimana ini . . . tamu tetap berdatangan saat gerimis tapi kok sepi . . . mana orgennyaaaa ???
Kalau yang main atau si grup itu teman akrab kita atau bahkan keluarga kita itu sih lain soal paling paling ketawa-tawa saat hujan dan ngunsi itu dan dengan fleksibel bisa main kapan saja dimana saja, tetapi kalau benar benar hal terjadi antara kita dengan grup yang cuma di rekomendasikan oleh kenalan, dan memang grup ini ambil resiko tidak mau main jika belum pasti aman ? , memang ini terlalu buruk tetapi hal ini saya dengar dari anggota milis orgen yang melihat kejadian ini, maka terjadilah ketidak nyamanan itu. Mungkin ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan
Ani . . .. Aaani . . .aku juga rindu . .
Musim hujan begini ? banjir lagi. . . .
Kawinan ?, Sunatan ?, Slametan ? outdoor, di panggung depan rumah ?
WHY NOT ? kenapa nggak ? kalau sudah direncanakan oleh keluarga.
Cuma memang ada beberapa catatan yang inin saya kemukakan sehubungan dengan orgen mengorgen di musim begini.
Tenda/ Terop/ Panggung/balandongan (tenda2 juga)
Pastinya harus di check dengan saksama, sebab banyak tenda yang rapi dan bagus dilihat dari bawah tetapi 'terpal atasnya bocor ! atau tidak penuh menutup kerangka tenda sehigga berpotensi bocor, tempias atau bahkan jebol !
lhoo . . . . . saya sudah lebih dari 2 kali mengalami . . . .satu di acara umum satu lagi di acara keluarga sendiri . . waduu . . . .kempot . (repot . . .)
Ketika itu acara diadakan di halaman sekolah SD (SSD ? he he he), tiba tiba hujan turun . . orgen masih terus jalan dan penyanyi baru saja 2 lagu . . penonton yang semuanya warga mulai hangat dan mendekat ke panggung, hujan semakin deras . . . brol ! tenda jebol tepat di depan orgen !, si pemain bak elang menyambar kelinci . . . langsung memeluk orgen . . seperti menggendong bayi kesayangan ( penyanyi yang . . itu dibiarkan pontang panting turun sendiri).
Kejadian kedua adalah acara sunatan anak saudara saya, hampir sama, tenda dipasang di jalan depan rumah, malah kursi tamu di jajarkan di area tenda, jadi acara bukan di panggung tapi di jalan, tanpa panggung. Hujan dengan segera memberi sawerannya ke atas kami semua . . naaa . . ini lebih heboh lagi, kenapa ? karena air menerjang wilayah pemain orgen, membasahi kaki-kaki soud system, tempias di mana mana, kursi tamu juga sibuk diangkat dan dipindah, orgen apa lagi, sound system langsung dimatikan wah pokoknya ini adalah pemandangan yang euh . . .nyebelin.
Maka dari itu ada beberapa yang perlu diperhatikan mengenai tenda saat musim hujan begini
- Pastikan terpal bagian atas benar benar tidak bocor, mungkin EO (panitia keluarga) turut mengecheck ketika tukang tenda memasang itu di rumah kita.
- Perhatikan ujung tenda dan berikan sambungan tenda atau pastikan kalau hujan air tidak mengguyur area tamu.
- Untuk Orgen dan sound system, kalau bisa cari yang paling aman dari air, misal di salah satu teras rumah
- Pastikan aliran air tidak menerjang area prasmanan atau tamu dan Orgen
Ya seperti tadi itu, sedang main orgennya lalu tenda jebol, acara berhenti, ini sih biasa . . tetapi bisa saja terjadi dispute, berselisih faham antara kita penyewa dengan si grup orgen, lho ?, Iya karena si orgen tidak mau main dahulu sebelum dipastikan area bebas air bebas tempias dll . . gimana ini . . . tamu tetap berdatangan saat gerimis tapi kok sepi . . . mana orgennyaaaa ???
Kalau yang main atau si grup itu teman akrab kita atau bahkan keluarga kita itu sih lain soal paling paling ketawa-tawa saat hujan dan ngunsi itu dan dengan fleksibel bisa main kapan saja dimana saja, tetapi kalau benar benar hal terjadi antara kita dengan grup yang cuma di rekomendasikan oleh kenalan, dan memang grup ini ambil resiko tidak mau main jika belum pasti aman ? , memang ini terlalu buruk tetapi hal ini saya dengar dari anggota milis orgen yang melihat kejadian ini, maka terjadilah ketidak nyamanan itu. Mungkin ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan
- Jika bisa, dimusim hujan ini, tempatkan FOH di tempat aman dari air misal teras beratap (itu tu ampli, equalizer dll yang bertumpuk di rak yang pake roda itu, yang untuk mengatur suara . . .front of house).
- Orgen juga kalau bisa di teras ber atap mungkin di rumah tetangga ?, kalau box speaker sih pasti ada cover anti hujannya, meskipun ini juga tidak menjamin.
- Jika harus di panggung juga, coba bicarakan kemungkinan acara terhenti karena hujan deras ini, apakah " waktu jeda karena akan diganti ?. Maksudnya jika 1 jam berhenti maka akan ditambah 1 jam juga dia main. Ada lho, janji dari jam 11 sampai jam 5 sore, karena dia profesional (?) pas jam 5 berhenti padahal masih ada yang antri nyumbang lagu dan di beberapa tempat justru jam 5 samapai jam 7 adalah paling banyak tamu datang, dia berhenti dan langsung merapihkan peralatan, tamu berdatangan . . . alat musik mulai digotong diturunkan dari panggung . . . lho? kata saya, kok udahan ? teman saya senyum saja, "janjinya memang jam 5" orgen dari mana? tanya saya " ini . . tetangga juga . ." eu ? surprise juga saya pas tahu yang main dia . . emh . . okey . . .kenapa pake dia ? " justru bukan saya yang ngorder, tapi besan saya . ." ooh . . .saya agak lesu juga . . . kasian juga teman saya ini, gak baik juga kalo saya ganti naik main orgen xi xi xi . . .
Ani . . .. Aaani . . .aku juga rindu . .
Minggu, 28 September 2008
Biduan orgen tunggal, mereka termasuk orang orang yang unik . .
photo : Jonikaizen-inoac-Tangerang, 'organtunggal.com 'bang joni pinjem ya fotonya ya"
Jika anda pernah mengikuti sebut saja orang seni, mereka itu unik, mungkin secara kasar disebut nggak ada malunya bahkan gila (seperti Benny gila itu), tapi ya begitulah adanya, entah dorongan apa atau dari mana, seiring dengan waktu mereka tumbuh menjadi ( agak) seni. JIka anda pernah ngumpul sama mereka yang suka melawak, sebut saja semacam patrio, dody, edwin,olga atau yang sedang akan muncul, mereka ngobrol dan guyon ya gitu, agak aneh ( kalau gak biasa) sangat ngocol tapi juga kreatif mencetuskan goyonan dan obrolan bahkan celaan, sepertinya mereka tak pernah sedih ( saya aja mungkin yang gak tau . . ).
Saya pernah ngobrol di Bogor hampir semalaman dengan sebuah grup 'Kacapi suling' dari Cianjur (jabar) yang akan manggung di Jakarta. Kacapi suling ialah salah satu Jenis kesenian Sunda yang biasanya terdiri dari sebuah Kacapi Indung (agak seperti perahu), kacapi Rincik( sepert Koto-Jepang) dan Suling Sunda.
Mereka ya seperti itu, happy, nyanyi , main kecapi dan suling sambil sesekali bercanda. Jika sang sinden merokok ya biasa aja, emang biasa . . apanya yang istimewa, saya sangat memaklumi dan sangat menikmati latihan mereka itu.
Penyanyi Orgen, ya gitu juga, terkadang kita hanya melihat mereka bernyanyi atau sesekali bergoyang di panggung, bahkan dengan pakaian agak seronok, atau sexy ?.Memang ada juga yang keterlaluan, misalnya seperti yang baru baru ini beredar videonya . . dua biduan yang buka seleting di panggung , siang hari, di sebuah hajatan, di depan penonton yang sebagian nya adalah anak-anak ! itu sih terlalu . . ( udah liat ?- sebagai referens aja . . )
Mereka seperti lupa dan melupakan kehidupan sehari harinya, mereka bernyanyi, seperti merayu para lelaki dengan desahan suaranya, tetapi aslinya mungkin tak begitu . . merekapun mungkin tak pernah mengerti darimana datangnya kemauan ini , dari mana datangnya kepandaian ini ? karena jika mereka hanya melulu butuh uang, bayaran mereka itu ,maaf saja terlalu kecil untuk sebuah talenta, saya terkadang agak sedih dengan bayaran yang mereka terima setelah manggung, dengan modal pakaian , sepatu, selop, bedak ,mascara dan bahkan wig ! mereka menurut saya, mendapat lebih sedikit dari yang mereka sajikan . . .
Mereka mengadakan kaderisasi juga
Penyanyi yang baru biasanya agak kaku ke penonton, tapi mereka tetap dibimbing dari belakang oleh para seniornya, sambil ia nyanyi, penyanyi yang lain jadi back sound di pinggir atau belakang panggung, atau bahkan didampingi menyanyi di depan.
Unik ya lagi ada saja ibu yang mengantar anaknya ke sebuah grup orgen, meminta agar anaknya dilatih jadi menyanyi orgen, si boss tanya ' siap nyanyi ? siap nurut arahan saya?" , jadilah terkadang si penyanyi baru tadi sampai nangis-nangis kena gojlog si boss dan crew' "gimana bisa bener di panggung lu, kalo gitu . .!!" he he he galak amat boss . . . ." iyya dipanggung kan laen . . bang"kata si boss . . iyya juga boss . .
Menurut saya unik sih.
Setelah sebuah pementasan, bersama group itu saya turut ke markasnya di Kosambi Karawang, mereka mampir di warung bakso sederhana dan saya lihat festive banget, tampaknya sangat menikmati bakso sederhana itu, kemudian saya antar biduan itu di sekitar Karawang, sebelum sampai di rumahnya di kampung yang jauh dan gelap dia minta berhenti di Indomaret, dan ternyata dia belanja keperluan sehari hari dan oleh oleh untuk keluarganya' belanja apa?" tanya saya ini sabun dan sembako buat ibu dan adik adik' ok . . . good !
Tadi siang mereka saya lihat jadi ratu panggung, di'plototin' ratusan pasang mata lelaki yang penasaran, tetapi setelah itu mereka jadi wanita biasa, yang malu ketika beberapa bagian badanya terlalu terbuka,mereka biasa juga, tapi unik.
Pernah melihat bagaimana mereka sedang mendapat bagian bayaran dan pembagian saweran ? unik juga, bagaimana si mamih, si boss atau si abang (pimpinan orkes) membagi rata semuanya . . suatu yang unik
Yang agak nyebelin ada juga sih
Misalnya, si penyanyi diantar untuk manggung oleh 'cem-cem-an nya' (TTM- teman tapi mau . .) yang over protective, bak mengantar mulan jameela (memang mirip sih . .?) ha ha ha . . .oh mulan . . . ha ha ha. kita terkadang jadi agak keki dan sebel, kemana saja si penyanyi gerak selalu diikuti minimal oleh mata si cem ceman tadi, para crew dan player jadi agak males interaksi dengan penyanyi yang seperti itu. Tapi itu juga unik,sudah tahu begitu kok mau juga sama si TTM tadi , , hua ha ha ha . . bo, bo, bo . . . .
Yang aman ada . . .
Gimana ndak aman, pacar para penyanyi adalah 'anggota" he he he . . semua ngantar pentas . . jadi saja belakang panggung daerah siaga satu wik !? clear aman banget . . .( tenang mas . . ok), semua baek baek . . .sebagai wujud kemanunggalan he he he . . antara hiburan dan kestabilan teritorial panggung he he he . . . kalem . .kalem . .cool . . cool . . lapan anam . .lapan anam (86 . . )
Senin, 05 Mei 2008
Main Orgen di 17 Agustusan di sebuah Apartemen
Tahun lalu, dapat berita mendadak lagi bahwa sabtu harus membantu main di sebuah apartemen di Jakarta Utara. Belum terbayang mengenai keadaan dan lapangan tempat main, tapi teman saya agak bingung, pake sound apa, semua sedang keluar (dipakai manggung), semua penyanyi penuh, waduh. Tapi bagaimanapun the show must go shock. Akhirnya dapet dua penyanyi yang dua duanya belum pernah kenal dan sound adalah set yang minimal saja, maklum sewanya juga irit. belakangan info tentang tempat show semakin jelas, katanya main di food court apaetmen itu, alhamdulillah, jadi sound cukup lah. terbayang food court seperti di mall yang ada di bekasi (Jawa Barat).
Siangnya berangkat, janjian dengan penyanyi di toll, pokoknya 'kami pake mobil Taruna merah" kata si penyanyi. Jadi juga di toll bertemu agak salip salipan. Keluar gate Pluit (Jakarta) mulai macet mobil kami dengan mobil penyanyi berjauhan, cerita klasik terulang lagi ' tunggu tungguan'. Mendekat kearah jalan yang dituju jadi agak keder karena Apartemen agak banyak dan namanya ada yang hampir sama. Kami telfon-telfonan abis sama si pengorder, masuk sana salah karena jalan tiba tiba di tutup, masuk sini juga salah karena pintu apartemen lain, waduuu, hapeee dehh . . .
Akhirnya tiba di parkiran apartemen tujuan, ternyata apartemen berlantai 30an berbentuk seperti huruf 'C' tetapi dua ujung nya menyatu hampir seperti huruf ' O' sebab bagian pintunya kecil .Ternyata tempat kami main adalah di tengah huruf O tadi, sebuah podium permanen, sedangkan di sekelilingnya (lantai 1) adalah restoran-restoran, 'wah ngadep kemana nih' teman saya bilang, 'ke kursi panitia aja' jadi membelakangi pintu masuk. Semua sound sudah diangkat ke podium, mulai deh banyak 'star comment' kok sound nya segini ?, cukup nggak ya? dan sebangsanya. Ketika acara dimulai, mungkin mereka agak surprise karena ternyata sound yang sdikit itu cukup bisa 'nendang' ruangan itu.
Tiba di acara bebas, yaitu nyanyi dan sumbangan nyanyi malai agak keder lagi, apa sebab?, semua lagu yang diminta adalah lagu mandarin !!!
Kami semua jadi senyum terkekeh-kekeh, karena lagu lagu mandarin sama sekali tidak siap , 'gila juga , nggak ngasih tahu dari kemaren kalo situasinya begini ' kata teman saya. "mangkenye lu latihan lagu mandarin ' kata yang lain ' mendingan lagu barat deh' , baru kali ini main ditempat yang hampir 100% mandarin !. Tetapi the show must go meh ( Cap go meh !) 'sikaaat terus, kita pancing lagu-lagu koplo aja terus ' bisik teman saya. Joget terus, penyanyi berkeliling jauh dari podium, suasana jadi semakin panas, yang joget mulai mendekat ke podium dan . .ternyata eh ternyata . . hampir semua yang joget adalah para asisten rumah tangga (prt - pekerja rumah tangga), sopir , para teknisi dan satpam. Alhamdulillah . .rame juga sama mereka mereka ini. hidup juga panggung kita. Siapapun yang berpartisipasi, PRT, Driver , technician, security . . . yang penting kami menghibur mereka senang dan puas.
Oh . . . unforgetable . .that's what you are . . . . .
Siangnya berangkat, janjian dengan penyanyi di toll, pokoknya 'kami pake mobil Taruna merah" kata si penyanyi. Jadi juga di toll bertemu agak salip salipan. Keluar gate Pluit (Jakarta) mulai macet mobil kami dengan mobil penyanyi berjauhan, cerita klasik terulang lagi ' tunggu tungguan'. Mendekat kearah jalan yang dituju jadi agak keder karena Apartemen agak banyak dan namanya ada yang hampir sama. Kami telfon-telfonan abis sama si pengorder, masuk sana salah karena jalan tiba tiba di tutup, masuk sini juga salah karena pintu apartemen lain, waduuu, hapeee dehh . . .
Akhirnya tiba di parkiran apartemen tujuan, ternyata apartemen berlantai 30an berbentuk seperti huruf 'C' tetapi dua ujung nya menyatu hampir seperti huruf ' O' sebab bagian pintunya kecil .Ternyata tempat kami main adalah di tengah huruf O tadi, sebuah podium permanen, sedangkan di sekelilingnya (lantai 1) adalah restoran-restoran, 'wah ngadep kemana nih' teman saya bilang, 'ke kursi panitia aja' jadi membelakangi pintu masuk. Semua sound sudah diangkat ke podium, mulai deh banyak 'star comment' kok sound nya segini ?, cukup nggak ya? dan sebangsanya. Ketika acara dimulai, mungkin mereka agak surprise karena ternyata sound yang sdikit itu cukup bisa 'nendang' ruangan itu.
Tiba di acara bebas, yaitu nyanyi dan sumbangan nyanyi malai agak keder lagi, apa sebab?, semua lagu yang diminta adalah lagu mandarin !!!
Kami semua jadi senyum terkekeh-kekeh, karena lagu lagu mandarin sama sekali tidak siap , 'gila juga , nggak ngasih tahu dari kemaren kalo situasinya begini ' kata teman saya. "mangkenye lu latihan lagu mandarin ' kata yang lain ' mendingan lagu barat deh' , baru kali ini main ditempat yang hampir 100% mandarin !. Tetapi the show must go meh ( Cap go meh !) 'sikaaat terus, kita pancing lagu-lagu koplo aja terus ' bisik teman saya. Joget terus, penyanyi berkeliling jauh dari podium, suasana jadi semakin panas, yang joget mulai mendekat ke podium dan . .ternyata eh ternyata . . hampir semua yang joget adalah para asisten rumah tangga (prt - pekerja rumah tangga), sopir , para teknisi dan satpam. Alhamdulillah . .rame juga sama mereka mereka ini. hidup juga panggung kita. Siapapun yang berpartisipasi, PRT, Driver , technician, security . . . yang penting kami menghibur mereka senang dan puas.
Oh . . . unforgetable . .that's what you are . . . . .
Senin, 24 Maret 2008
Organ tunggal di depan kandang ayam - "you are all professional "
Yes, ini bukan pengalaman aneh teman saya yang sepulang main orgen tunggal tidak bisa keluar kampung itu, tengah malam kesasar di kampung orang, ditambah penyanyi ada yang kesurupan, panik, meskipun setelah semuanya 'baca-baca' (berdoa) plong ! jalan raya terlihat langsung. Bukan, ini adalah cerita saya pribadi sebagai yang suka ini dan suka itu.
Di pertengahan tahun 2007, saya di contact teman, katanya mendadak, besok dapat job manggung di sekitaran bogor-Jawa Barat, saya harus ikut, biasaaaa sebagai 'ganjal' orgen. Karena yang memberi job adalah orang terpercaya, bos orkes. Kata beliau ini adalah show untuk surprise, dimana si empunya hajat tidak tahu mengenai rencana hiburan ini, karena pesta pernikahan itu hanya diselenggarakan sederhana saja. tapi karena yang akan memberi surprise ini adalah juga bos orkes yang cukup ternama, maka dipilihlah teman saya itu yang kemudian ngajak saya. Katanya 'pokoknya bawa orgen dan penyanyi, semua sudah siap di sana.
Kita berangkat sama-sama sekitar jam 10 siang, bahkan saya mengajak serta anak laki-laki saya. sesampainya di mulut jalan ke arah tempat hajatan, ternyata mobil sound system si bos tadi juga menunggu di sana, biar bareng datangnya.
Tiba di rumah yang dituju (rumahnya di pinggir jalan besar), semua penghuni kaget ,kok ada tim orgen yang datang, padahal mereka tidak mengundang. Setelah si bos tadi turun dari mobil barulah semua tertawa, surprise satu !.
Semua sibuk, 'mau main di sebelah man nih?' tempatnya gak ada' , memang tempatnya agak sempit dan habis denga jajaran kursi. Para penyanyi yang sudah manis-manis pada mesam-mesem (tambah manis kali ya, he he . . .). Akhirnya diputuskan 'disini!', di depan kandang ayam . . . .ha ha ha . . .surprise dua !
"please be professional . ." kami bisik bisik, " dimanapun main, buat acara jadi heboh"
Kandang ayam di halangi terpal biru, tanah di depannya dialasi terpal orange, teras paviliun jadi tempat mixer (FOH), para penyanyi numpang duduk mepet di teras paviliun, semua diambil cepet, kilat heboh, kursi sebagian di pinggirkan, bekasnya menjadi panggung tanah.
"Oke , Assalamualaikum wr,wb . . . . . .selamat berjumpa dengan kami . ." MC sekaligus penyanyi grup memulai show " Jreng! gillla . . .jadi juga show dadakan, para penyanyi yang manis-manis ( 3 dara manis kalii . .), full make up dan show dress bernyanyi seperti di panggung besar, tidak berbeda, meskipun show di tanah di depan kandang ayam . . . .
Para undangan mulai joget, ratusan karyawan berseragam mulai 'nyawer' , semua lagu yang di request berkumandang dengan manis, tampaknya semua puas dan surprise.
Saya, sebagai 'pemain ganjal' sambil 'mijet orgen ke 2' tak henti tersenyum lirak-lirik ke penyanyi dan pemain lain, "You are professional . . . ." dalam hati saya.
::teriring salut saya untuk team, mamih, abah, angga, para biduan, dan sound crew::
Di pertengahan tahun 2007, saya di contact teman, katanya mendadak, besok dapat job manggung di sekitaran bogor-Jawa Barat, saya harus ikut, biasaaaa sebagai 'ganjal' orgen. Karena yang memberi job adalah orang terpercaya, bos orkes. Kata beliau ini adalah show untuk surprise, dimana si empunya hajat tidak tahu mengenai rencana hiburan ini, karena pesta pernikahan itu hanya diselenggarakan sederhana saja. tapi karena yang akan memberi surprise ini adalah juga bos orkes yang cukup ternama, maka dipilihlah teman saya itu yang kemudian ngajak saya. Katanya 'pokoknya bawa orgen dan penyanyi, semua sudah siap di sana.
Kita berangkat sama-sama sekitar jam 10 siang, bahkan saya mengajak serta anak laki-laki saya. sesampainya di mulut jalan ke arah tempat hajatan, ternyata mobil sound system si bos tadi juga menunggu di sana, biar bareng datangnya.
Tiba di rumah yang dituju (rumahnya di pinggir jalan besar), semua penghuni kaget ,kok ada tim orgen yang datang, padahal mereka tidak mengundang. Setelah si bos tadi turun dari mobil barulah semua tertawa, surprise satu !.
Semua sibuk, 'mau main di sebelah man nih?' tempatnya gak ada' , memang tempatnya agak sempit dan habis denga jajaran kursi. Para penyanyi yang sudah manis-manis pada mesam-mesem (tambah manis kali ya, he he . . .). Akhirnya diputuskan 'disini!', di depan kandang ayam . . . .ha ha ha . . .surprise dua !
"please be professional . ." kami bisik bisik, " dimanapun main, buat acara jadi heboh"
Kandang ayam di halangi terpal biru, tanah di depannya dialasi terpal orange, teras paviliun jadi tempat mixer (FOH), para penyanyi numpang duduk mepet di teras paviliun, semua diambil cepet, kilat heboh, kursi sebagian di pinggirkan, bekasnya menjadi panggung tanah.
"Oke , Assalamualaikum wr,wb . . . . . .selamat berjumpa dengan kami . ." MC sekaligus penyanyi grup memulai show " Jreng! gillla . . .jadi juga show dadakan, para penyanyi yang manis-manis ( 3 dara manis kalii . .), full make up dan show dress bernyanyi seperti di panggung besar, tidak berbeda, meskipun show di tanah di depan kandang ayam . . . .
Para undangan mulai joget, ratusan karyawan berseragam mulai 'nyawer' , semua lagu yang di request berkumandang dengan manis, tampaknya semua puas dan surprise.
Saya, sebagai 'pemain ganjal' sambil 'mijet orgen ke 2' tak henti tersenyum lirak-lirik ke penyanyi dan pemain lain, "You are professional . . . ." dalam hati saya.
::teriring salut saya untuk team, mamih, abah, angga, para biduan, dan sound crew::
Jumat, 15 Februari 2008
BUKU LAGU dan MINTA LAGU di orgen tunggal
Ini dia, terdapat bermacam karakter grup orgen tunggal, dan inipun pasti bisa fleksibel sesuai permintaan konsumen.
Ada grup yang masih memakai orgen type lama pasti juga ada yang memakai orgen type terbaru atau kombinasi keduanya.Begitu pula merek orgen nya, ada yang semerek ada yang membawa orgen yang berbeda merek, maksudnya agar saling menutupi atau untuk mendapatkan performance yang diinginkan.
Buku lagu
Begitu juga, ada grup yang melengkapi dirinya dengan 2 tas buku lagu dari yang rapih diketik dan dijilid hingga cataan tulisan tangan si penyanyi atau pemain orgennya bahkan buku ini di sebarkan di meja meja makan di hajatan tersebut. Tetapi ekstrimya ada pula yang tidak membawa buku lagu sama sekali, sehingga jangan harap kita bisa nyumbang lagu yang tidak hapal.
Minta Lagu ( request)
Sangat dimungkinkan anda menikmati lagu yang ingin anda dengarkan, bahkan anda bisa memilih akan dinyanyikan oleh biduan yang mana yang ada di panggung saat itu, atau anda minta duet dengan biduan pilihan anda.
Mengenai syaratnya, tidak ada ketentuan tertulis mengenai imbalan yang harus anda berikan kepada grup, tetapi baik sekali jika anda memberikan penghargaan terimakasih berupa rupiah saat anda meminta lagu melalui MC.
Ada grup yang masih memakai orgen type lama pasti juga ada yang memakai orgen type terbaru atau kombinasi keduanya.Begitu pula merek orgen nya, ada yang semerek ada yang membawa orgen yang berbeda merek, maksudnya agar saling menutupi atau untuk mendapatkan performance yang diinginkan.
Buku lagu
Begitu juga, ada grup yang melengkapi dirinya dengan 2 tas buku lagu dari yang rapih diketik dan dijilid hingga cataan tulisan tangan si penyanyi atau pemain orgennya bahkan buku ini di sebarkan di meja meja makan di hajatan tersebut. Tetapi ekstrimya ada pula yang tidak membawa buku lagu sama sekali, sehingga jangan harap kita bisa nyumbang lagu yang tidak hapal.
Minta Lagu ( request)
Sangat dimungkinkan anda menikmati lagu yang ingin anda dengarkan, bahkan anda bisa memilih akan dinyanyikan oleh biduan yang mana yang ada di panggung saat itu, atau anda minta duet dengan biduan pilihan anda.
Mengenai syaratnya, tidak ada ketentuan tertulis mengenai imbalan yang harus anda berikan kepada grup, tetapi baik sekali jika anda memberikan penghargaan terimakasih berupa rupiah saat anda meminta lagu melalui MC.
Jika akan NYUMBANG NYANYI di Orgen Tunggal
Tips ini hanya untuk yang jarang nyanyi tentunya.
Menyanyi diiringi orgen tunggal sangat berbeda dengan karaoke, intinya sedikit lebih sulit, karena di panggung orgen tunggal tidak ada pentunjuk kapan kita masuk setelah intro lagu.
Jiika anda tetap akan nyumbang nyanyi juga, dan agar anda sendiri tidak kecewa (ribet ?) setidaknya ada beberapa tips sebagai berikut :
Lihat/nonton dulu
Karena tidak semua Orgen tunggal All round (bisa ngiringi lagu apa saja, mulai lagu aceh sampai Madura) bahkan kebanyakan spesialist dangdut, maka setidaknya kita nonton dulu barang 1 atau 2 lagu, jika anda merasa OK dengan iringan musik nya barulah niatkan atau bicara ke MC yang di biasanya mudah di jangkau (belakang atau pinggir panggung).
Kenapa begitu, jika anda langsung, mungkin saja si pemain tidak faham lagu anda dan dia memberikan alterlatif lain lagu diluar keinginan anda, nah, mood kita jadi agak turun dengan ini.
Pilih lagu yang umum
Sebetulnya 'lagu panggung' (yang lagi top di panggung orgen tunggal) itu tidak banyak, bahkan dengan 10 lagu dangdut sebuah bisa main dan dapat saweran banyak. Hal ini bisa terjadi karena bisa sebuah jadi lagu yang sedang' in' diulang request hingga 5 kali bahkan 7 kali ! dan terus ada yang nyawer ( tergantung tempat, musik dan biduan tentunya).
Jadi bila kita memilih lagu Utha Likumahuwa, misalnya 'Esok kan Masih ada', meskipun lagu ini favorit anda dan memang enak, ya jadi kurang cocok . meskipun di panggung orgen yang all round (segala bisa). jadi ? pilihlah lagu yang sering didengar saja misalnya lagu dlloyd- sepanjang lorong, lagu 'sejuta umat' broery - "buah semangka berdaun sirih . . aku disini . ." yang mungkin anda tidak suka. Atau "semalam di Cianjur " yang sering kali musiknya kurang mantef . .Jika nyumbang lagu dangdut ?, nah ini lebih mudah, karena kebanyakan orgen tunggal adalah dangdut, jadi? lebih gampang nge-tune nya, Meskipun jika anda minta lagu Mansyur/Caca Handika misalnya 'sedih' (lama) banyak yang nyureng dulu, 'yang mana ya ?, baru anda senandungkan sedikit " Berakhir kisah cintaku . kepadanya . .tak mungkin lagi .aku dapat berjumpa . . .refnya cobalah bayangkan betapa sakitnya . .setelah kutahu .dia bercinta lagi . ." lagu yang manis tapi terkadang pemain lupa arransemennya. karena bukan lagu panggung saat ini seperti Sahara, Ketahuan, Jangan Pura pura, keranda Cinta, Harta dan surga dan lainnya.
Kalau ragu, tengok pemain
Terkadang kita agak 'siwer' (disoriented) kapan masuk lagu lagi setelah interlude, nah, tengok saja pemain kasih tanda sedikit dan ia akan memberi aba aba masuk.Atau anda nyanyi ditemani MC atau bahkan duet denga biduannya.
Cukuplah 1 lagu saja
Meskipun anda mendapat tepukan dan suitan riuh, cukup satu lagu saja nyumbangnya, biar MC meneruskan acara dulu, jika memang anda mau lagi atau diminta, setelah diseling lagu lain anda bisa naik lagi.
Jiika anda tetap akan nyumbang nyanyi juga, dan agar anda sendiri tidak kecewa (ribet ?) setidaknya ada beberapa tips sebagai berikut :
Lihat/nonton dulu
Karena tidak semua Orgen tunggal All round (bisa ngiringi lagu apa saja, mulai lagu aceh sampai Madura) bahkan kebanyakan spesialist dangdut, maka setidaknya kita nonton dulu barang 1 atau 2 lagu, jika anda merasa OK dengan iringan musik nya barulah niatkan atau bicara ke MC yang di biasanya mudah di jangkau (belakang atau pinggir panggung).
Kenapa begitu, jika anda langsung, mungkin saja si pemain tidak faham lagu anda dan dia memberikan alterlatif lain lagu diluar keinginan anda, nah, mood kita jadi agak turun dengan ini.
Pilih lagu yang umum
Sebetulnya 'lagu panggung' (yang lagi top di panggung orgen tunggal) itu tidak banyak, bahkan dengan 10 lagu dangdut sebuah bisa main dan dapat saweran banyak. Hal ini bisa terjadi karena bisa sebuah jadi lagu yang sedang' in' diulang request hingga 5 kali bahkan 7 kali ! dan terus ada yang nyawer ( tergantung tempat, musik dan biduan tentunya).
Jadi bila kita memilih lagu Utha Likumahuwa, misalnya 'Esok kan Masih ada', meskipun lagu ini favorit anda dan memang enak, ya jadi kurang cocok . meskipun di panggung orgen yang all round (segala bisa). jadi ? pilihlah lagu yang sering didengar saja misalnya lagu dlloyd- sepanjang lorong, lagu 'sejuta umat' broery - "buah semangka berdaun sirih . . aku disini . ." yang mungkin anda tidak suka. Atau "semalam di Cianjur " yang sering kali musiknya kurang mantef . .Jika nyumbang lagu dangdut ?, nah ini lebih mudah, karena kebanyakan orgen tunggal adalah dangdut, jadi? lebih gampang nge-tune nya, Meskipun jika anda minta lagu Mansyur/Caca Handika misalnya 'sedih' (lama) banyak yang nyureng dulu, 'yang mana ya ?, baru anda senandungkan sedikit " Berakhir kisah cintaku . kepadanya . .tak mungkin lagi .aku dapat berjumpa . . .refnya cobalah bayangkan betapa sakitnya . .setelah kutahu .dia bercinta lagi . ." lagu yang manis tapi terkadang pemain lupa arransemennya. karena bukan lagu panggung saat ini seperti Sahara, Ketahuan, Jangan Pura pura, keranda Cinta, Harta dan surga dan lainnya.
Kalau ragu, tengok pemain
Terkadang kita agak 'siwer' (disoriented) kapan masuk lagu lagi setelah interlude, nah, tengok saja pemain kasih tanda sedikit dan ia akan memberi aba aba masuk.Atau anda nyanyi ditemani MC atau bahkan duet denga biduannya.
Cukuplah 1 lagu saja
Meskipun anda mendapat tepukan dan suitan riuh, cukup satu lagu saja nyumbangnya, biar MC meneruskan acara dulu, jika memang anda mau lagi atau diminta, setelah diseling lagu lain anda bisa naik lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)